EXPLORE GLOBAL

⚡ QUICK SHORTCUTS

📂 KATEGORI UTAMA

Logo

ELANG 3

GLOBAL NEWS
TERBARU
Berita Terbaru, Berita Terkini, Global

BMKG: Gelombang 2,1 Meter dan Hembusan Angin hingga 18 Knot di Perairan Pesisir Selatan, Satuan Nelayan ETH Minta Kapal Kecil Tingkatkan Kewaspadaan

UKURAN TEKS
✨ RINGKASAN CERDAS AI BETA

Hambalang, Kabupaten Bogor — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan gelombang sekitar 2,1 meter di Perairan Pesisir Selatan pada hari ini, 21 September 2026. BMKG mengategorikan kondisi tersebut sebagai gelombang sedang dan secara resmi meminta pengguna perairan berhati-hati serta...

(Dianalisis secara otomatis dari isi berita)

banner 336x280

Hambalang, Kabupaten Bogor — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan gelombang sekitar 2,1 meter di Perairan Pesisir Selatan pada hari ini, 21 September 2026. BMKG mengategorikan kondisi tersebut sebagai gelombang sedang dan secara resmi meminta pengguna perairan berhati-hati serta mengikuti arahan otoritas setempat.

Fakta resmi BMKG hari ini

Prakiraan BMKG yang berlaku 21 September pukul 00.00 hingga 24 September pukul 00.00 menunjukkan tinggi gelombang sekitar 2,1 meter sejak dini hari hingga sore. Pada malam hari, gelombang diprakirakan berangsur turun menjadi sekitar 2,0–1,9 meter.

banner 468x60

Angin rata-rata pada hari ini berada sekitar 5–9 knot, tetapi BMKG mencatat hembusan sesaat atau gust dapat mencapai 18 knot pada sekitar pukul 10.00–12.00. Hujan ringan juga diprakirakan berlangsung pada sebagian periode siang hingga malam.

Untuk 22 September, kondisi diprakirakan mulai membaik secara bertahap dengan gelombang sekitar 1,6–1,9 meter, meski masih berada pada kategori sedang.

Dampak bagi nelayan kecil

Kondisi gelombang 2,1 meter tidak masuk kategori gelombang tinggi, tetapi tetap perlu diperhatikan oleh perahu dan kapal nelayan berukuran kecil, terlebih ketika terjadi hembusan angin yang lebih kuat.

Dalam pedoman keselamatan yang pernah disampaikan BMKG, perahu nelayan perlu meningkatkan kewaspadaan ketika kecepatan angin melampaui sekitar 15 knot dan tinggi gelombang melebihi 1,25 meter. Kondisi prakiraan hari ini memperlihatkan bahwa pada beberapa jam, hembusan angin dapat melampaui batas tersebut.

Potensi dampaknya mencakup bertambahnya risiko kapal kehilangan kestabilan, aktivitas pemasangan atau pengangkatan jaring menjadi lebih sulit, meningkatnya konsumsi bahan bakar, serta perubahan jadwal keberangkatan.

Bagian tersebut merupakan analisis Satuan Nelayan Elang Tiga Hambalang berdasarkan data BMKG, bukan laporan bahwa kecelakaan telah terjadi hari ini.

Satuan Nelayan ETH: kondisi “sedang” bukan berarti boleh diabaikan

Satuan Nelayan Elang Tiga Hambalang menilai nelayan perlu melihat kombinasi antara tinggi gelombang, angin, hembusan maksimum, hujan, kondisi kapal dan kemampuan awak, bukan hanya melihat label kategori gelombang.

“Gelombang sedang tetap dapat menjadi risiko serius bagi kapal kecil. Nelayan harus memeriksa informasi BMKG sebelum berangkat dan tidak memaksakan melaut apabila kondisi kapal maupun awak tidak memungkinkan.”

Satuan Nelayan ETH mendorong agar informasi prakiraan maritim disampaikan langsung melalui TPI, pelabuhan, kelompok nelayan, penyuluh perikanan dan pemerintah desa pesisir sehingga nelayan dapat mengambil keputusan sebelum kapal meninggalkan daratan.

Yang perlu dikawal Satuan Nelayan ETH

Perhatian perlu diarahkan pada ketersediaan jaket keselamatan, radio atau telepon komunikasi, navigasi/GPS, pemeriksaan mesin dan kapal, informasi cuaca sebelum keberangkatan serta sistem pencatatan kapal yang berangkat dan kembali.

Selain keselamatan, kondisi laut juga mempunyai sisi ekonomi. Nelayan yang harus mengurangi atau membatalkan perjalanan akan kehilangan hari kerja. Karena itu, Satuan Nelayan ETH menilai kebijakan perlindungan nelayan perlu menggabungkan keselamatan laut, jaminan sosial dan perlindungan ekonomi ketika cuaca membatasi aktivitas melaut.

Fakta — Pernyataan — Analisis

Fakta: BMKG memprakirakan gelombang sekitar 2,1 meter di Perairan Pesisir Selatan pada 21 September 2026, dengan kondisi berangsur menjadi sekitar 1,9 meter pada malam hari.

Informasi resmi BMKG: hembusan angin pada beberapa jam dapat mencapai sekitar 18 knot, sementara hujan ringan diprakirakan terjadi sejak menjelang siang hingga malam.

Konteks keselamatan: BMKG sebelumnya mengingatkan perahu nelayan berisiko ketika angin melebihi 15 knot dan gelombang melebihi 1,25 meter.

Analisis Satuan Nelayan ETH: nelayan kecil perlu memperoleh informasi cuaca yang cepat, peralatan keselamatan yang memadai serta perlindungan ketika kondisi laut membuat mereka tidak dapat bekerja.

banner 336x280