59 Karyawan PTPN II Kebun Tanjung Garbus di PHK Sepihak, DPP Elang 3 Hambalang Angkat Bicara
JAKARTA – 6 Mei 2026Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Elang Tiga Hambalang, H. Dedy Safrizal, menyatakan dukungan penuh terhadap ajakan Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. Dudung Abdurachman agar seluruh tokoh bangsa menjaga persatuan nasional dan...
(Dianalisis secara otomatis dari isi berita)

JAKARTA – 6 Mei 2026
Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Elang Tiga Hambalang, H. Dedy Safrizal, menyatakan dukungan penuh terhadap ajakan Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. Dudung Abdurachman agar seluruh tokoh bangsa menjaga persatuan nasional dan tidak memprovokasi publik.
Pernyataan tersebut disampaikan menyikapi pesan Dudung Abdurachman yang mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk mengedepankan dialog yang menyejukkan di tengah dinamika sosial, politik, dan tantangan global yang sedang dihadapi bangsa Indonesia.
Menurut H. Dedy Safrizal, menjaga kondusivitas nasional merupakan tanggung jawab bersama demi menjaga stabilitas dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Perbedaan pandangan dalam demokrasi adalah hal yang wajar. Namun seluruh tokoh bangsa harus mampu menyampaikan pendapat secara bijak, santun, dan tidak membangun provokasi yang dapat memecah persatuan rakyat,” ujar H. Dedy Safrizal dalam keterangannya, Selasa (6/5/2026).
Ia menegaskan bahwa bangsa Indonesia saat ini membutuhkan suasana yang damai, sejuk, dan penuh kebersamaan agar pembangunan nasional dapat berjalan optimal demi kepentingan masyarakat luas.
DPN Elang Tiga Hambalang juga mengajak seluruh masyarakat untuk memperkuat semangat persaudaraan, toleransi, dan gotong royong sebagai fondasi utama menjaga stabilitas nasional.
“Persatuan adalah kekuatan utama bangsa. Jangan biarkan perbedaan dijadikan alat untuk memperkeruh keadaan atau memecah belah masyarakat,” lanjutnya.
DPN Elang Tiga Hambalang berharap seluruh tokoh bangsa, organisasi masyarakat, pemuda, dan elemen masyarakat lainnya dapat menjadi contoh dalam menjaga etika demokrasi serta menciptakan ruang publik yang sehat, damai, dan konstruktif.





