Investasi Rp6,3 Triliun dari London, Asosiasi Pengusaha Elang Tiga Hambalang Desak Pemerintah Libatkan Pengusaha Lokal, UMKM dan Koperasi
Asosiasi Pengusaha Elang Tiga Hambalang meminta pemerintah memastikan investasi asing memberikan manfaat nyata bagi pengusaha nasional melalui kemitraan industri, kesempatan menjadi pemasok, penyerapan tenaga kerja, dan penguatan ekonomi daerah. Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat β Sabtu, 7 November 2026 (WIB)...
(Dianalisis secara otomatis dari isi berita)
Asosiasi Pengusaha Elang Tiga Hambalang meminta pemerintah memastikan investasi asing memberikan manfaat nyata bagi pengusaha nasional melalui kemitraan industri, kesempatan menjadi pemasok, penyerapan tenaga kerja, dan penguatan ekonomi daerah.
Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat β Sabtu, 7 November 2026 (WIB)
Indonesia berhasil menghimpun komitmen investasi sekitar Rp6,3 triliun melalui Indonesia Investment Forum (IIF) 2026 di London, Inggris, pada Kamis, 5 November 2026. Perkembangan ini membuka peluang penguatan industri nasional, tetapi juga menimbulkan pertanyaan penting: sejauh mana pengusaha lokal, pelaku UMKM, dan koperasi dapat memperoleh manfaatnya?
Asosiasi Pengusaha Elang Tiga Hambalang mendorong pemerintah memastikan investasi yang masuk ke Indonesia tidak hanya meningkatkan nilai penanaman modal, tetapi juga memperluas kesempatan usaha dan kemitraan bagi pelaku ekonomi dalam negeri.
Tiga komitmen investasi strategis
Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, melalui keterangan yang dipublikasikan pada Jumat, 6 November 2026, mengumumkan tiga kesepakatan investasi strategis.
Pertama, Titanium Capital menyampaikan rencana investasi sekitar Rp4,16 triliun untuk pengembangan industri pengolahan timah.
Kedua, Axelera merencanakan pengembangan pusat data berbasis kecerdasan buatan atau AI di Kawasan Ekonomi Khusus Industropolis Batang senilai 50 juta euro.
Ketiga, BlackInk Co-operation Limited menyampaikan komitmen investasi senilai 77 juta dolar AS untuk fasilitas perakitan alat berat dan suku cadang di Jakarta Industrial Estate Pulogadung.
Ketiga proyek tersebut masih berada dalam tahapan komitmen dan penjajakan sesuai bentuk kesepakatannya, sehingga nilainya belum dapat dinyatakan sebagai seluruh investasi yang sudah terealisasi.
Asosiasi Pengusaha ETH perjuangkan kepentingan pengusaha nasional
Asosiasi Pengusaha Elang Tiga Hambalang menyambut positif upaya pemerintah menarik investasi asing.
Namun, Asosiasi menilai peningkatan investasi harus diikuti kebijakan yang memperkuat keterlibatan pelaku usaha dalam negeri.
Pengusaha nasional membutuhkan kepastian kesempatan kemitraan dan prosedur bisnis yang transparan. UMKM memerlukan informasi peluang pemasok, sedangkan koperasi membutuhkan dukungan peningkatan kapasitas usaha agar produk anggotanya mampu memenuhi kebutuhan industri.
Asosiasi berpandangan bahwa tanpa kesiapan pemasok lokal, sebagian peluang ekonomi dari investasi berpotensi tidak dimanfaatkan secara optimal.
Peraturan Menteri Investasi dan Hilirisasi/BKPM Nomor 3 Tahun 2025 telah memperbarui ketentuan kemitraan antara usaha besar dan UMKM di daerah. Namun, ketentuan tersebut bukan jaminan bahwa setiap pengusaha otomatis memperoleh kontrak atau proyek.
Empat usulan konkret kepada pemerintah
Pertama, keterbukaan peluang kemitraan. Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM perlu mendorong penyediaan informasi kebutuhan pemasok untuk proyek investasi. Indikatornya adalah tersedianya daftar peluang kemitraan yang dapat diakses pelaku usaha.
Kedua, peningkatan kemampuan UMKM. Kementerian UMKM dan Kementerian Perindustrian perlu memperluas pelatihan standar mutu, kapasitas produksi, dan administrasi pemasok.
Ketiga, kemitraan yang adil. Pemerintah perlu mendorong perjanjian usaha yang transparan mengenai kualitas barang, harga, jadwal pengiriman, dan pembayaran sesuai ketentuan.
Keempat, evaluasi manfaat investasi. BKPM perlu memantau realisasi proyek, penyerapan tenaga kerja, serta keterlibatan usaha lokal melalui laporan berkala yang dapat diperiksa.
Peran Asosiasi Pengusaha Elang Tiga Hambalang
Asosiasi dapat merencanakan pendataan anggota berdasarkan bidang usaha, kapasitas produksi, kemampuan penyediaan barang, dan pengalaman bisnis.
Data tersebut dapat menjadi dasar untuk mengusulkan audiensi dengan BKPM, Kementerian UMKM, pengelola kawasan industri, dan calon mitra investasi.
Asosiasi juga dapat memfasilitasi pelatihan administrasi kontrak, pendampingan legalitas, serta penguatan kerja sama antara pengusaha, UMKM, dan koperasi.
Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan P. Roeslani telah menekankan pentingnya kepastian regulasi dan proses investasi yang kredibel. Sementara itu, Kementerian Keuangan berharap investasi turut memperluas lapangan kerja dan kesempatan ekonomi masyarakat.
Asosiasi Pengusaha Elang Tiga Hambalang mendorong dialog konstruktif agar investasi asing dapat berkembang bersama industri nasional dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.
Pesan utama: Investasi besar harus membuka peluang nyata bagi pengusaha Indonesia, memperkuat UMKM dan koperasi, serta menciptakan lapangan kerja yang lebih luas.
ASOSIASI PENGUSAHA ELANG TIGA HAMBALANG
Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat
Sabtu, 7 November 2026





