EXPLORE GLOBAL

⚡ QUICK SHORTCUTS

📂 KATEGORI UTAMA

Logo

ELANG 3

GLOBAL NEWS
TERBARU
Berita Terbaru, Berita Terkini, Global

PLTS 100 GWP DILUNCURKAN, PENGUSAHA ETH MINTA PENGUSAHA LOKAL JANGAN JADI PENONTON DI PROYEK ENERGI NASIONAL

UKURAN TEKS
✨ RINGKASAN CERDAS AI BETA

**JAKARTA** — Asosiasi Pengusaha Elang Tiga Hambalang menyambut positif langkah pemerintah meluncurkan **Program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 100 gigawatt peak atau GWp**, yang diproyeksikan menjadi salah satu proyek transformasi energi terbesar di Indonesia. Namun, besarnya nilai investasi dan potensi...

(Dianalisis secara otomatis dari isi berita)

banner 336x280

**JAKARTA** — Asosiasi Pengusaha Elang Tiga Hambalang menyambut positif langkah pemerintah meluncurkan **Program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 100 gigawatt peak atau GWp**, yang diproyeksikan menjadi salah satu proyek transformasi energi terbesar di Indonesia.

Namun, besarnya nilai investasi dan potensi ekonomi dari program tersebut dinilai harus menjadi momentum untuk memperkuat **pengusaha nasional, perusahaan daerah, UMKM serta tenaga kerja Indonesia**, bukan hanya menjadi ruang bisnis bagi perusahaan-perusahaan besar.

banner 468x60

Presiden Republik Indonesia **Prabowo Subianto** secara resmi meluncurkan Program PLTS 100 GWp di PLTS Site Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali, pada Selasa, 25 Agustus 2026.

Program tersebut diawali dengan **14 proyek PLTS di enam provinsi** dengan total kapasitas sekitar **5,3 GWp**, yakni Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Kepulauan Bangka Belitung dan Kepulauan Riau. Pemerintah menargetkan kapasitas 100 GWp dapat dibangun dalam waktu tiga tahun.

## NILAI INVESTASI DIPROYEKSI TEMBUS RP1.140 TRILIUN

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia menyampaikan bahwa total investasi untuk program PLTS 100 GWp diperkirakan mencapai sekitar **USD73 miliar atau lebih dari Rp1.140 triliun**.

Menurut proyeksi pemerintah, program tersebut juga berpotensi menciptakan sekitar **5,52 juta lapangan pekerjaan secara akumulatif**, terdiri dari sekitar 3,5 juta pekerjaan pada industri panel surya dan sistem penyimpanan energi baterai atau BESS, serta sekitar 2 juta pada sektor konstruksi.

Pemerintah juga memperkirakan program tersebut dapat memberikan penghematan anggaran lebih dari **Rp73 triliun per tahun**, sekaligus mengurangi penggunaan diesel hingga sekitar enam juta kiloliter per tahun secara nasional.

Besarnya skala proyek tersebut membuat Asosiasi Pengusaha Elang Tiga Hambalang memandang PLTS 100 GWp bukan semata-mata proyek ketenagalistrikan.

Program tersebut berpotensi menciptakan **ekosistem ekonomi baru dalam skala nasional**.

## PENGUSAHA LOKAL JANGAN HANYA MENONTON

Asosiasi Pengusaha Elang Tiga Hambalang mendorong pemerintah memastikan pengusaha nasional mendapatkan kesempatan sebesar-besarnya untuk terlibat dalam pembangunan PLTS 100 GWp.

Keterlibatan tersebut dapat mencakup perusahaan konstruksi, kontraktor listrik, pemasok material, produsen panel surya, industri baterai, kabel, baja, logistik, transportasi, jasa keamanan, teknologi informasi, penyedia makanan hingga berbagai usaha pendukung lainnya.

**Program bernilai lebih dari seribu triliun rupiah harus menghasilkan efek berganda yang sebesar-besarnya bagi perekonomian nasional.**

Karena itu, pembangunan PLTS di berbagai daerah harus menjadi kesempatan tumbuh bagi pengusaha yang berada di sekitar lokasi proyek.

