EXPLORE GLOBAL

⚡ QUICK SHORTCUTS

📂 KATEGORI UTAMA

Logo

ELANG 3

GLOBAL NEWS
TERBARU
Berita Terbaru, Berita Terkini, Global

IKM Logam Didorong Masuk Rantai Pasok Industri Besar, Asosiasi Pengusaha ETH Siap Petakan Vendor Lokal Berkualitas

UKURAN TEKS
✨ RINGKASAN CERDAS AI BETA

Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat — 19 September 2026. Asosiasi Pengusaha Elang Tiga Hambalang mendorong industri kecil dan menengah (IKM) sektor logam dan permesinan meningkatkan standar mutu, produktivitas serta tata kelola agar semakin banyak perusahaan nasional mampu menjadi pemasok industri...

(Dianalisis secara otomatis dari isi berita)

banner 336x280

Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat — 19 September 2026. Asosiasi Pengusaha Elang Tiga Hambalang mendorong industri kecil dan menengah (IKM) sektor logam dan permesinan meningkatkan standar mutu, produktivitas serta tata kelola agar semakin banyak perusahaan nasional mampu menjadi pemasok industri besar.

Dorongan tersebut sejalan dengan program Kementerian Perindustrian yang memperkuat kemampuan IKM logam dan permesinan, termasuk melalui fasilitasi penerapan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015. Standardisasi menjadi salah satu instrumen untuk meningkatkan daya saing dan kesiapan IKM memasuki rantai pasok industri.

banner 468x60

ETH: UMKM Harus Naik Kelas Menjadi Vendor Industri

Asosiasi Pengusaha Elang Tiga Hambalang menilai kebijakan pemberdayaan UMKM dan IKM perlu semakin diarahkan pada penciptaan hubungan bisnis jangka panjang.

IKM tidak cukup hanya mendapatkan pelatihan. Pelaku usaha perlu dipersiapkan sampai mampu memenuhi persyaratan teknis, kualitas, volume produksi, ketepatan waktu dan tata kelola yang dituntut perusahaan pembeli.

“Pemberdayaan UMKM jangan berhenti pada bantuan modal dan pelatihan. Kita harus mempersiapkan pengusaha kecil dan menengah menjadi vendor industri besar. Ketika IKM memperoleh kontrak dan pesanan berkelanjutan, usaha akan berkembang secara lebih sehat.”

Standardisasi Jadi Kunci

Untuk menjadi pemasok industri besar, perusahaan harus mampu menjaga konsistensi produk. Bagi IKM logam dan permesinan, tuntutan tersebut dapat mencakup spesifikasi teknis, sistem pengendalian mutu, kemampuan produksi, keselamatan kerja serta ketepatan pengiriman.

Karena itu, ETH mendorong anggotanya mulai melihat sertifikasi dan standardisasi sebagai investasi untuk mendapatkan pasar, bukan sekadar kewajiban administratif.

“Sertifikasi harus menghasilkan peluang bisnis. Setelah pengusaha memenuhi standar, langkah berikutnya adalah mempertemukan mereka dengan perusahaan yang membutuhkan produk dan jasa tersebut.”

ETH Siapkan Database Vendor Nasional

Sebagai langkah konkret, Asosiasi Pengusaha Elang Tiga Hambalang mendorong pembentukan ETH National Vendor & Supply Chain Database.

Database tersebut dapat memetakan perusahaan anggota berdasarkan sektor usaha, lokasi, kapasitas produksi, mesin dan teknologi yang dimiliki, jumlah tenaga kerja, sertifikasi, pengalaman proyek serta kemampuan memenuhi pesanan.

Pengusaha dapat dikelompokkan dalam bidang logam dan permesinan, konstruksi, komponen otomotif, elektronik, material bangunan, kemasan, logistik, jasa pemeliharaan hingga berbagai jasa pendukung industri.

Perusahaan Besar Dipertemukan dengan Pengusaha Daerah

Tahap berikutnya adalah menyelenggarakan ETH Vendor Business Matching dengan mengundang perusahaan besar dan investor untuk menyampaikan kebutuhan barang dan jasa mereka.

ETH kemudian dapat mempertemukan kebutuhan tersebut dengan anggota yang memenuhi persyaratan.

Skemanya diarahkan menjadi:

Pemetaan IKM → peningkatan kualitas → standardisasi/sertifikasi → database vendor → kebutuhan perusahaan besar → business matching → uji vendor → kontrak/purchase order → peningkatan kapasitas.

“ETH ingin mengubah hubungan antara perusahaan besar dan UMKM menjadi hubungan bisnis yang konkret. Perusahaan besar membutuhkan pemasok, sementara pengusaha daerah membutuhkan pasar. Organisasi pengusaha harus mampu mempertemukan keduanya.”

Buka Peluang di Proyek Investasi

Program tersebut juga dapat dikaitkan dengan masuknya investasi baru di berbagai daerah. Setiap pembangunan pabrik atau kawasan industri membutuhkan kontraktor, pemasok komponen, transportasi, pergudangan, katering, keamanan, pemeliharaan dan berbagai layanan pendukung.

Asosiasi Pengusaha Elang Tiga Hambalang mendorong agar pengusaha lokal yang kompeten memperoleh kesempatan mengikuti proses pengadaan secara transparan dan memenuhi persyaratan yang berlaku.

“Setiap investasi yang masuk ke Indonesia harus memberikan efek berganda. Pengusaha lokal yang memenuhi standar harus dipersiapkan agar dapat mengambil bagian dalam rantai pasok, sehingga investasi juga menciptakan pertumbuhan usaha dan lapangan kerja di daerah.”

ETH Dorong Gerakan 1.000 Vendor Naik Kelas

Sebagai sasaran jangka menengah, ETH mendorong Gerakan 1.000 Vendor Indonesia Naik Kelas.

Program tersebut dapat dilakukan melalui kolaborasi dengan Kementerian Perindustrian, pemerintah daerah, lembaga standardisasi, perbankan, BUMN dan perusahaan swasta.

Tujuan akhirnya bukan sekadar menambah jumlah UMKM, tetapi melahirkan perusahaan nasional yang mempunyai standar, pasar, kontrak dan kemampuan tumbuh menjadi industri menengah bahkan besar.

“Pengusaha Indonesia harus naik kelas dari penjual menjadi pemasok, dari pemasok menjadi produsen, dan dari produsen lokal menjadi bagian dari rantai pasok nasional serta global. Itulah transformasi pengusaha yang ingin diperjuangkan Asosiasi Pengusaha Elang Tiga Hambalang.”

banner 336x280