EXPLORE GLOBAL

⚡ QUICK SHORTCUTS

📂 KATEGORI UTAMA

Logo

ELANG 3

GLOBAL NEWS
TERBARU
Berita Terbaru, Berita Terkini, Daerah

Banten raih tiga penghargaan nasional, ETH Banten tekankan penguatan inflasi dan digitalisasi daerah

UKURAN TEKS
✨ RINGKASAN CERDAS AI BETA

SERANG, BANTEN — Jumat, 25 September 2026 — Provinsi Banten mencatat tiga capaian tingkat nasional dalam rangkaian Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) x Indonesia Fintech Summit & Expo (IFSE) 2026 serta agenda pengendalian inflasi dan percepatan digitalisasi daerah. Tiga...

(Dianalisis secara otomatis dari isi berita)

banner 336x280

SERANG, BANTEN — Jumat, 25 September 2026 — Provinsi Banten mencatat tiga capaian tingkat nasional dalam rangkaian Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) x Indonesia Fintech Summit & Expo (IFSE) 2026 serta agenda pengendalian inflasi dan percepatan digitalisasi daerah.

Tiga daerah yang mencatatkan prestasi tersebut adalah Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang Selatan, dan Kota Serang. Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang Selatan meraih posisi terbaik pada kategori Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD), sementara Kota Serang meraih posisi terbaik pada kategori Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID).

banner 468x60

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten, Sofwan Kurnia, menyebut capaian tersebut menunjukkan kinerja pemerintah kabupaten dan kota di Banten telah memenuhi standar nasional.

Berdasarkan keterangan Pemerintah Provinsi Banten, trofi penghargaan diserahkan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Capaian tersebut menjadi salah satu indikator perkembangan digitalisasi daerah sekaligus upaya pengendalian inflasi di Banten.

Ekonomi digital Banten terus berkembang

Gubernur Banten Andra Soni mengatakan perkembangan ekonomi digital di Provinsi Banten telah berada dalam kategori tinggi secara nasional. Pemerintah Provinsi Banten berkomitmen melanjutkan penguatan ekosistem ekonomi digital dan memperluas manfaatnya ke berbagai wilayah.

Pemprov Banten juga menyampaikan apresiasi terhadap pendampingan Bank Indonesia dalam pengembangan ekonomi digital daerah, termasuk atas capaian Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang Selatan.

Sementara itu, Sofwan Kurnia mengatakan pengembangan layanan digital selanjutnya perlu semakin menjangkau wilayah Banten bagian selatan, khususnya Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Lebak.

Pemerataan tersebut penting agar transformasi digital tidak hanya berkembang di pusat-pusat ekonomi utama, tetapi juga memberikan manfaat terhadap pelayanan publik dan kegiatan ekonomi masyarakat di seluruh wilayah Banten.

Pengendalian inflasi berkaitan dengan daya beli

Selain digitalisasi, pengendalian inflasi menjadi salah satu agenda penting pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

Bank Indonesia mencatat inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) nasional pada Agustus 2026 sebesar 3,19 persen secara tahunan atau year-on-year. Sementara inflasi kelompok volatile food atau harga pangan bergejolak tercatat sebesar 4,06 persen secara tahunan.

Angka tersebut masih berada dalam kisaran sasaran inflasi 2026 sebesar 2,5±1 persen.

Sinergi pemerintah dan Bank Indonesia melalui Tim Pengendalian Inflasi Pusat (TPIP) serta Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) terus diperkuat untuk menjaga stabilitas harga, terutama komoditas pangan yang berpengaruh langsung terhadap pengeluaran masyarakat.

Karena itu, kinerja TPID tidak hanya berkaitan dengan capaian administratif maupun penghargaan, tetapi juga menyangkut kemampuan daerah menjaga ketersediaan pasokan, keterjangkauan harga, kelancaran distribusi, dan daya beli masyarakat.