Asosiasi mendorong agar terdapat mekanisme kemitraan yang jelas antara perusahaan besar pelaksana proyek dengan kontraktor, pemasok dan UMKM lokal.

## UMKM HARUS MASUK RANTAI PASOK PROYEK

Selama ini, UMKM sering berada di luar rantai pasok proyek berskala besar karena menghadapi keterbatasan modal, kemampuan produksi, sertifikasi maupun akses informasi pengadaan.

Asosiasi Pengusaha Elang Tiga Hambalang menilai persoalan tersebut harus mulai dibenahi.

Sebelum pembangunan proyek dilakukan pada suatu wilayah, pemerintah dan pelaksana proyek dapat melakukan pemetaan terhadap perusahaan dan UMKM lokal yang mempunyai kemampuan menjadi pemasok.

Pelaku usaha tersebut kemudian dapat diberikan pendampingan agar mampu memenuhi standar yang dibutuhkan.

Dengan demikian, proyek energi nasional tidak hanya menghasilkan listrik, tetapi juga melahirkan **pengusaha-pengusaha baru dan meningkatkan kapasitas perusahaan lokal**.

## INDUSTRI PANEL SURYA DAN BATERAI DALAM NEGERI HARUS DIPERKUAT

Kementerian ESDM menyatakan Indonesia telah memiliki industri panel surya serta industri sistem penyimpanan energi baterai atau BESS di dalam negeri. Pemerintah menempatkan penguatan industri tersebut sebagai salah satu fondasi Program PLTS 100 GWp.

Asosiasi Pengusaha Elang Tiga Hambalang menilai kondisi tersebut harus dimanfaatkan untuk memperkuat industri nasional.

Jangan sampai pembangunan PLTS dalam jumlah sangat besar justru membuat Indonesia semakin tergantung kepada impor komponen.

Program PLTS 100 GWp harus menjadi momentum untuk membangun rantai industri energi surya dari hulu sampai hilir di Indonesia.

Mulai dari bahan baku, produksi panel, baterai, inverter, kabel dan konstruksi hingga pemeliharaan pembangkit harus didorong berkembang di dalam negeri.

Semakin besar kandungan industri nasional dalam proyek tersebut, semakin besar pula manfaat ekonominya bagi Indonesia.

## 5,52 JUTA LAPANGAN KERJA HARUS DIISI TENAGA KERJA INDONESIA

Proyeksi pemerintah mengenai terciptanya sekitar **5,52 juta lapangan pekerjaan secara akumulatif** menjadi perhatian penting Asosiasi Pengusaha Elang Tiga Hambalang.

Asosiasi mendorong pemerintah mulai mempersiapkan tenaga kerja Indonesia melalui pendidikan dan pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan industri energi terbarukan.

Keahlian seperti instalasi PLTS, kelistrikan, engineering, konstruksi, pengoperasian baterai, keselamatan kerja hingga pemeliharaan pembangkit akan semakin dibutuhkan.

Pemerintah daerah, SMK, perguruan tinggi, lembaga pelatihan serta dunia usaha dapat dipertemukan untuk menyiapkan tenaga kerja tersebut.

**Jangan sampai proyek berada di daerah, tetapi masyarakat sekitar tidak memiliki keterampilan yang dibutuhkan untuk ikut bekerja di dalamnya.**

## PENGUSAHA DAERAH HARUS DIBERI AKSES INFORMASI

Asosiasi juga mendorong agar seluruh informasi mengenai kebutuhan barang dan jasa dalam Program PLTS 100 GWp dapat dibuka secara luas.

Pengusaha daerah perlu mengetahui jenis pekerjaan yang akan dilelang, kebutuhan material, standar perusahaan pemasok, jadwal pengadaan serta mekanisme menjadi mitra proyek.

Transparansi tersebut penting agar peluang bisnis tidak hanya berputar pada perusahaan yang sejak awal telah mempunyai akses terhadap proyek besar.

Asosiasi Pengusaha Elang Tiga Hambalang memandang organisasi pengusaha dapat menjadi mitra pemerintah dalam menjembatani informasi tersebut kepada pelaku usaha di berbagai daerah.

## PEMBIAYAAN PENGUSAHA LOKAL HARUS DISIAPKAN

Persoalan modal juga menjadi tantangan.

