Anggaran Rp25 Miliar untuk Irigasi Bendung Bulia, ETH Gorontalo Dorong Percepatan Infrastruktur Pertanian Dukung Swasembada Pangan Prabowo
ELANG TIGA GLOBAL NEWS — GORONTALO, Rabu, 4 November 2026 Pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi Bendung Bulia di Desa Paris, Kecamatan Mootilango, Kabupaten Gorontalo, menjadi perhatian dalam upaya meningkatkan produktivitas pertanian dan memperkuat ketahanan pangan daerah. Pemerintah pusat mengalokasikan anggaran...
(Dianalisis secara otomatis dari isi berita)
ELANG TIGA GLOBAL NEWS — GORONTALO, Rabu, 4 November 2026
Pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi Bendung Bulia di Desa Paris, Kecamatan Mootilango, Kabupaten Gorontalo, menjadi perhatian dalam upaya meningkatkan produktivitas pertanian dan memperkuat ketahanan pangan daerah.
Pemerintah pusat mengalokasikan anggaran sekitar Rp25 miliar untuk pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi tersebut. Program ini menyasar sekitar 13 titik saluran yang diharapkan mampu memperlancar distribusi air menuju persawahan masyarakat.
Informasi tersebut disampaikan dalam kunjungan empat anggota DPRD Provinsi Gorontalo Daerah Pemilihan IV, yakni Venny Rosdiana Anwar, Sun Biki, Manaf Hamzah, dan Saripudin Bano, ke Bendung Bulia serta lokasi pembangunan jaringan irigasi.
Dalam keterangannya pada 2 November 2026, Venny menyampaikan harapan agar pekerjaan berjalan sesuai target sehingga petani dapat segera merasakan manfaatnya, terutama setelah menghadapi musim kemarau.
Kontraktor disebut telah memulai pekerjaan setelah penandatanganan kontrak pada akhir Oktober 2026.
ETH Gorontalo Dukung Penguatan Ketahanan Pangan
Ketua Dewan Pimpinan Provinsi Elang Tiga Hambalang Gorontalo, Ardiansyah Inde, melalui pandangannya mendorong agar pembangunan infrastruktur pertanian menjadi salah satu prioritas yang mendapat pengawasan serius.
ETH Gorontalo mendukung arah kebijakan Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat ketahanan dan swasembada pangan nasional. Salah satu fondasi penting untuk mencapai tujuan tersebut adalah memastikan petani memiliki akses terhadap air, jaringan irigasi yang berfungsi baik, serta infrastruktur produksi yang memadai.
Menurut pandangan organisasi, alokasi anggaran besar harus diikuti hasil pembangunan yang nyata. Infrastruktur yang dibangun tidak boleh hanya selesai secara administratif, tetapi harus benar-benar memberikan manfaat bagi petani dan masyarakat.
Pengawasan Proyek dan Manfaat bagi Petani Harus Diutamakan
ETH Gorontalo mendorong pemerintah daerah dan instansi teknis melakukan pengawasan terhadap kualitas pekerjaan, ketepatan waktu pelaksanaan, serta kesesuaian pembangunan dengan kebutuhan masyarakat.
Selain itu, pemeliharaan jaringan irigasi setelah proyek selesai juga perlu diperhatikan. Tanpa pengelolaan dan perawatan yang berkelanjutan, manfaat pembangunan berisiko tidak bertahan dalam jangka panjang.
Pemerintah juga diharapkan memastikan distribusi air dapat menjangkau lahan pertanian secara adil, sehingga petani di wilayah sekitar Bendung Bulia memperoleh manfaat sesuai kebutuhan.
Infrastruktur Pertanian Menjadi Kunci Kemandirian Pangan
Pembangunan irigasi merupakan bagian penting dari upaya memperkuat sektor pertanian. Ketersediaan air yang memadai dapat membantu petani menjaga masa tanam, meningkatkan produktivitas, dan mengurangi risiko kerugian akibat kekurangan air.
ETH Gorontalo berharap pembangunan Bendung Bulia menjadi contoh bahwa kebijakan ketahanan pangan harus diwujudkan melalui program konkret yang menyentuh kebutuhan masyarakat.
Ketahanan pangan tidak cukup hanya dengan target produksi. Petani membutuhkan infrastruktur yang berfungsi, pengawasan yang kuat, dan keberpihakan kebijakan yang benar-benar dirasakan di lapangan.
Sumber: RRI Gorontalo, 3 November 2026 — Dukung Produktivitas Petani, DPRD Tinjau Pembangunan Irigasi Bendung Bulia.
Redaksi: Elang Tiga Global News
Editor: Bambang





