EXPLORE GLOBAL

⚑ QUICK SHORTCUTS

πŸ“‚ KATEGORI UTAMA

Logo

ELANG 3

GLOBAL NEWS
TERBARU
Berita Terbaru, Berita Terkini, Ekonomi, Global

Kredit Program Tembus Rp303,9 Triliun, Asosiasi Pengusaha Elang Tiga Hambalang Desak Pemerintah Permudah Akses Modal UMKM

UKURAN TEKS
✨ RINGKASAN CERDAS AI BETA

Asosiasi Pengusaha Elang Tiga Hambalang mendorong evaluasi penyaluran kredit, penyederhanaan administrasi, dan pemerataan akses pembiayaan agar pengusaha, UMKM, serta koperasi dapat berkembang dan menciptakan lapangan kerja. Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat β€” Sabtu, 7 November 2026 (WIB) Penyaluran kredit program...

(Dianalisis secara otomatis dari isi berita)

banner 336x280

Asosiasi Pengusaha Elang Tiga Hambalang mendorong evaluasi penyaluran kredit, penyederhanaan administrasi, dan pemerataan akses pembiayaan agar pengusaha, UMKM, serta koperasi dapat berkembang dan menciptakan lapangan kerja.

Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat β€” Sabtu, 7 November 2026 (WIB)

banner 468x60

Penyaluran kredit program pemerintah mencapai Rp303,9 triliun hingga 5 November 2026. Namun, di tengah besarnya pembiayaan tersebut, persoalan akses permodalan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) masih membutuhkan perhatian serius.

Asosiasi Pengusaha Elang Tiga Hambalang menilai keberhasilan program pembiayaan tidak cukup diukur dari jumlah uang yang disalurkan, tetapi juga dari kemudahan akses, pertumbuhan usaha, dan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Pemerintah catat penyaluran kredit terus meningkat

Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian pada 5 November 2026 melaporkan realisasi kredit program sebesar Rp303,9 triliun atau 92,17 persen dari plafon, dengan jumlah penerima mencapai 4,37 juta debitur.

Pemerintah mencatat sebanyak 68,09 persen pembiayaan diarahkan ke sektor produksi, dengan penyerapan tenaga kerja yang dilaporkan mencapai 13,13 juta orang. Angka tersebut mencakup kredit program pemerintah, bukan hanya Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Di sisi lain, Institute for Development of Economics and Finance (Indef), dalam diskusi pada 5 November 2026, meminta pemerintah mengevaluasi mekanisme penyaluran KUR.

Indef mengungkapkan bahwa berdasarkan data OJK untuk Agustus 2026, kredit UMKM hanya tumbuh 2,38 persen secara tahunan, sementara total kredit perbankan tumbuh 13,65 persen.

Perbedaan pertumbuhan tersebut menjadi alasan penting untuk mengevaluasi pemerataan pembiayaan.

Asosiasi Pengusaha ETH perjuangkan kepentingan pelaku usaha

Asosiasi Pengusaha Elang Tiga Hambalang memandang akses pembiayaan sebagai kebutuhan mendasar untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing dunia usaha.

Bagi pengusaha, modal diperlukan untuk memperluas kegiatan bisnis dan memenuhi pesanan. Bagi UMKM, pembiayaan dapat membantu pembelian bahan baku dan peralatan.

Sementara itu, koperasi memerlukan sumber pembiayaan yang sesuai karakteristik usaha dan kemampuan pengembaliannya.

Asosiasi berpandangan bahwa prosedur pembiayaan perlu lebih mudah dipahami tanpa mengabaikan penilaian kelayakan dan prinsip kehati-hatian.

Peraturan OJK Nomor 19 Tahun 2025 telah mengatur kemudahan akses pembiayaan UMKM dengan prinsip mudah, tepat, cepat, murah, dan inklusif. Namun, aturan tersebut tidak menjamin setiap permohonan kredit otomatis disetujui.

Empat usulan konkret kepada pemerintah

Pertama, evaluasi penyaluran KUR. Kementerian UMKM bersama instansi pengelola program perlu menilai kendala administrasi, penolakan permohonan, dan waktu pencairan berdasarkan wilayah serta sektor usaha.

Kedua, transparansi persyaratan. OJK dan lembaga penyalur perlu memastikan informasi biaya, persyaratan, serta mekanisme pengaduan mudah diakses. Hasilnya dapat diukur melalui waktu pelayanan dan penyelesaian keluhan.

Ketiga, pendampingan usaha. Pemerintah daerah dan Kementerian UMKM perlu memperluas pelatihan pembukuan, legalitas usaha, serta persiapan dokumen pembiayaan.

Keempat, pemerataan akses modal. Pemerintah perlu mengevaluasi distribusi kredit berdasarkan kebutuhan ekonomi daerah, perkembangan usaha penerima, dan kualitas pembayaran.

Asosiasi Pengusaha ETH siap mengambil peran advokasi

Asosiasi Pengusaha Elang Tiga Hambalang dapat merencanakan pendampingan bagi anggota melalui edukasi pembiayaan, penyusunan laporan keuangan, serta dokumentasi hambatan pengajuan kredit.

Asosiasi juga dapat mengusulkan audiensi dengan pemerintah dan lembaga pembiayaan untuk menyampaikan rekomendasi perbaikan.

Menteri UMKM Maman Abdurrahman sebelumnya telah menyampaikan rencana audit, pemantauan, dan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan KUR. Langkah tersebut diharapkan memperkuat transparansi serta ketepatan sasaran pembiayaan.

Asosiasi Pengusaha Elang Tiga Hambalang mendorong agar pembiayaan menjadi sarana pertumbuhan usaha yang berkelanjutan, bukan sekadar pencapaian target penyaluran.

Pesan utama: Modal usaha yang mudah diakses sesuai kelayakan, transparan, dan tepat sasaran akan membantu UMKM, koperasi, serta pengusaha Indonesia tumbuh lebih kuat.

Asosiasi Pengusaha Elang Tiga Hambalang

Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat
7 November 2026

banner 336x280
Secret Link