Sampai 5 Agustus! Ratusan Pedagang di Luar Pasar Cisalak Diimbau Segera Pindah ke Dalam
Sampai 5 Agustus! Ratusan Pedagang di Luar Pasar Cisalak Diimbau Segera Pindah ke Dalam
Elangtiglobalnews, DEPOK. Pemerintah Kota (Pemkot) Depok mulai mengambil langkah penataan kawasan Pasar Cisalak. Sebanyak 400 pedagang yang masih berjualan di luar gedung pasar diberikan Surat Peringatan (SP) 1 dan diimbau segera membongkar lapak secara mandiri serta menempati kios yang telah...
(Dianalisis secara otomatis dari isi berita)
Elangtiglobalnews, DEPOK. Pemerintah Kota (Pemkot) Depok mulai mengambil langkah penataan kawasan Pasar Cisalak.
Sebanyak 400 pedagang yang masih berjualan di luar gedung pasar diberikan Surat Peringatan (SP) 1 dan diimbau segera membongkar lapak secara mandiri serta menempati kios yang telah disediakan di dalam gedung Pasar Cisalak.
Pemberian SP dilakukan oleh tim terpadu yang terdiri dari Satpol PP, Kecamatan Cimanggis, Kelurahan, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin), Satgas Lingkungan, TNI, dan Polri.
Kepala Bidang Ketenteraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) Satpol PP Kota Depok, R. Agus M mengatakan, tahapan penertiban dilakukan sesuai prosedur, dimulai dari SP1, dilanjutkan SP2, SP3, hingga surat perintah pembongkaran apabila pedagang belum mengindahkan peringatan.
“Alhamdulillah kegiatan pemberian SP1 hari ini berjalan dengan baik dan kondusif. Kami berharap para pedagang dapat memahami dan segera membongkar lapaknya secara mandiri, kemudian masuk ke dalam gedung Pasar Cisalak yang sudah disediakan,” ujarnya Selasa (28/07/26).
Ia menjelaskan, tim terpadu menargetkan penertiban dilakukan pada 5 Agustus 2026.
Namun, sebelum tanggal tersebut, para pedagang diharapkan telah berpindah ke dalam gedung pasar sehingga proses penataan dapat berjalan tanpa kendala.
“Tanggal 5 Agustus kami akan melaksanakan penertiban bersama tim terpadu. Namun kami berharap sebelum itu para pedagang sudah masuk ke dalam. Kami juga meminta Disdagin, kecamatan, kelurahan, dan seluruh pihak terkait untuk membantu proses penempatan serta pengelolaannya,” katanya.
Menurut Agus, sebanyak 400 lembar SP1 telah dibagikan kepada para pedagang.
Proses tersebut berlangsung aman dan mendapat respons yang baik dari masyarakat karena sebelumnya telah dilakukan sosialisasi oleh pemerintah.
“Alhamdulillah masyarakat merespons dengan baik. Kegiatan berlangsung kondusif karena sebelumnya sudah ada sosialisasi dari kelurahan, kecamatan, Disdagin, dan dinas terkait. Mereka pada dasarnya sudah mengetahui rencana penataan ini,” tuturnya.
Ia berharap seluruh proses penataan Pasar Cisalak dapat berjalan lancar sehingga para pedagang dapat berjualan dengan lebih tertib, sementara fungsi jalan dan fasilitas umum di sekitar pasar kembali optimal.
“Mudah-mudahan kegiatan ini dapat berjalan dengan sukses dan nanti kedepannya segera untuk difasilitasi untuk masuk ke dalam setelah kita melakukan giat penertiban,” tutup Agus.





