EXPLORE GLOBAL

⚡ QUICK SHORTCUTS

📂 KATEGORI UTAMA

Logo

ELANG 3

GLOBAL NEWS
TERBARU
Berita Terbaru, Berita Terkini, Global

Pabrik Grease Baru Beroperasi di Marunda, ETH Dorong Pengusaha Lokal Rebut Rantai Pasok Industri

UKURAN TEKS
✨ RINGKASAN CERDAS AI BETA

Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat — 16 September 2026 Beroperasinya fasilitas manufaktur baru di sektor pelumas membuka peluang bagi penguatan industri pendukung nasional. Asosiasi Pengusaha Elang Tiga Hambalang (ETH) mendorong agar investasi manufaktur tidak berhenti pada pembangunan pabrik, tetapi menciptakan...

(Dianalisis secara otomatis dari isi berita)

banner 336x280

Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat — 16 September 2026 Beroperasinya fasilitas manufaktur baru di sektor pelumas membuka peluang bagi penguatan industri pendukung nasional. Asosiasi Pengusaha Elang Tiga Hambalang (ETH) mendorong agar investasi manufaktur tidak berhenti pada pembangunan pabrik, tetapi menciptakan permintaan nyata bagi perusahaan lokal, IKM, penyedia jasa teknik, logistik, kemasan dan berbagai pemasok nasional.

Shell Indonesia meresmikan Grease Manufacturing Plant (GMP) di kompleks pabrik pelumasnya di Marunda, Bekasi, pada 15 September 2026. Fasilitas tersebut mempunyai kapasitas produksi hingga 12 kiloton atau sekitar 12.000 ton grease per tahun dan merupakan pabrik manufaktur grease pertama Shell di Indonesia. Shell menyebut fasilitas itu sebagai salah satu pabrik grease terbesarnya secara global.

banner 468x60

Sejumlah media bisnis melaporkan investasi fasilitas tersebut sekitar Rp1,2 triliun. Sementara rilis resmi Shell tidak mencantumkan angka investasinya, sehingga angka Rp1,2 triliun dalam pemberitaan ini ditempatkan sebagai nilai yang dilaporkan media, bukan sebagai angka yang diumumkan dalam rilis resmi perusahaan.

ETH: Investasi Harus Menciptakan Efek Berganda

ETH menilai investasi industri baru harus menjadi pintu masuk bagi pengusaha nasional untuk memperoleh kontrak sebagai vendor dan mitra.

“Setiap investasi besar yang beroperasi di Indonesia harus menciptakan efek berganda bagi pengusaha nasional. ETH mendorong agar perusahaan lokal dipersiapkan menjadi pemasok barang, jasa dan kebutuhan operasional industri.”

Pabrik baru tersebut melengkapi Lubricants Oil Blending Plant (LOBP) Shell di Marunda. Setelah ekspansi pada 2022, fasilitas LOBP memiliki kapasitas hingga 300 juta liter pelumas per tahun.

Kemenperin Bidik Penguatan Produksi Dalam Negeri

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyatakan investasi tersebut dapat memperkuat basis manufaktur nasional serta mendukung kebutuhan sektor seperti manufaktur, pertambangan, transportasi dan industri lainnya. Pemerintah juga berharap Indonesia dapat berkembang menjadi basis produksi grease untuk pasar regional dan internasional.

KONTAN melaporkan Kemenperin melihat fasilitas tersebut sebagai peluang memperkuat rantai pasok nasional dan mendorong substitusi impor. Industri pengolahan nonmigas pada kuartal II 2026 tercatat tumbuh 5,32 persen secara tahunan, sedikit di atas pertumbuhan ekonomi nasional 5,29 persen.

ETH menilai arah tersebut harus ditindaklanjuti dengan memperbesar keterlibatan perusahaan Indonesia dalam ekosistem industrinya.

“Substitusi impor akan memberikan dampak lebih besar apabila bahan pendukung, kemasan, jasa teknik, perawatan, transportasi dan kebutuhan industri lainnya juga semakin banyak dipenuhi perusahaan Indonesia.”

