EXPLORE GLOBAL

⚡ QUICK SHORTCUTS

📂 KATEGORI UTAMA

Logo

ELANG 3

GLOBAL NEWS
TERBARU
Berita Terbaru, Berita Terkini, Daerah

Ekonomi kreatif Sumut bidik pasar lebih luas, Bahar Effendi Pulungan tekankan keterampilan dan kualitas produk

UKURAN TEKS
✨ RINGKASAN CERDAS AI BETA

Medan, Sumatera Utara — Jumat, 23 Oktober 2026 Pengembangan ekonomi kreatif Sumatera Utara menjadi perhatian dalam World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026 yang berlangsung di Jakarta pada 21–23 Oktober 2026. Forum tersebut membuka kesempatan memperluas jejaring dan membangun kerja...

(Dianalisis secara otomatis dari isi berita)

banner 336x280

Medan, Sumatera Utara — Jumat, 23 Oktober 2026

Pengembangan ekonomi kreatif Sumatera Utara menjadi perhatian dalam World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026 yang berlangsung di Jakarta pada 21–23 Oktober 2026. Forum tersebut membuka kesempatan memperluas jejaring dan membangun kerja sama bagi pengembangan usaha kreatif.

banner 468x60

Berdasarkan publikasi resmi Diskominfo Sumut tertanggal 22 Oktober 2026, kreativitas dan inovasi menjadi bagian penting dalam meningkatkan daya saing daerah. Kekayaan budaya Sumatera Utara merupakan potensi yang dapat dikembangkan melalui karya serta produk yang memiliki ciri khas.

Pertemuan yang melibatkan pelaku industri kreatif, akademisi, investor, dan berbagai pemangku kepentingan tersebut menjadi ruang untuk memperkenalkan potensi daerah kepada pasar yang lebih luas.

Peluang kerja sama perlu diikuti peningkatan keterampilan dan kualitas produk. Pelaku usaha membutuhkan pembelajaran sesuai kebutuhan, mulai dari proses produksi, pengemasan, pemasaran digital, hingga pengelolaan usaha.

Menanggapi perkembangan tersebut, Ketua Dewan Pimpinan Provinsi Elang Tiga Hambalang Sumatera Utara, Bahar Effendi Pulungan, S.H., menekankan pentingnya memperluas kesempatan bagi pelaku usaha untuk meningkatkan kemampuan dan menjangkau pasar.

Menurutnya, manfaat pengembangan ekonomi kreatif perlu terlihat dalam kehidupan masyarakat melalui usaha yang semakin kuat, produk yang semakin berkualitas, dan terbukanya kesempatan kerja.

Bahar memandang pendampingan berkelanjutan sebagai bagian penting agar pelatihan dapat diterapkan. Pelaku usaha perlu memperoleh kesempatan memperbaiki produk, membangun hubungan dengan pembeli, serta mengembangkan pemasaran sesuai kemampuan usahanya.

Ia juga menaruh perhatian pada pemerataan akses informasi. Kesempatan mengikuti pelatihan dan memperluas pemasaran perlu menjangkau pelaku usaha di berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Utara.

Generasi muda, menurut Bahar, membutuhkan ruang untuk mengembangkan gagasan dan keterampilan tanpa kehilangan identitas budaya daerah. Pemanfaatan teknologi dapat membantu memperkenalkan karya lokal kepada masyarakat yang lebih luas.

Publikasi resmi tersebut belum merinci nilai investasi, kontrak usaha, maupun jumlah lapangan kerja yang dihasilkan. Peluang yang dibangun melalui forum masih memerlukan tindak lanjut agar manfaatnya dapat dinilai secara nyata.

Bahar menekankan bahwa keberhasilan program perlu dilihat dari perkembangan usaha, perluasan pasar, dan kesempatan kerja yang tercipta. Evaluasi yang terbuka akan membantu memperbaiki pendampingan agar semakin sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Melalui kerja sama yang terarah, ekonomi kreatif diharapkan dapat memperkuat penghasilan keluarga sekaligus menjaga kekayaan budaya Sumatera Utara.

Sumber: Diskominfo Sumut, publikasi WCCE 2026, 22 Oktober 2026.
Redaksi: Elang Tiga Global News
Editor: Bambang

banner 336x280
Secret Link