EXPLORE GLOBAL

⚡ QUICK SHORTCUTS

📂 KATEGORI UTAMA

Logo

ELANG 3

GLOBAL NEWS
TERBARU
Berita Terbaru, Berita Terkini, Daerah

Perlindungan karya jurnalistik di era AI, sumber jelas dan informasi tepercaya jadi perhatian

UKURAN TEKS
✨ RINGKASAN CERDAS AI BETA

Pekanbaru, Riau — Sabtu, 10 Oktober 2026 Kementerian Komunikasi dan Digital menekankan pentingnya perlindungan karya jurnalistik di tengah perkembangan platform digital dan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Kemajuan teknologi diharapkan tetap menghormati hasil kerja jurnalis serta kebutuhan masyarakat terhadap...

(Dianalisis secara otomatis dari isi berita)

banner 336x280

Pekanbaru, Riau — Sabtu, 10 Oktober 2026 Kementerian Komunikasi dan Digital menekankan pentingnya perlindungan karya jurnalistik di tengah perkembangan platform digital dan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Kemajuan teknologi diharapkan tetap menghormati hasil kerja jurnalis serta kebutuhan masyarakat terhadap informasi yang dapat dipercaya.

Berdasarkan laporan ANTARA pada Sabtu (10/10/2026), hal tersebut disampaikan Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media Kemkomdigi, Fifi Aleyda Yahya, dalam pembukaan ASEAN Forum on the Protection of Journalistic Works in the Copyright Regime in the Digital Era di Tuban, Kabupaten Badung, Bali.

banner 468x60

Fifi menyoroti pentingnya kejelasan sumber informasi serta penghargaan terhadap jurnalis dan perusahaan media yang menghasilkan karya melalui proses profesional. Perkembangan teknologi perlu berjalan seiring dengan penghormatan terhadap karya tersebut dan kepentingan publik.

Ketua Dewan Pimpinan Kota Elang Tiga Hambalang Pekanbaru, Muflihun, S.STP., M.AP., berharap perhatian terhadap karya jurnalistik turut memperkuat kualitas informasi yang diterima masyarakat.

“Kemajuan teknologi patut dimanfaatkan untuk membantu masyarakat memperoleh informasi. Namun, sumber harus jelas, fakta harus diperiksa, dan hasil kerja jurnalis perlu dihargai. Kepercayaan masyarakat dibangun melalui pemberitaan yang dapat dipertanggungjawabkan,” kata Muflihun.

Menurutnya, penggunaan teknologi dalam penyusunan dan penyebaran berita perlu disertai tanggung jawab editorial. Kemudahan menghasilkan tulisan tidak mengurangi pentingnya pemeriksaan fakta, ketepatan konteks, dan konfirmasi kepada pihak yang diberitakan.

Ia berharap media tetap menyediakan ruang koreksi apabila ditemukan kekeliruan. Penjelasan yang terbuka mengenai perbaikan berita dinilai penting agar pembaca memperoleh informasi yang tepat.

“Kecepatan menyampaikan berita harus berjalan bersama ketelitian. Jangan sampai masyarakat menerima informasi yang tampak meyakinkan, tetapi sumber dan kebenarannya tidak jelas,” ujarnya.

Muflihun juga mengajak masyarakat membiasakan diri memeriksa asal informasi sebelum membagikannya. Judul, tanggal penerbitan, isi berita, serta sumber yang dicantumkan perlu diperhatikan agar informasi tidak dipahami di luar konteks.

Ia berharap hubungan antara media, pengembang teknologi, dan masyarakat dapat mendukung penyebaran informasi yang lebih bermutu.

“Semoga perkembangan teknologi membantu memperluas akses terhadap berita yang berkualitas. Kita ingin karya jurnalistik dihargai, masyarakat memperoleh informasi yang benar, dan ruang digital menjadi tempat yang bermanfaat bagi semua,” tutup Muflihun.

Sumber: ANTARA, “Komdigi dorong perlindungan hak cipta karya jurnalistik di era AI”, Sabtu, 10 Oktober 2026, pukul 11.19 WIB. https://www.antaranews.com/berita/5779665/komdigi-dorong-perlindungan-hak-cipta-karya-jurnalistik-di-era-ai

Redaksi: Elang Tiga Global News

Editor: Bambang

banner 336x280
Secret Link