Peluang Vendor Lokal Lebih Luas dari Produk Utama

Produksi grease membutuhkan lebih dari sekadar fasilitas manufaktur utama. Peluang bisnis dapat muncul pada kemasan drum dan pail, transportasi, pergudangan, pengelolaan fasilitas, perawatan mesin, keselamatan industri, jasa konstruksi, laboratorium, teknologi otomasi hingga layanan profesional.

Shell menjelaskan fasilitas barunya menggunakan teknologi termasuk contact reactor dan sistem terotomatisasi untuk meningkatkan fleksibilitas, efisiensi serta konsistensi proses produksi. Produk yang dihasilkan dipasarkan dengan merek Shell Gadus untuk berbagai aplikasi seperti bantalan dan roda gigi, serta digunakan pada sektor pertambangan, baja, smelter, konstruksi, manufaktur, pulp dan kertas, pembangkit listrik, hingga transportasi.

Menurut ETH, semakin kompleks kebutuhan industri tersebut, semakin besar pula peluang perusahaan nasional memasuki rantai pasok.

ETH Dorong “Local Supplier Matching Desk”

Sebagai agenda konkret, ETH mendorong pembentukan Local Supplier Matching Desk untuk memetakan perusahaan Indonesia yang memiliki kemampuan memasok kebutuhan investasi manufaktur.

Program tersebut dapat mengidentifikasi kemampuan perusahaan berdasarkan produk, kapasitas produksi, sertifikasi, wilayah operasi dan pengalaman kerja industri. Setelah itu, calon pemasok dapat dipertemukan dengan perusahaan besar melalui supplier meeting, vendor development dan business matching.

“Pengusaha lokal jangan baru mencari peluang ketika kontrak sudah dibagi. Organisasi pengusaha harus mampu mengetahui kebutuhan industri lebih awal dan mempersiapkan perusahaan anggotanya memenuhi standar calon vendor.”

Dari Pasar Domestik Menuju Basis Produksi Regional

Pada tahap awal, fasilitas GMP Marunda diarahkan memenuhi kebutuhan pasar domestik. Namun pemerintah berharap kapasitas dan daya saingnya kemudian dapat menjadikan Indonesia bagian dari basis produksi regional Shell. ([Shell Indonesia][1])

ETH menilai target ekspor tersebut penting karena industri yang tumbuh dari pasar domestik kemudian menembus pasar internasional dapat menciptakan manfaat lebih luas bagi perusahaan pendukung di Indonesia.

“Investasi yang ideal bukan hanya menggantikan impor, tetapi pada tahap berikutnya mampu menghasilkan ekspor. Ketika produk Indonesia masuk pasar regional, vendor nasional yang berada di belakangnya juga berpeluang tumbuh.”

ETH Dorong Investasi Jadi Mesin Pertumbuhan Pengusaha

Asosiasi Pengusaha Elang Tiga Hambalang menilai ukuran keberhasilan investasi harus dilihat lebih luas daripada nilai modal yang ditanamkan.

Investasi harus dinilai dari berapa banyak produksi yang tercipta, impor yang dapat dikurangi, tenaga kerja yang terserap, perusahaan lokal yang menjadi vendor dan peluang ekspor yang dihasilkan.

“ETH ingin setiap investasi menjadi mesin pertumbuhan pengusaha Indonesia. Perusahaan besar tumbuh, pemasok lokal ikut tumbuh, tenaga kerja memperoleh kesempatan dan nilai tambah semakin banyak tinggal di dalam negeri.”

Dengan beroperasinya fasilitas baru di Marunda, ETH mendorong pemerintah, investor dan organisasi pengusaha memperkuat mekanisme pemetaan vendor lokal sejak tahap awal investasi, sehingga perusahaan Indonesia tidak hanya menjadi penonton tetapi menjadi bagian langsung dari pertumbuhan industri nasional.

ASOSIASI PENGUSAHA ELANG TIGA HAMBALANG
“Pengusaha Kuat, Indonesia Maju.”

banner 336x280