EXPLORE GLOBAL

⚡ QUICK SHORTCUTS

📂 KATEGORI UTAMA

Logo

ELANG 3

GLOBAL NEWS
TERBARU
Berita Terbaru, Berita Terkini, Global

Pompa Siap Mengalir, Listrik Belum Hadir: Sawah Kerinci Menanti Kepastian

UKURAN TEKS
✨ RINGKASAN CERDAS AI BETA

Hambalang, 15 September 2026 — Upaya meningkatkan produktivitas pertanian di Kabupaten Kerinci menghadapi kendala infrastruktur. Empat unit irigasi perpompaan di Desa Tanjung Pauh Mudik, Kecamatan Danau Kerinci Barat, belum dapat dimanfaatkan secara optimal karena membutuhkan dukungan jaringan listrik. Balai Penerapan...

(Dianalisis secara otomatis dari isi berita)

banner 336x280

Hambalang, 15 September 2026 — Upaya meningkatkan produktivitas pertanian di Kabupaten Kerinci menghadapi kendala infrastruktur. Empat unit irigasi perpompaan di Desa Tanjung Pauh Mudik, Kecamatan Danau Kerinci Barat, belum dapat dimanfaatkan secara optimal karena membutuhkan dukungan jaringan listrik.

Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Jambi meninjau fasilitas tersebut pada Sabtu, 12 September 2026. Peninjauan dilakukan untuk mengetahui kesiapan sarana sekaligus mengidentifikasi persoalan yang menghambat pengoperasiannya.

banner 468x60

Irigasi perpompaan dirancang untuk membantu petani memperoleh pasokan air, khususnya ketika distribusi air dari saluran irigasi belum mencukupi. Ketersediaan air yang stabil diharapkan dapat memperluas areal tanam, meningkatkan indeks pertanaman, serta mengurangi risiko keterlambatan musim tanam.

Hasil peninjauan menunjukkan empat unit pompa membutuhkan jaringan kabel listrik PLN agar dapat dioperasikan. Kondisi ini memerlukan koordinasi antara instansi pertanian, pemerintah daerah, PLN, dan kelompok tani supaya fasilitas yang telah tersedia segera memberikan manfaat.

Keberadaan pompa tanpa dukungan energi yang memadai membuat investasi infrastruktur belum bekerja maksimal. Penyelesaian jaringan listrik karena itu menjadi bagian penting dari upaya menjaga keberlanjutan produksi pangan di wilayah tersebut.

BRMP Jambi terus melakukan pengawalan dan koordinasi agar kendala dapat diselesaikan. Petani berharap tindak lanjut dilakukan secepatnya sehingga pompa dapat digunakan saat dibutuhkan dan jadwal tanam tidak terganggu.

Persoalan di Kerinci memperlihatkan bahwa pembangunan pertanian harus dilaksanakan secara terpadu. Bantuan mesin dan sarana produksi perlu disertai kesiapan listrik, sumber air, jaringan distribusi, biaya operasional, dan tenaga pengelola.

“Satuan Petani Elang Tiga Hambalang mendorong percepatan penyelesaian jaringan listrik bagi irigasi perpompaan di Kerinci. Infrastruktur pertanian harus dapat digunakan secara nyata karena menyangkut jadwal tanam, produktivitas, dan penghasilan petani.”

“Kami berharap pemerintah daerah, PLN, instansi pertanian, dan kelompok tani segera menyusun langkah bersama. Setiap bantuan pertanian harus disertai kesiapan energi, biaya operasional, perawatan, dan pengelolaan agar manfaatnya berkelanjutan.”

Catatan: Pernyataan tersebut merupakan draf dan perlu memperoleh persetujuan pengurus sebelum dipublikasikan.

Sumber: Balai Penerapan Modernisasi Pertanian Jambi, Kementerian Pertanian RI.

banner 336x280