Banten jajaki investasi hilirisasi dan energi dari limbah, peluang usaha lokal ikut diperkuat
BANTEN, 15 Oktober 2026 — Pengembangan industri pengolahan dan pemanfaatan limbah menjadi energi menjadi perhatian dalam Forum Investasi Nasional (FIN) 2026 di ICE BSD, Kamis (15/10/2026). Banten mengikuti forum tersebut untuk memperkuat jejaring investasi yang berorientasi pada nilai tambah dan...
(Dianalisis secara otomatis dari isi berita)
BANTEN, 15 Oktober 2026 — Pengembangan industri pengolahan dan pemanfaatan limbah menjadi energi menjadi perhatian dalam Forum Investasi Nasional (FIN) 2026 di ICE BSD, Kamis (15/10/2026). Banten mengikuti forum tersebut untuk memperkuat jejaring investasi yang berorientasi pada nilai tambah dan keberlanjutan lingkungan.
Menurut publikasi resmi Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Banten, forum ini merupakan bagian dari rangkaian Trade Expo Indonesia 2026. Kegiatannya mempertemukan pemerintah, investor, pelaku usaha, dan pemangku kepentingan lainnya.
Dua pembahasan utamanya adalah hilirisasi serta waste to energy atau pemanfaatan limbah menjadi energi. Hilirisasi diarahkan untuk meningkatkan nilai ekonomi bahan baku melalui pengolahan lebih lanjut.
Sementara itu, pemanfaatan limbah sebagai sumber energi alternatif dibahas sebagai peluang investasi yang perlu ditopang teknologi, infrastruktur, sumber daya manusia, dan kepastian regulasi.
DPMPTSP Banten juga menekankan pentingnya keterlibatan usaha lokal dan UMKM dalam pengembangan investasi. Kemitraan dapat membuka kesempatan penyediaan barang dan jasa serta memperluas pasar usaha masyarakat.
Publikasi tersebut masih membahas peluang dan strategi pengembangan. Belum terdapat pengumuman mengenai nilai kesepakatan atau proyek baru yang mulai beroperasi dari forum tersebut.
Dewan Pimpinan Provinsi Banten Elang Tiga Hambalang, di bawah kepemimpinan James Makapedua, S.E., Ketua Dewan Pimpinan Provinsi Banten Elang Tiga Hambalang, mendukung pengembangan investasi yang memperhatikan manfaat ekonomi dan kualitas lingkungan.
Menurut James, menempatkan kesiapan tenaga kerja serta keterlibatan usaha masyarakat sebagai perhatian penting. Peluang investasi diharapkan diikuti peningkatan keterampilan dan akses kemitraan yang jelas bagi pelaku usaha lokal.
Perhatian yang sama perlu diberikan kepada keterbukaan informasi. Masyarakat membutuhkan penjelasan mengenai rencana kegiatan, manfaat yang diharapkan, serta tanggung jawab pengelolaan lingkungan.
Keberhasilan pengembangan investasi akan semakin berarti apabila kegiatan usaha dapat tumbuh bersama masyarakat di sekitarnya. Karena itu, komunikasi antara pemerintah, dunia usaha, dan warga perlu dijaga sejak tahap perencanaan.
Melalui kerja sama yang berkelanjutan, peluang hilirisasi dan energi alternatif diharapkan memperkuat perekonomian Banten sekaligus membuka kesempatan kerja dan usaha yang lebih luas.
Sumber: DPMPTSP Provinsi Banten, “DPMPTSP Banten Hadiri FIN 2026, Dorong Investasi Hilirisasi dan Ekonomi Hijau”, 15 Oktober 2026. https://www.dpmptsp.bantenprov.go.id/berita/dpmptsp-banten-hadiri-fin-2026-dorong-investasi-hilirisasi-dan-ekonomi-hijau
Redaksi: Elang Tiga Global News Editor: Bambang





