EKONOMI TUMBUH 5,29 PERSEN, PENGUSAHA ETH: PERTUMBUHAN HARUS TERASA DI OMZET UMKM DAN LAPANGAN KERJA
**JAKARTA, 27 AGUSTUS 2026** — Asosiasi Pengusaha Elang Tiga Hambalang menilai pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar **5,29 persen secara tahunan pada triwulan II 2026** merupakan modal positif bagi dunia usaha. Namun, pertumbuhan tersebut harus semakin diterjemahkan menjadi **peningkatan omzet UMKM, ekspansi...
(Dianalisis secara otomatis dari isi berita)
**JAKARTA, 27 AGUSTUS 2026** — Asosiasi Pengusaha Elang Tiga Hambalang menilai pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar **5,29 persen secara tahunan pada triwulan II 2026** merupakan modal positif bagi dunia usaha. Namun, pertumbuhan tersebut harus semakin diterjemahkan menjadi **peningkatan omzet UMKM, ekspansi perusahaan, investasi produktif, daya beli masyarakat dan penciptaan lapangan kerja yang lebih luas**.
Badan Pusat Statistik mencatat perekonomian Indonesia pada triwulan II 2026 tumbuh **5,29 persen year-on-year**, sedangkan secara kuartalan tumbuh **3,73 persen**. Nilai Produk Domestik Bruto atas dasar harga berlaku mencapai **Rp6.552,1 triliun**. Secara kumulatif, ekonomi Indonesia sepanjang semester I 2026 tumbuh **5,45 persen** dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Asosiasi Pengusaha Elang Tiga Hambalang menilai angka tersebut harus menjadi momentum untuk memperkuat sektor riil.
**Pertumbuhan ekonomi tidak boleh hanya terlihat dalam statistik. Pertumbuhan harus terasa di pasar, toko, pabrik, UMKM dan rumah tangga masyarakat Indonesia.**
## DAYA BELI HARUS TETAP MENJADI PRIORITAS
Dunia usaha membutuhkan konsumen yang mempunyai kemampuan membeli barang dan jasa.
Ketika daya beli masyarakat kuat, perdagangan bergerak, permintaan meningkat dan perusahaan memiliki alasan untuk memperbesar produksi.
Sebaliknya, jika masyarakat menahan belanja, dampaknya akan dirasakan dengan cepat oleh pedagang, industri makanan dan minuman, sektor jasa, ritel dan UMKM.
Bank Indonesia mencatat konsumsi rumah tangga tetap baik, tetapi masih perlu terus didorong agar momentum stimulus fiskal dapat memperkuat pertumbuhan ekonomi.
Asosiasi Pengusaha Elang Tiga Hambalang memandang menjaga daya beli merupakan bagian penting dari kebijakan pengembangan dunia usaha.
## BELANJA PEMERINTAH JADI SALAH SATU PENOPANG
BPS mencatat dari sisi pengeluaran, konsumsi pemerintah pada triwulan II 2026 mengalami pertumbuhan tinggi.
Secara tahunan, komponen konsumsi pemerintah tumbuh **15,97 persen**, sedangkan secara kuartalan tumbuh 15,08 persen.
Bank Indonesia juga menyebut pertumbuhan ekonomi triwulan II banyak ditopang oleh stimulus fiskal yang meningkatkan konsumsi pemerintah dan investasi.
Asosiasi Pengusaha Elang Tiga Hambalang mendorong agar belanja pemerintah semakin banyak menghasilkan efek berganda kepada sektor riil.
Pengadaan barang dan jasa pemerintah harus membuka ruang yang luas bagi produk dalam negeri, perusahaan lokal dan UMKM.
## UMKM HARUS MERASAKAN PERTUMBUHAN
Asosiasi Pengusaha Elang Tiga Hambalang menilai UMKM menjadi salah satu indikator paling nyata apakah pertumbuhan ekonomi telah menyebar.
Ketika ekonomi tumbuh tetapi usaha kecil tidak mendapatkan peningkatan pelanggan dan omzet, berarti masih ada pekerjaan yang harus diselesaikan.