Transformasi ekonomi dan keuangan digital nasional

FEKDI x IFSE 2026 berlangsung di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, pada 24–26 September 2026.

Kegiatan tersebut menjadi forum kolaborasi Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian serta industri sistem pembayaran dan teknologi finansial untuk mempercepat transformasi ekonomi dan keuangan digital Indonesia.

Agenda transformasi ekonomi dan keuangan digital tersebut berjalan dalam konteks kebijakan nasional pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang antara lain menempatkan peningkatan produktivitas, efisiensi, dan daya saing perekonomian sebagai bagian dari agenda pembangunan nasional.

Namun, tiga capaian yang diterima daerah di Banten merupakan hasil penilaian dalam agenda TPID dan TP2DD. Penghargaan tersebut bukan penghargaan yang diberikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.

Bank Indonesia mencatat perkembangan penggunaan infrastruktur pembayaran digital nasional terus meningkat. Jumlah pengguna QRIS telah mencapai 69,32 juta dengan 47,11 juta merchant.

Sementara itu, volume transaksi ritel melalui BI-FAST mencapai 549 juta transaksi dengan nilai mencapai Rp1.346 triliun.

James Makapedua: penghargaan harus berujung pada manfaat bagi masyarakat

Ketua Dewan Pimpinan Provinsi Elang Tiga Hambalang Banten, James Makapedua, S.E., menilai capaian tiga daerah di Banten tersebut perlu diterjemahkan menjadi peningkatan pelayanan publik dan manfaat ekonomi yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Penghargaan tentu menjadi catatan positif bagi daerah. Setelah itu, yang lebih penting adalah bagaimana pengendalian inflasi benar-benar mampu menjaga daya beli masyarakat dan digitalisasi membuat pelayanan pemerintah serta kegiatan ekonomi masyarakat semakin mudah,” ujar James Makapedua.

Menurut James, transformasi digital juga perlu membuka ruang yang semakin luas bagi UMKM, koperasi, dan pelaku usaha lokal untuk berkembang.

“Digitalisasi jangan berhenti pada transaksi atau administrasi pemerintahan. UMKM di Banten harus semakin mudah masuk pasar digital, mendapatkan akses pembayaran, memperluas konsumen, dan meningkatkan usahanya,” katanya.

James juga menilai pemerataan menjadi tantangan berikutnya agar perkembangan ekonomi digital tidak hanya terkonsentrasi di Tangerang Raya.

“Pandeglang, Lebak, Kabupaten Serang, dan wilayah lainnya harus terus diperkuat. Infrastruktur, literasi digital, dan akses pelaku UMKM perlu berjalan bersama agar transformasi ekonomi memberikan manfaat yang lebih merata,” lanjutnya.

Dari penghargaan menuju hasil nyata

Capaian Kota Serang pada bidang pengendalian inflasi serta Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang Selatan pada digitalisasi daerah memberikan indikator terhadap kinerja pemerintah daerah pada dua sektor strategis tersebut.

Tantangan berikutnya adalah mempertahankan capaian sekaligus memperluas dampaknya bagi masyarakat.

Bank Indonesia menempatkan percepatan digitalisasi sebagai bagian dari upaya meningkatkan efisiensi transaksi dan tata kelola, memperluas inklusi ekonomi dan keuangan, serta memperkuat ekosistem ekonomi digital. Pada saat yang sama, sinergi pengendalian inflasi diarahkan untuk menjaga stabilitas harga sebagai salah satu fondasi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Bagi Banten, capaian tersebut menjadi momentum untuk memastikan transformasi digital dan pengendalian inflasi menghasilkan pelayanan publik yang semakin efisien, stabilitas harga yang lebih terjaga, serta peluang ekonomi yang semakin luas bagi UMKM, koperasi, dan pelaku usaha daerah.

Sumber: Pemerintah Provinsi Banten, Bank Indonesia, ANTARA Banten
Redaksi: Elang Tiga Global News

banner 336x280
Secret Link