EXPLORE GLOBAL

⚡ QUICK SHORTCUTS

📂 KATEGORI UTAMA

Logo

ELANG 3

GLOBAL NEWS
TERBARU
Berita Terbaru, Berita Terkini, Daerah, Global

Pertanian Padi Modern Disiapkan di Mamuju Tengah, Satuan Petani Elang Tiga Hambalang: Teknologi Harus Menekan Biaya dan Meningkatkan Pendapatan Petani

UKURAN TEKS
✨ RINGKASAN CERDAS AI BETA

Hambalang, Kamis 27 Agustus 2026 — Transformasi pertanian menuju sistem yang lebih modern mulai diperkuat di Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat. Pemerintah daerah bersama Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Barat melakukan koordinasi untuk mempersiapkan penerapan pertanian padi modern di...

(Dianalisis secara otomatis dari isi berita)

banner 336x280

Hambalang, Kamis 27 Agustus 2026 — Transformasi pertanian menuju sistem yang lebih modern mulai diperkuat di Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat. Pemerintah daerah bersama Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Barat melakukan koordinasi untuk mempersiapkan penerapan pertanian padi modern di wilayah tersebut.

Langkah ini menjadi bagian penting dalam menghadapi berbagai tantangan sektor pertanian, mulai dari kebutuhan peningkatan produktivitas, efisiensi biaya produksi hingga ketersediaan tenaga kerja pertanian.

banner 468x60

Modernisasi pertanian diharapkan mampu mendorong penggunaan teknologi, mekanisasi serta alat dan mesin pertanian secara lebih optimal sehingga proses budidaya padi dari pengolahan lahan hingga panen dapat berlangsung lebih cepat dan efisien.

Satuan Petani ETH: Modernisasi Jangan Hanya Soal Mesin

Menanggapi rencana tersebut, Satuan Petani Elang Tiga Hambalang (ETH) menyatakan mendukung modernisasi pertanian sepanjang manfaatnya benar-benar dirasakan oleh petani.

Menurut Satuan Petani ETH, ukuran keberhasilan pertanian modern bukan sekadar banyaknya alat dan mesin yang ditempatkan di suatu daerah. Modernisasi harus mampu menurunkan biaya produksi, mempercepat pekerjaan, meningkatkan hasil panen dan pada akhirnya memperbesar pendapatan petani.

“Kami mendukung modernisasi pertanian. Tetapi teknologi jangan hanya menjadi pajangan atau proyek pengadaan. Mesin harus bekerja di sawah, membantu petani menghemat biaya dan tenaga, meningkatkan produktivitas, serta memberikan keuntungan yang lebih baik kepada petani.”

Regenerasi Petani Menjadi Tantangan

Satuan Petani Elang Tiga Hambalang menilai mekanisasi juga penting untuk menjawab persoalan berkurangnya tenaga kerja pertanian dan regenerasi petani.

Pertanian yang masih identik dengan pekerjaan berat dan pendapatan tidak pasti dapat membuat generasi muda kurang tertarik masuk ke sektor tersebut. Penggunaan teknologi dapat membuat pekerjaan pertanian lebih efisien sekaligus membuka ruang bagi munculnya petani muda yang memiliki kemampuan mengoperasikan mesin, teknologi digital dan sistem pertanian presisi.

Karena itu, modernisasi perlu disertai pelatihan, bukan sekadar penyerahan peralatan.

Petani Kecil Harus Mendapat Akses

Satuan Petani ETH mengingatkan agar modernisasi tidak hanya dapat dinikmati perusahaan besar atau kelompok tertentu.

Kelompok tani kecil juga harus memperoleh akses terhadap traktor, mesin tanam, alat panen, pompa, teknologi pemupukan dan peralatan pascapanen.

Salah satu mekanisme yang dapat diperkuat adalah pengelolaan alsintan secara bersama melalui kelompok tani, koperasi maupun unit pelayanan jasa alsintan. Dengan demikian, petani tidak harus membeli mesin secara individual dengan biaya tinggi.

Lima Langkah Modernisasi Pertanian

Satuan Petani Elang Tiga Hambalang mendorong lima langkah agar program pertanian modern memberikan manfaat nyata: memetakan kebutuhan teknologi berdasarkan kondisi lahan; menyediakan alsintan sesuai kebutuhan petani; memberikan pelatihan operator dan teknisi; memastikan perawatan serta ketersediaan suku cadang; dan mengukur apakah penggunaan teknologi benar-benar menurunkan biaya sekaligus meningkatkan pendapatan petani.

Digitalisasi juga dapat dikembangkan untuk memberikan informasi mengenai cuaca, harga komoditas, jadwal tanam, kebutuhan pupuk hingga potensi serangan organisme pengganggu tanaman.

Teknologi Harus Berujung pada Kesejahteraan

Menurut Satuan Petani ETH, Indonesia membutuhkan pertanian yang semakin maju agar mampu mempertahankan produksi pangan sekaligus menghadapi perubahan iklim dan meningkatnya kebutuhan masyarakat.

Namun petani harus tetap menjadi pusat dari transformasi tersebut.

“Pertanian modern bukan berarti menggantikan petani. Pertanian modern adalah memberikan petani alat yang lebih baik untuk bekerja. Teknologi harus membuat pekerjaan lebih ringan, produksi meningkat, biaya lebih efisien dan petani semakin sejahtera,” demikian pendapat Satuan Petani Elang Tiga Hambalang.

Satuan Petani ETH berharap persiapan pertanian padi modern di Mamuju Tengah dapat menjadi model pengembangan pertanian yang menggabungkan teknologi, produktivitas dan kesejahteraan petani, serta dapat direplikasi di berbagai sentra pangan Indonesia.

Sumber: laporan mengenai koordinasi penerapan pertanian padi modern di Mamuju Tengah oleh Balai Penerapan Modernisasi Pertanian Sulawesi Barat.

banner 336x280