EXPLORE GLOBAL

⚡ QUICK SHORTCUTS

📂 KATEGORI UTAMA

Logo

ELANG 3

GLOBAL NEWS
TERBARU
Berita Terbaru, Berita Terkini, Daerah

Riau laporkan karhutla padam, kewaspadaan di Pekanbaru tetap dijaga

UKURAN TEKS
✨ RINGKASAN CERDAS AI BETA

Pekanbaru, Riau — Senin, 5 Oktober 2026 Pemerintah Provinsi Riau melaporkan titik kebakaran hutan dan lahan yang sebelumnya menyala telah padam. Namun, kabut asap masih menyelimuti sejumlah wilayah pada Senin (5/10/2026), sehingga pemantauan dan kesiagaan petugas tetap dilanjutkan. Kepala Badan...

(Dianalisis secara otomatis dari isi berita)

banner 336x280

Pekanbaru, Riau — Senin, 5 Oktober 2026 Pemerintah Provinsi Riau melaporkan titik kebakaran hutan dan lahan yang sebelumnya menyala telah padam. Namun, kabut asap masih menyelimuti sejumlah wilayah pada Senin (5/10/2026), sehingga pemantauan dan kesiagaan petugas tetap dilanjutkan.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran Riau, M Edy Afrizal, menyampaikan bahwa hujan telah turun hampir merata di wilayah Riau. Menurut keterangannya dalam publikasi Media Center Riau, kondisi tersebut disertai laporan tidak adanya lagi titik karhutla yang aktif.

banner 468x60

Edy menduga kabut asap yang masih terlihat berasal dari provinsi lain. Dugaan tersebut dikaitkan dengan banyaknya titik api yang dilaporkan di Sumatera Selatan. Keterangan ini merupakan penjelasan BPBD Damkar Riau, bukan hasil penelusuran mandiri redaksi terhadap asal asap.

Meski kebakaran dilaporkan padam, petugas tetap disiagakan untuk memantau daerah rawan. BPBD Damkar Riau juga mengingatkan masyarakat agar tidak membuka ataupun membersihkan lahan dengan cara membakar.

Ketua Dewan Pimpinan Kota Elang Tiga Hambalang Pekanbaru, Muflihun, S.STP., M.AP., berharap perkembangan tersebut menjadi penyemangat untuk menjaga lingkungan secara berkelanjutan.

“Kita berharap kondisi ini terus membaik. Upaya petugas perlu diikuti kepedulian bersama dengan tidak membakar lahan maupun sampah, serta menyampaikan informasi melalui saluran resmi apabila menemukan tanda kebakaran,” kata Muflihun.

Menurutnya, kewaspadaan dapat dimulai dari lingkungan terdekat. Komunikasi antara warga, pengurus lingkungan, dan instansi terkait perlu dijaga agar informasi mengenai potensi kebakaran dapat segera diteruskan kepada petugas.

Ia juga mengajak masyarakat mengikuti pembaruan informasi resmi dan tidak menyebarkan kabar yang belum jelas sumbernya. Informasi yang tepat akan membantu warga memahami keadaan tanpa menimbulkan keresahan.

“Menjaga lingkungan membutuhkan ketekunan dan kebersamaan. Semoga Pekanbaru dan seluruh wilayah Riau semakin nyaman, dengan masyarakat yang saling peduli serta tetap menjaga kewaspadaan,” tutup Muflihun.

Sumber: Media Center Pemerintah Provinsi Riau, “Riau Nihil Karhutla, Namun Masih Diselimuti Kabut Asap”, 5 Oktober 2026.

Redaksi: Elang Tiga Global News
Editor: Bambang

banner 336x280
Secret Link