EXPLORE GLOBAL

⚑ QUICK SHORTCUTS

πŸ“‚ KATEGORI UTAMA

Logo

ELANG 3

GLOBAL NEWS
TERBARU
Berita Terbaru, Berita Terkini, Global

Gelombang Tinggi di Sejumlah Perairan, Satuan Nelayan Elang Tiga Hambalang Dorong Keselamatan sebagai Prioritas Utama

UKURAN TEKS
✨ RINGKASAN CERDAS AI BETA

Edisi: Minggu, 30 Agustus 2026Lokasi Terbit: Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat Dari Hambalang, nelayan diingatkan memeriksa prakiraan BMKG sebelum melaut dan tidak memaksakan keberangkatan ketika kondisi laut berisiko HAMBALANG, BOGOR β€” Keselamatan nelayan kembali menjadi perhatian penting di tengah prakiraan...

(Dianalisis secara otomatis dari isi berita)

banner 336x280

Edisi: Minggu, 30 Agustus 2026
Lokasi Terbit: Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat

Dari Hambalang, nelayan diingatkan memeriksa prakiraan BMKG sebelum melaut dan tidak memaksakan keberangkatan ketika kondisi laut berisiko

HAMBALANG, BOGOR β€” Keselamatan nelayan kembali menjadi perhatian penting di tengah prakiraan gelombang sedang hingga tinggi di sejumlah wilayah perairan Indonesia pada 30 Agustus 2026.

banner 468x60

Data resmi BMKG menunjukkan Selat Lombok bagian selatan pada Minggu siang diprakirakan mengalami gelombang sekitar 2,6 meter dengan potensi mencapai 3,3 meter. BMKG mengategorikannya sebagai gelombang tinggi dan mengimbau pengguna laut berhati-hati serta mengikuti arahan otoritas setempat.

Kondisi serupa terpantau di Selat Badung, dengan gelombang sekitar 2,5 meter dan potensi hingga 2,8 meter.

Di wilayah lain, BMKG mencatat gelombang sekitar 2,5 meter di Samudra Hindia selatan Jawa Timur serta sekitar 2,5 meter di Samudra Hindia barat Aceh. Sementara Samudra Hindia selatan Jawa Barat diprakirakan sekitar 2,1 meter dengan potensi mencapai 2,4 meter. Prakiraan yang ditampilkan BMKG berlaku untuk periode 30 Agustus hingga 2 September 2026.

Nelayan kecil paling perlu mendapat informasi cepat

Bagi nelayan, informasi tinggi gelombang bukan sekadar angka.

Perahu berukuran kecil mempunyai kemampuan berbeda dengan kapal besar dalam menghadapi angin dan gelombang. Dalam pedoman keselamatan maritim BMKG, perahu nelayan dapat menghadapi risiko ketika kecepatan angin mencapai sekitar 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter. ([BMKG Maritim][4])

Karena itu, Satuan Nelayan Elang Tiga Hambalang mendorong agar informasi cuaca maritim tidak hanya tersedia di internet, tetapi juga aktif diteruskan melalui pelabuhan, tempat pelelangan ikan, kelompok nelayan, pemerintah desa pesisir dan kanal komunikasi yang mudah dijangkau masyarakat.

Lima langkah yang perlu menjadi perhatian

Satuan Nelayan ETH mendorong lima langkah keselamatan yang dapat menjadi agenda bersama:

  1. Nelayan memeriksa prakiraan BMKG sebelum berangkat, khususnya tinggi gelombang, kecepatan angin dan peringatan maritim.
  2. Tidak memaksakan melaut ketika kondisi tidak aman, terutama bagi perahu kecil.
  3. Memastikan kapal membawa pelampung, alat komunikasi, penerangan dan perlengkapan keselamatan yang berfungsi.
  4. Keluarga atau kelompok nelayan mengetahui lokasi dan perkiraan waktu kembali kapal.
  5. Pemerintah dan pengelola pelabuhan memperkuat penyebaran peringatan dini secara cepat hingga tingkat kampung nelayan.

Keselamatan jangan dikalahkan kebutuhan mencari nafkah

Satuan Nelayan Elang Tiga Hambalang memahami bahwa bagi banyak keluarga pesisir, tidak melaut berarti kehilangan pendapatan pada hari tersebut.

Namun keselamatan jiwa harus tetap ditempatkan di atas pertimbangan hasil tangkapan.

sikap organisasi :

β€œIkan masih bisa dicari esok hari, tetapi keselamatan nelayan tidak dapat digantikan. Informasi cuaca harus sampai kepada nelayan sebelum mereka melepaskan tali kapal dari dermaga.”

Pernyataan tersebut dapat digunakan setelah mendapat persetujuan resmi pengurus Satuan Nelayan ETH.

Pemerintah perlu memperkuat sistem peringatan hingga desa pesisir

Satuan Nelayan ETH juga dapat mendorong sinergi antara BMKG, KKP, Basarnas, pemerintah daerah dan organisasi nelayan dalam membangun sistem informasi keselamatan yang lebih dekat dengan masyarakat.

Peringatan cuaca idealnya dapat diterima melalui berbagai jalur: pesan telepon, WhatsApp kelompok nelayan, radio komunikasi, pengeras suara pelabuhan maupun petugas yang langsung berinteraksi dengan nelayan.

Langkah tersebut penting karena tidak semua nelayan memiliki kualitas akses internet dan kemampuan yang sama dalam membaca informasi meteorologi.

Dari Hambalang, menjaga mereka yang mencari nafkah di laut

Satuan Nelayan Elang Tiga Hambalang dapat menempatkan isu keselamatan sebagai bagian utama dari gerakan advokasi nelayan nasional.

Bukan hanya berbicara ketika terjadi kecelakaan, tetapi ikut membangun budaya mencegah kecelakaan sebelum kapal berangkat.

Dari Hambalang, pesan yang perlu disampaikan sederhana:

Nelayan boleh mengejar hasil tangkapan, tetapi harus pulang dengan selamat kepada keluarga.

SATUAN NELAYAN ELANG TIGA HAMBALANG
KUAT BERSAMA, TANGGUH DI LAUT

Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat

banner 336x280