UMKM membutuhkan tiga hal utama:
**pasar, modal dan kemampuan usaha.**
Karena itu, kebijakan ekonomi harus semakin banyak membuka akses UMKM terhadap pengadaan pemerintah, rantai pasok perusahaan besar, pembiayaan perbankan dan pasar digital.
Pertumbuhan ekonomi harus membuat semakin banyak UMKM naik kelas.
## INDUSTRI MANUFAKTUR MASIH DALAM FASE EKSPANSI
BPS mencatat **Indeks Kondisi dan Prospek Bisnis Industri Manufaktur (IKBM)** pada triwulan II 2026 berada di angka **52,31**, yang menunjukkan industri manufaktur berada dalam zona ekspansi.
Komponen pesanan, produksi dan stok berada dalam posisi ekspansi, sementara komponen tenaga kerja dan waktu kirim masih mengalami kontraksi.
Asosiasi Pengusaha Elang Tiga Hambalang menilai kondisi tersebut menunjukkan adanya peluang memperkuat sektor manufaktur.
Namun ekspansi produksi harus semakin diikuti pembukaan pekerjaan.
**Pabrik yang berkembang harus menghasilkan lebih banyak kesempatan kerja bagi masyarakat Indonesia.**
## LAPANGAN KERJA MENJADI UKURAN KUALITAS PERTUMBUHAN
Asosiasi Pengusaha Elang Tiga Hambalang menilai pertumbuhan yang berkualitas adalah pertumbuhan yang menghasilkan pekerjaan.
Investasi harus menciptakan perusahaan baru.
Perusahaan baru harus menciptakan produksi.
Produksi harus menciptakan kebutuhan tenaga kerja.
Karena itu, kebijakan investasi nasional perlu memperhatikan sektor yang mempunyai kemampuan besar menyerap tenaga kerja tanpa meninggalkan sektor teknologi tinggi yang mampu meningkatkan produktivitas.
Pendidikan vokasi, pelatihan dan sertifikasi juga perlu disesuaikan dengan kebutuhan dunia industri.
## EKSPOR PERLU TERUS DIPERKUAT
Bank Indonesia menilai ekspor Indonesia masih perlu terus didorong untuk memperkuat struktur pertumbuhan ekonomi.
Asosiasi Pengusaha Elang Tiga Hambalang mendukung arah tersebut.
Indonesia mempunyai pasar domestik yang besar, tetapi pengusaha nasional juga harus semakin mampu menjual produk ke luar negeri.
UMKM yang telah memenuhi standar ekspor perlu mendapatkan akses terhadap buyer internasional, sertifikasi, pembiayaan perdagangan dan dukungan logistik.
Pengusaha Indonesia jangan hanya bersaing mendapatkan pasar dalam negeri.
**Produk Indonesia harus semakin banyak masuk pasar dunia.**
## JAWA MASIH DOMINASI PEREKONOMIAN NASIONAL
BPS mencatat kelompok provinsi di Pulau Jawa memberikan kontribusi **56,47 persen** terhadap struktur ekonomi nasional pada triwulan II 2026 dan tumbuh 5,65 persen secara tahunan.
Asosiasi Pengusaha Elang Tiga Hambalang menilai data tersebut menunjukkan pentingnya percepatan pembangunan pusat ekonomi baru di luar Jawa.
Investasi, kawasan industri, logistik dan infrastruktur harus semakin tersebar.
Pengusaha di Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Papua, Bali dan Nusa Tenggara harus memperoleh kesempatan yang semakin besar.
Pemerataan investasi akan menciptakan pusat-pusat produksi baru sekaligus mengurangi kesenjangan ekonomi antarwilayah.
## BIAYA PRODUKSI PERLU DIWASPADAI
BPS juga mencatat Indeks Harga Produsen pada triwulan II 2026 mengalami kenaikan **5,62 persen secara tahunan**.
Harga produsen sektor industri pengolahan naik 4,94 persen, sementara sektor pengangkutan meningkat 6,01 persen secara tahunan.