Perusahaan lokal yang berhasil mendapatkan pekerjaan pada proyek besar membutuhkan modal kerja untuk membeli material, membayar tenaga kerja hingga menyediakan peralatan.

Karena itu, Asosiasi Pengusaha Elang Tiga Hambalang mendorong keterlibatan perbankan nasional dan lembaga pembiayaan.

Kontraktor dan pemasok lokal yang memenuhi persyaratan perlu memperoleh akses modal kerja secara kompetitif agar mampu memenuhi kontrak.

Tanpa dukungan pembiayaan, pelaku usaha kecil berpotensi mendapatkan peluang pekerjaan tetapi tidak memiliki kemampuan modal untuk menjalankannya.

## PLTS HARUS MENGGERAKKAN EKONOMI DAERAH

Kementerian ESDM menyebut pembangunan PLTS juga diarahkan untuk mendukung kegiatan ekonomi masyarakat.

Salah satu contohnya adalah PLTS Desa Sembur di Kepulauan Riau, yang menyediakan listrik bagi fasilitas **cold storage berkapasitas lima ton dan mesin pembuat es berkapasitas empat ton** untuk menunjang kegiatan ekonomi nelayan.

Sementara PLTS Pulau Rengit di Bangka Belitung meningkatkan layanan listrik masyarakat dari sekitar 12 jam menjadi 24 jam setiap hari.

Model seperti ini dinilai menunjukkan bahwa investasi energi dapat memberikan dampak langsung terhadap produktivitas ekonomi masyarakat.

Asosiasi mendorong agar pembangunan PLTS di berbagai wilayah juga dikaitkan dengan kawasan industri, sentra UMKM, pertanian, perikanan, pariwisata dan kegiatan produktif lainnya.

## INVESTASI BESAR HARUS MENCIPTAKAN PENGUSAHA BARU

Asosiasi Pengusaha Elang Tiga Hambalang berpandangan ukuran keberhasilan Program PLTS 100 GWp nantinya tidak cukup hanya dilihat dari jumlah megawatt listrik yang berhasil dibangun.

Keberhasilannya juga harus diukur dari seberapa banyak perusahaan Indonesia yang tumbuh, UMKM yang masuk ke rantai pasok, tenaga kerja yang terserap serta industri nasional yang berkembang.

Karena itu, Asosiasi mendorong setidaknya lima agenda utama:

1. **Memprioritaskan keterlibatan pengusaha dan industri nasional dalam rantai pasok PLTS.**
2. **Membuka kesempatan kemitraan bagi UMKM dan kontraktor lokal di setiap wilayah proyek.**
3. **Meningkatkan penggunaan produk dan komponen buatan dalam negeri.**
4. **Menyiapkan tenaga kerja lokal melalui pendidikan, pelatihan dan sertifikasi.**
5. **Menyediakan pembiayaan bagi perusahaan lokal yang menjadi pemasok atau kontraktor proyek.**

## PENGUSAHA ETH: JANGAN JADI PENONTON DI NEGERI SENDIRI

Asosiasi Pengusaha Elang Tiga Hambalang mendukung kebijakan pemerintah memperkuat kemandirian energi melalui pembangunan PLTS 100 GWp.

Program tersebut dinilai mempunyai potensi strategis untuk memperkuat ketahanan energi sekaligus membuka pusat pertumbuhan ekonomi baru.

Namun, Asosiasi menekankan bahwa proyek dengan nilai investasi yang diproyeksikan mencapai lebih dari **Rp1.140 triliun** harus memberikan manfaat sebesar-besarnya kepada perekonomian nasional.

**Pengusaha Indonesia harus menjadi pemain utama, bukan hanya penonton di tengah pembangunan proyek energi berskala raksasa di negeri sendiri.**

PLTS 100 GWp harus menjadi momentum untuk menghadirkan **energi bersih, industri nasional yang kuat, jutaan lapangan pekerjaan, UMKM naik kelas dan pengusaha Indonesia yang semakin berdaya saing.**

**ENERGI MANDIRI, INDUSTRI KUAT, PENGUSAHA NASIONAL BERDAULAT.**

banner 336x280