Apresiasi Program Sekolah Rakyat untuk Pemerataan Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat, DPK Elang Tiga Hambalang Pekanbaru Sampaikan Dukungan
PEKANBARU, 29 OKTOBER 2026 — Dewan Pimpinan Kota (DPK) Elang Tiga Hambalang Pekanbaru mengapresiasi program pembangunan Sekolah Rakyat yang diperluas pemerintah ke berbagai daerah di Indonesia. Program ini dinilai menjadi langkah strategis untuk meningkatkan akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga...
(Dianalisis secara otomatis dari isi berita)
PEKANBARU, 29 OKTOBER 2026 — Dewan Pimpinan Kota (DPK) Elang Tiga Hambalang Pekanbaru mengapresiasi program pembangunan Sekolah Rakyat yang diperluas pemerintah ke berbagai daerah di Indonesia. Program ini dinilai menjadi langkah strategis untuk meningkatkan akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera sekaligus membuka peluang pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Ketua Dewan Pimpinan Kota Elang Tiga Hambalang Pekanbaru, Muflihun, S.STP., M.AP., menjadi bagian dari dukungan organisasi terhadap upaya pemerataan pendidikan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Dukungan tersebut menekankan pentingnya pelaksanaan program yang tepat sasaran, transparan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Berdasarkan informasi resmi Kementerian Sekretariat Negara pada 27 Oktober 2026, pemerintah tengah melaksanakan pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II di 100 lokasi yang tersebar di 32 provinsi. Program tersebut ditargetkan mampu menampung hingga 122.000 siswa dan menyerap sekitar 97.000 tenaga kerja lokal.
Target ini menunjukkan bahwa pembangunan sektor pendidikan berpotensi memberikan manfaat yang lebih luas. Selain memperluas kesempatan belajar, kegiatan pembangunan juga dapat menggerakkan perekonomian di sekitar lokasi proyek melalui kebutuhan bahan bangunan, transportasi, konsumsi, dan berbagai jasa pendukung.
Fasilitas Pendidikan Terpadu
Sekolah Rakyat dirancang dengan fasilitas pendidikan terpadu, meliputi ruang kelas, laboratorium, asrama siswa, hunian guru, serta sarana pendukung lainnya. Fasilitas tersebut diharapkan menciptakan lingkungan belajar yang layak dan menunjang perkembangan peserta didik.
DPK Elang Tiga Hambalang Pekanbaru memandang bahwa penyediaan sarana pendidikan harus disertai dengan peningkatan kualitas tenaga pendidik, tata kelola sekolah, serta sistem pembelajaran yang berorientasi pada kebutuhan siswa.
Dengan demikian, keberhasilan program tidak cukup diukur dari jumlah bangunan yang selesai, tetapi juga dari kualitas pendidikan, keberlanjutan operasional sekolah, dan manfaat nyata yang dirasakan oleh peserta didik.
Pemerataan Pendidikan Perlu Dikawal
Pemerataan pendidikan merupakan hal mendasar agar anak-anak dari keluarga kurang mampu memiliki kesempatan lebih luas untuk mengembangkan potensi dan meraih masa depan yang lebih baik.
Pelaksanaan program Sekolah Rakyat perlu dikawal melalui pengawasan berkelanjutan. Transparansi pembangunan, kualitas fasilitas, ketepatan sasaran penerima manfaat, serta akuntabilitas penggunaan anggaran harus menjadi perhatian agar pelaksanaannya sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan.
Selain itu, target penyerapan tenaga kerja lokal perlu dipantau berdasarkan realisasi di lapangan. Angka sekitar 97.000 tenaga kerja merupakan target yang diumumkan pemerintah, sehingga pencapaiannya perlu dievaluasi berdasarkan pelaksanaan pembangunan di setiap wilayah.
Pemerintah juga merencanakan pembangunan Sekolah Rakyat Tahap III di 100 lokasi baru. Rencana tersebut diharapkan dapat memperluas akses pendidikan sekaligus memperkuat pembangunan sumber daya manusia di berbagai daerah.
Pendidikan sebagai Investasi Masa Depan
DPK Elang Tiga Hambalang Pekanbaru mendukung upaya pemerintah memperluas akses pendidikan dan mengurangi hambatan ekonomi yang dapat membatasi kesempatan anak-anak untuk memperoleh pendidikan yang layak.
Melalui program ini, pemerintah diharapkan tidak hanya membangun fasilitas fisik, tetapi juga memastikan tersedianya tenaga pendidik berkualitas, sistem pembelajaran yang baik, dan mekanisme pengawasan yang transparan.
Koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, tenaga pendidik, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan program. Dengan pelaksanaan yang tepat sasaran, Sekolah Rakyat diharapkan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat setempat.
Sumber: Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia, 27 Oktober 2026, “Bangun Sekolah Rakyat di 32 Provinsi, Pemerintah Serap 97 Ribu Tenaga Kerja”.
Redaksi: Elang Tiga Global News
Editor: Bambang





