RAPBN 2027 Perkuat Coretax dan Insentif Investasi, Pengusaha ETH: Kepastian Pajak Harus Sejalan dengan Kemudahan Berusaha
HAMBALANG, 29 AGUSTUS 2026 β Asosiasi Pengusaha Elang Tiga Hambalang menilai arah kebijakan fiskal dalam RAPBN 2027 harus mampu menjaga keseimbangan antara kebutuhan negara memperkuat penerimaan dengan kebutuhan dunia usaha memperoleh kepastian perpajakan, administrasi yang sederhana, insentif investasi, dan ruang...
(Dianalisis secara otomatis dari isi berita)
HAMBALANG, 29 AGUSTUS 2026 β Asosiasi Pengusaha Elang Tiga Hambalang menilai arah kebijakan fiskal dalam RAPBN 2027 harus mampu menjaga keseimbangan antara kebutuhan negara memperkuat penerimaan dengan kebutuhan dunia usaha memperoleh kepastian perpajakan, administrasi yang sederhana, insentif investasi, dan ruang ekspansi yang sehat.
Pemerintah dalam pembahasan RAPBN 2027 menegaskan strategi optimalisasi pendapatan negara akan dilakukan melalui peningkatan kepatuhan, perluasan basis pajak, penguatan sistem Coretax, optimalisasi penerimaan dari sumber daya alam, serta pemberian insentif fiskal secara terukur untuk mendorong investasi dan pertumbuhan ekonomi.
Asosiasi Pengusaha Elang Tiga Hambalang menilai arah tersebut pada prinsipnya positif.
Namun reformasi pajak tidak boleh berhenti pada peningkatan penerimaan. Sistem perpajakan juga harus membuat dunia usaha lebih mudah berkembang, lebih pasti dalam menghitung biaya, dan lebih berani melakukan investasi.
PENGUSAHA BUTUH KEPASTIAN, BUKAN KETIDAKPASTIAN
Bagi dunia usaha, pajak adalah bagian dari struktur biaya.
Ketika perusahaan akan membuka cabang, membangun pabrik, membeli mesin, merekrut pekerja, atau meningkatkan kapasitas produksi, pengusaha harus dapat menghitung kewajibannya secara jelas.
Karena itu, Asosiasi Pengusaha Elang Tiga Hambalang mendorong agar kebijakan pajak 2027 dibuat konsisten dan dapat diprediksi.
Perubahan aturan yang terlalu cepat dapat membuat perusahaan menunda keputusan investasi.
Kepastian hukum perpajakan sama pentingnya dengan besarnya insentif investasi.
CORETAX HARUS MEMPERMUDAH PENGUSAHA
Penguatan Coretax menjadi salah satu bagian penting dari reformasi administrasi perpajakan.
Asosiasi Pengusaha Elang Tiga Hambalang mendukung digitalisasi sistem perpajakan selama benar-benar memberikan kemudahan.
Sistem harus:
- stabil;
- cepat;
- mudah digunakan;
- transparan;
- dan terintegrasi.
Pengusaha seharusnya tidak perlu berpindah-pindah sistem untuk mengurus kewajiban yang saling berkaitan.
UMKM BUTUH PENDAMPINGAN KHUSUS
Perusahaan besar biasanya mempunyai bagian keuangan, akuntan, atau konsultan.
UMKM tidak selalu mempunyai sumber daya tersebut.
Karena itu, Asosiasi mendorong agar penguatan Coretax diikuti dengan pendampingan khusus untuk usaha mikro dan kecil.
UMKM perlu dibantu memahami:
- cara membuat akun;
- penggunaan sistem;
- pembayaran pajak;
- pelaporan;
- pembetulan data;
- dan administrasi dasar perpajakan.
Digitalisasi jangan menjadi hambatan baru bagi pelaku usaha yang belum terbiasa dengan teknologi.
PERLUAS BASIS PAJAK DENGAN MEMPERBESAR BASIS PENGUSAHA
Asosiasi Pengusaha Elang Tiga Hambalang menilai perluasan basis pajak merupakan langkah yang wajar.
Namun cara terbaik memperbesar basis pajak adalah memperbesar jumlah pengusaha yang sehat.
Semakin banyak perusahaan tumbuh, semakin banyak pelaku ekonomi formal.
Semakin banyak UMKM naik kelas, semakin luas basis penerimaan negara.
Karena itu, strategi pajak harus berjalan bersama dengan strategi:
investasi β pembiayaan β industrialisasi β digitalisasi β kewirausahaan.
Negara tidak hanya membutuhkan wajib pajak.
Negara membutuhkan wajib pajak yang usahanya sehat dan berkembang.
JANGAN TERUS MEMBEBANI YANG SUDAH PATUH
Asosiasi mengingatkan agar peningkatan penerimaan tidak hanya berfokus pada kelompok wajib pajak yang selama ini sudah tertib.
Pelaku usaha formal yang patuh tidak boleh terus menjadi sasaran paling mudah.
Pemanfaatan data dan sistem digital harus digunakan untuk memperluas kepatuhan secara adil.
Dengan demikian, beban penerimaan negara lebih merata.
INSENTIF INVESTASI HARUS BENAR-BENAR TERJANGKAU
Pemerintah juga menempatkan insentif fiskal sebagai salah satu instrumen untuk mendorong investasi.
Asosiasi Pengusaha Elang Tiga Hambalang mendukung kebijakan tersebut, tetapi mendorong agar insentif tidak hanya mudah diakses perusahaan besar.