Asosiasi Pengusaha Elang Tiga Hambalang menilai perkembangan biaya produksi tersebut perlu diperhatikan.
Kenaikan harga bahan baku, transportasi dan logistik dapat menekan margin perusahaan.
Jika biaya terus meningkat, pelaku usaha dapat menaikkan harga kepada konsumen atau menunda ekspansi.
Karena itu, upaya mempertahankan pertumbuhan harus berjalan bersama dengan kebijakan untuk meningkatkan efisiensi biaya usaha.
## LOGISTIK HARUS SEMAKIN EFISIEN
Asosiasi Pengusaha Elang Tiga Hambalang mendorong pemerintah terus menekan biaya logistik.
Indonesia sebagai negara kepulauan mempunyai tantangan besar dalam distribusi barang.
Pelabuhan, jalan, pergudangan, transportasi dan teknologi logistik harus terus diperkuat.
Semakin murah biaya distribusi, semakin kompetitif produk Indonesia.
Efisiensi logistik juga akan membantu UMKM daerah menjual produk ke pasar yang lebih jauh.
## PERTUMBUHAN HARUS MENCIPTAKAN PENGUSAHA BARU
Asosiasi Pengusaha Elang Tiga Hambalang berpandangan ekonomi yang kuat membutuhkan basis pengusaha yang luas.
Indonesia tidak boleh hanya memiliki perusahaan besar yang semakin besar.
Harus lahir lebih banyak usaha baru.
Usaha mikro harus naik menjadi kecil.
Usaha kecil harus menjadi menengah.
Dan perusahaan menengah harus mempunyai kesempatan berkembang menjadi perusahaan nasional.
Karena itu, akses legalitas, modal, teknologi, pemasaran dan pendampingan usaha harus semakin mudah.
## INVESTASI DAN UMKM HARUS DIHUBUNGKAN
Investasi besar mempunyai kemampuan menciptakan efek ekonomi yang luas apabila dihubungkan dengan perusahaan lokal.
Investor membutuhkan pemasok material, jasa transportasi, keamanan, katering, konstruksi dan berbagai kebutuhan lainnya.
Asosiasi Pengusaha Elang Tiga Hambalang mendorong agar setiap proyek investasi besar mempunyai program pengembangan supplier lokal.
Dengan demikian, investasi tidak berdiri sendiri.
Investasi menjadi pusat ekosistem ekonomi.
## PENGUSAHA ETH DORONG ENAM PRIORITAS
Untuk memastikan pertumbuhan ekonomi semakin berkualitas, Asosiasi Pengusaha Elang Tiga Hambalang mendorong enam agenda:
1. **Jaga daya beli masyarakat.**
2. **Perluas pembiayaan UMKM dan sektor produktif.**
3. **Dorong investasi yang menciptakan pekerjaan.**
4. **Perkuat industri nasional dan ekspor.**
5. **Tekan biaya produksi serta logistik.**
6. **Pastikan pengusaha lokal masuk dalam rantai pasok investasi besar.**
## ANGKA PERTUMBUHAN HARUS TERASA SAMPAI KE DAERAH
Asosiasi Pengusaha Elang Tiga Hambalang mengapresiasi kemampuan perekonomian Indonesia mempertahankan pertumbuhan di atas lima persen.
Namun angka tersebut harus menjadi titik awal untuk bekerja lebih keras.
Pertumbuhan harus membuat pasar lebih ramai.
UMKM harus memperoleh lebih banyak pesanan.
Pabrik harus meningkatkan produksi.
Pengusaha harus semakin berani melakukan ekspansi.
Dan masyarakat harus mendapatkan kesempatan kerja yang semakin luas.
**“Pertumbuhan 5,29 persen adalah modal positif. Tetapi keberhasilannya harus dilihat dari seberapa besar pertumbuhan itu meningkatkan omzet UMKM, membuka usaha baru dan menciptakan lapangan pekerjaan bagi rakyat Indonesia.”**
### EKONOMI TUMBUH, UMKM NAIK KELAS, INDUSTRI BERKEMBANG, LAPANGAN KERJA MELUAS.





