EXPLORE GLOBAL

⚡ QUICK SHORTCUTS

📂 KATEGORI UTAMA

Logo

ELANG 3

GLOBAL NEWS
TERBARU
Berita Terbaru, Berita Terkini, Global

BMKG Peringatkan Gelombang Tinggi di Perairan Sumatera Utara, Nelayan Nias–Kepulauan Batu Diminta Tingkatkan Kewaspadaan

UKURAN TEKS
✨ RINGKASAN CERDAS AI BETA

Hambalang, Kabupaten Bogor — Senin, 28 September 2026 Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) masih memberlakukan peringatan gelombang tinggi di sejumlah perairan Sumatera Utara hingga 30 September 2026. Peringatan terutama mencakup perairan barat Kepulauan Nias, perairan barat Kepulauan Batu, serta...

(Dianalisis secara otomatis dari isi berita)

banner 336x280

Hambalang, Kabupaten Bogor — Senin, 28 September 2026

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) masih memberlakukan peringatan gelombang tinggi di sejumlah perairan Sumatera Utara hingga 30 September 2026. Peringatan terutama mencakup perairan barat Kepulauan Nias, perairan barat Kepulauan Batu, serta Samudra Hindia sebelah barat Kepulauan Nias, dengan potensi gelombang dalam kategori tinggi yang sebelumnya diprakirakan mencapai 2,5–4 meter.

FAKTA TERBARU

Peringatan BMKG yang diterbitkan pada 26 September menyebut gelombang 2,5–4 meter berpotensi terjadi selama periode 27–30 September 2026 di tiga kawasan utama tersebut. Sementara itu, gelombang sekitar 1,25–2,5 meter berpeluang terjadi di perairan barat Sumatera Utara, perairan timur Kepulauan Nias dan perairan Kepulauan Batu.

banner 468x60

Prakiraan maritim resmi BMKG yang lebih rinci menunjukkan bahwa pada 28 September, perairan barat Kepulauan Batu masih berada pada kondisi gelombang tinggi sekitar 2,5–2,7 meter pada beberapa periode, disertai peluang hujan dan petir. Untuk perairan barat Kepulauan Nias, BMKG juga memprakirakan gelombang sekitar 2,5–2,8 meter pada sebagian periode 27–28 September.

Artinya, angka 4 meter merupakan batas atas potensi kawasan dalam peringatan regional, sedangkan kondisi aktual dan prakiraan tiap perairan dapat berbeda menurut waktu dan lokasi.

PERNYATAAN BMKG

Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Maritim Belawan Rizki Fadhillah Pratama Putra menyatakan gelombang tinggi tersebut dapat mengganggu aktivitas pelayaran. BMKG juga mengingatkan bahwa perahu nelayan perlu meningkatkan kewaspadaan ketika kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter.

Untuk kapal tongkang, BMKG menggunakan ambang kewaspadaan sekitar 16 knot dan gelombang 1,5 meter, sedangkan kapal feri perlu waspada ketika angin mencapai 21 knot dan gelombang sekitar 2,5 meter.

DAMPAK BAGI NELAYAN

Bagi nelayan kecil di Nias dan Kepulauan Batu, kondisi gelombang di atas 2,5 meter dapat meningkatkan risiko kapal terbalik, masuknya air ke lambung, kesulitan kembali ke pelabuhan, kerusakan mesin serta hilangnya komunikasi.

Jika nelayan menunda keberangkatan demi keselamatan, dampaknya juga langsung terasa terhadap pendapatan harian. Karena itu, keputusan melaut perlu mempertimbangkan bukan hanya kebutuhan ekonomi, tetapi juga ukuran kapal, pengalaman awak, kondisi mesin, arah angin dan prakiraan wilayah tangkap.

ANALISIS SATUAN NELAYAN ELANG TIGA HAMBALANG

Analisis: Satuan Nelayan Elang Tiga Hambalang memandang peringatan gelombang tinggi harus diterjemahkan menjadi informasi yang mudah digunakan nelayan di lapangan.

Tidak cukup hanya menyampaikan “gelombang tinggi”. Nelayan perlu memperoleh informasi mengenai lokasi perairan, jam peningkatan gelombang, tinggi gelombang, kecepatan angin serta waktu yang lebih aman untuk aktivitas pelayaran.

“Keselamatan nelayan harus didahulukan. Jangan memaksakan kapal kecil masuk ke wilayah dengan gelombang tinggi hanya karena mengejar hasil tangkapan.”

Perlu pula diingat bahwa kondisi laut dapat berubah cepat. Nelayan sebaiknya memeriksa pembaruan resmi BMKG sesaat sebelum keberangkatan.

YANG PERLU DIKAWAL SATUAN NELAYAN ETH

Satuan Nelayan ETH perlu mengawal penyampaian informasi BMKG sampai ke TPI dan desa nelayan, kelengkapan life jacket, radio atau alat komunikasi, pengecekan mesin dan bahan bakar, pencatatan kapal yang berangkat, koordinasi dengan Basarnas serta kesiapan tempat berlindung ketika cuaca memburuk.

Informasi cuaca juga sebaiknya tersedia dalam grup komunikasi nelayan agar perubahan peringatan dapat diterima lebih cepat.

banner 336x280
Secret Link