Perusahaan menengah dan industri nasional yang ingin meningkatkan kapasitas juga harus memperoleh peluang.
Insentif dapat diarahkan untuk:
- pembangunan pabrik;
- pembelian mesin;
- hilirisasi;
- riset dan teknologi;
- ekspor;
- energi;
- dan penciptaan lapangan kerja.
INSENTIF HARUS PUNYA DAMPAK YANG TERUKUR
Asosiasi menilai setiap insentif fiskal harus mempunyai indikator keberhasilan.
Misalnya:
berapa investasi baru tercipta;
berapa tenaga kerja diserap;
berapa kapasitas produksi bertambah;
berapa ekspor meningkat;
dan berapa perusahaan lokal masuk rantai pasok.
Dengan demikian, negara dapat menilai apakah insentif benar-benar menghasilkan manfaat ekonomi.
PENGUSAHA DAERAH JUGA HARUS DAPAT INSENTIF
Asosiasi Pengusaha Elang Tiga Hambalang mendorong kebijakan fiskal untuk mendorong investasi di luar pusat ekonomi utama.
Indonesia membutuhkan lebih banyak pusat pertumbuhan baru.
Pengusaha di daerah harus memperoleh kepastian serta fasilitas yang sama untuk melakukan investasi.
Insentif dapat digunakan untuk mendorong pembangunan industri di wilayah yang memiliki:
- bahan baku;
- tenaga kerja;
- lahan;
- dan potensi pasar.
Dengan cara tersebut, investasi tidak hanya terpusat di kota besar.
PAJAK DAN INVESTASI TIDAK BOLEH BERJALAN SENDIRI-SENDIRI
Asosiasi menilai kebijakan pajak dan investasi harus terintegrasi.
Jika pemerintah mengundang investor, kepastian pajak harus tersedia.
Jika pemerintah ingin industri berkembang, tarif dan administrasi harus kompetitif.
Jika pemerintah ingin UMKM naik kelas, formalitas usaha harus mudah.
Setiap kebijakan harus saling mendukung.
CORETAX BISA MENINGKATKAN TRANSPARANSI
Sistem perpajakan digital yang baik dapat memberikan manfaat besar.
Data menjadi lebih terintegrasi.
Proses administrasi lebih cepat.
Duplikasi dapat dikurangi.
Dan pengawasan menjadi lebih akurat.
Asosiasi Pengusaha Elang Tiga Hambalang mendukung pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan transparansi.
Namun sistem digital juga harus mempunyai mekanisme koreksi yang mudah apabila terjadi kesalahan.
PENGUSAHA HARUS BISA MELIHAT STATUS SECARA REAL TIME
Asosiasi mendorong Coretax memberikan informasi yang jelas mengenai status administrasi.
Pengusaha perlu mengetahui:
- apakah laporan diterima;
- apakah pembayaran tercatat;
- apakah permohonan sedang diproses;
- dan apakah ada kewajiban yang belum dipenuhi.
Transparansi tersebut dapat mengurangi ketidakpastian.
PERLINDUNGAN DATA WAJIB DIPERKUAT
Coretax akan mengelola data dalam jumlah sangat besar.
Karena itu, keamanan data menjadi isu yang sangat penting.
Asosiasi Pengusaha Elang Tiga Hambalang mendorong pemerintah memastikan perlindungan terhadap data perusahaan dan wajib pajak.
Akses harus dibatasi.
Sistem harus tahan terhadap kebocoran.
Dan setiap insiden harus ditangani secara transparan.
SENGKETA PAJAK HARUS DISELESAIKAN CEPAT
Asosiasi juga mendorong penyelesaian sengketa pajak yang lebih cepat.
Pengusaha tidak boleh menghadapi ketidakpastian selama bertahun-tahun.
Proses keberatan dan banding harus mempunyai standar waktu dan pelayanan yang jelas.
Kepastian penyelesaian sangat penting terutama bagi perusahaan yang mempunyai nilai transaksi besar.
PENGUSAHA ETH DORONG ENAM AGENDA PAJAK PRO-INVESTASI
Asosiasi Pengusaha Elang Tiga Hambalang mendorong enam agenda utama:
- Pastikan aturan pajak stabil dan dapat diprediksi.
- Jadikan Coretax sederhana, stabil, aman, dan mudah digunakan.
- Berikan pendampingan khusus bagi UMKM.
- Perluas basis pajak melalui pertumbuhan pengusaha, bukan hanya peningkatan beban yang sudah patuh.
- Buka akses insentif investasi secara transparan bagi perusahaan nasional dan daerah.
- Ukur insentif fiskal dari investasi, pekerjaan, produksi, dan ekspor yang tercipta.
PENGUSAHA ETH: PENERIMAAN NEGARA KUAT HARUS DATANG DARI EKONOMI YANG KUAT
Asosiasi Pengusaha Elang Tiga Hambalang menilai penerimaan pajak yang sehat sangat penting untuk membiayai pembangunan.
Namun fondasi penerimaan yang paling kuat adalah ekonomi yang berkembang.
Ketika pengusaha tumbuh:
omzet meningkat;
keuntungan meningkat;
tenaga kerja bertambah;
dan penerimaan pajak ikut meningkat.
βKepastian pajak harus sejalan dengan kemudahan berusaha. Jangan hanya membangun sistem yang kuat untuk menagih pajak, bangun juga ekosistem yang membuat pengusaha semakin besar dan semakin mampu berkontribusi kepada negara.β





