EXPLORE GLOBAL

⚡ QUICK SHORTCUTS

📂 KATEGORI UTAMA

Logo

ELANG 3

GLOBAL NEWS
TERBARU
Berita Terbaru, Berita Terkini, Daerah

Kesejahteraan nelayan diperkuat, program pemerintah mulai menyentuh perlindungan hingga kampung nelayan

UKURAN TEKS
✨ RINGKASAN CERDAS AI BETA

BANTEN — Selasa, 29 September 2026 Upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir terus menjadi bagian dari pembangunan di Provinsi Banten. Sejumlah program pemerintah diarahkan kepada nelayan, mulai dari perlindungan sosial dan keselamatan kerja hingga pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih. Gubernur Banten...

(Dianalisis secara otomatis dari isi berita)

banner 336x280

BANTEN — Selasa, 29 September 2026 Upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir terus menjadi bagian dari pembangunan di Provinsi Banten. Sejumlah program pemerintah diarahkan kepada nelayan, mulai dari perlindungan sosial dan keselamatan kerja hingga pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih.

Gubernur Banten Andra Soni, saat menghadiri Tasyakuran Laut di TPI Sidamukti, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Pandeglang, Senin (28/9/2026), menyampaikan sejumlah program yang berkaitan dengan masyarakat nelayan.

banner 468x60

Program tersebut antara lain Kampung Nelayan Merah Putih, bantuan premi perlindungan kecelakaan kerja, jaminan BPJS Kesehatan, serta penyediaan alat pelacak posisi kapal.

Kebijakan bagi masyarakat pesisir menjadi penting karena kehidupan nelayan tidak hanya bergantung pada besarnya hasil tangkapan. Keselamatan ketika melaut, ketersediaan sarana, perlindungan keluarga, hingga kepastian pasar ikut menentukan tingkat kesejahteraan mereka.

Ketua Dewan Pimpinan Provinsi Elang Tiga Hambalang (DPP ETH) Banten, James Makapedua, S.E., mengatakan peningkatan kesejahteraan nelayan perlu berjalan bersama dengan perlindungan keselamatan kerja dan pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir.

“Kami mengapresiasi perhatian pemerintah terhadap masyarakat nelayan. Mereka memiliki peran penting dalam menyediakan pangan sekaligus menggerakkan perekonomian di wilayah pesisir,” ujar James.

Menurutnya, program untuk nelayan perlu dirancang secara menyeluruh agar tidak berhenti pada pemberian bantuan.

“Nelayan membutuhkan sarana untuk bekerja, perlindungan ketika melaut, akses permodalan, dan kepastian pasar. Kalau semuanya dapat dihubungkan, manfaat ekonominya akan lebih besar bagi nelayan dan keluarganya,” katanya.

Kampung Nelayan Merah Putih dorong ekonomi pesisir

Salah satu program yang diarahkan untuk meningkatkan produktivitas masyarakat pesisir adalah Kampung Nelayan Merah Putih.

Program tersebut tidak hanya berkaitan dengan pembangunan sarana fisik, tetapi juga diarahkan untuk mendukung produktivitas serta kegiatan ekonomi masyarakat nelayan.

Bagi Banten, pengembangan kawasan nelayan memiliki relevansi karena aktivitas perikanan tersebar di sejumlah wilayah pesisir, termasuk Pandeglang, Lebak, Serang, dan Tangerang.

James mengatakan kebutuhan masing-masing kawasan perlu dipetakan agar program yang dijalankan sesuai dengan kondisi masyarakat setempat.

“Setiap wilayah memiliki karakter dan kebutuhan berbeda. Karena itu, masyarakat nelayan perlu dilibatkan sehingga program yang dibangun benar-benar menjawab kebutuhan mereka,” ujarnya.

Keselamatan melaut harus menjadi perhatian

Selain persoalan ekonomi, keselamatan menjadi bagian penting dalam kehidupan nelayan. Penyediaan alat pelacak posisi kapal serta perlindungan kecelakaan kerja dapat membantu menghadapi risiko ketika mereka mencari nafkah di laut.

Pemanfaatan teknologi, alat komunikasi, serta akses terhadap informasi cuaca juga perlu semakin diperluas.

“Nelayan berangkat ke laut untuk mencari nafkah bagi keluarganya. Informasi cuaca, alat komunikasi, pelacak posisi kapal, dan perlindungan kecelakaan kerja perlu semakin mudah mereka dapatkan,” kata James.

Menurutnya, perlindungan tersebut penting agar keluarga nelayan juga memiliki kepastian ketika terjadi risiko selama aktivitas melaut.

Akses pasar menentukan pendapatan nelayan

Peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir juga berkaitan erat dengan rantai pemasaran hasil tangkapan.

Ketersediaan tempat pelelangan ikan, fasilitas penyimpanan berpendingin, transportasi, serta akses langsung menuju pasar dapat memengaruhi nilai ekonomi yang diterima nelayan.

James berharap pengembangan sektor perikanan di Banten mampu memperkuat hubungan antara nelayan, pasar, dan industri pengolahan.

“Jangan sampai nelayan sudah bekerja keras tetapi nilai tambah terbesar justru berada jauh dari mereka. Pengolahan hasil perikanan dan akses pasar perlu diperkuat agar masyarakat pesisir mendapatkan manfaat ekonomi yang lebih besar,” ujarnya.

Pengolahan hasil tangkapan juga dapat membuka peluang usaha baru di kawasan pesisir, termasuk bagi UMKM yang bergerak dalam pengolahan, pengemasan, distribusi, maupun pemasaran produk perikanan.

Nelayan bagian penting ketahanan pangan

Pemberdayaan masyarakat nelayan juga berkaitan dengan agenda ketahanan pangan dan ekonomi kerakyatan. Sektor perikanan memiliki peran dalam menyediakan sumber pangan sekaligus menjadi mata pencaharian masyarakat di berbagai wilayah pesisir.

Karena itu, James mengatakan program pemerintah pusat dan daerah perlu terhubung agar manfaatnya benar-benar sampai kepada nelayan.

“Bagi nelayan, ukurannya harus jelas: keselamatan semakin terlindungi, usaha semakin produktif, pasar semakin terbuka, dan kesejahteraan keluarga meningkat,” kata James.

DPP ETH Banten berharap program untuk masyarakat pesisir terus diarahkan pada kebutuhan konkret, mulai dari perlindungan sosial dan keselamatan melaut, sarana produksi, teknologi, infrastruktur pesisir, pembiayaan, hingga akses pasar.

Dengan keterhubungan tersebut, pembangunan sektor perikanan diharapkan tidak hanya meningkatkan produksi, tetapi juga memperkuat kemandirian ekonomi dan kesejahteraan keluarga nelayan di Banten.

Redaksi: Elang Tiga Global News
Editor: Bambang
Sumber: Pemerintah Provinsi Banten — program dan aspirasi masyarakat nelayan di Sidamukti, Pandeglang

banner 336x280
Secret Link