DARI HAMBALANG, ETH KAWAL RAPBN 2027: JANGAN SAMPAI RAKYAT HANYA JADI PENONTON
DPN ELANG TIGA HAMBALANG SERUKAN ANGGARAN NEGARA HARUS TURUN KE DESA, PERKUAT PANGAN, BUKA LAPANGAN KERJA DAN GERAKKAN EKONOMI RAKYAT BOGOR, JAWA BARAT — 23 AGUSTUS 2026 — Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Perkumpulan Elang Tiga Hambalang (ETH) menyatakan akan mengambil...
(Dianalisis secara otomatis dari isi berita)
DPN ELANG TIGA HAMBALANG SERUKAN ANGGARAN NEGARA HARUS TURUN KE DESA, PERKUAT PANGAN, BUKA LAPANGAN KERJA DAN GERAKKAN EKONOMI RAKYAT
BOGOR, JAWA BARAT — 23 AGUSTUS 2026 — Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Perkumpulan Elang Tiga Hambalang (ETH) menyatakan akan mengambil bagian dalam pengawasan kebijakan pembangunan nasional, khususnya pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun Anggaran 2027.
Di bawah kepemimpinan Ketua Umum DPN Elang Tiga Hambalang H. Safrizal bersama Sekretaris Jenderal DPN Elang Tiga Hambalang Ganda Satria Dharma, ETH mendorong agar besarnya anggaran negara benar-benar diterjemahkan menjadi peningkatan kesejahteraan yang dapat dirasakan masyarakat sampai ke tingkat desa.
“RAKYAT JANGAN HANYA JADI PENONTON”
Ketua Umum DPN Elang Tiga Hambalang H. Safrizal menegaskan bahwa pembangunan nasional harus memiliki ukuran yang sederhana tetapi tegas: seberapa besar kebijakan negara mampu meningkatkan kehidupan masyarakat.
«“APBN adalah instrumen negara untuk mewujudkan tujuan pembangunan. Karena itu, rakyat jangan hanya menjadi penonton. Petani harus semakin sejahtera, nelayan harus mendapatkan kepastian ekonomi, buruh harus memperoleh perlindungan, UMKM harus berkembang dan generasi muda harus mendapatkan lapangan pekerjaan,” tegas H. Safrizal.»
Menurutnya, ETH mendukung program pemerintah yang memberikan manfaat nyata kepada masyarakat sekaligus mendorong adanya pengawasan publik agar setiap rupiah anggaran negara digunakan secara efektif, transparan dan tepat sasaran.
ETH DORONG GERAKAN NASIONAL KEDAULATAN PANGAN
Salah satu perhatian DPN ETH adalah ketahanan dan kedaulatan pangan nasional.
ETH berpandangan Indonesia memiliki kekuatan besar pada petani, nelayan, peternak, koperasi dan pelaku usaha rakyat. Kelompok tersebut harus ditempatkan sebagai bagian penting dalam rantai ekonomi nasional.
ETH mendorong agar program pangan pemerintah tidak berhenti pada peningkatan produksi, tetapi juga memberikan kepastian pasar, akses pembiayaan, teknologi, sarana produksi dan perlindungan terhadap produsen pangan dalam negeri.
MBG HARUS MENJADI MESIN EKONOMI RAKYAT
DPN Elang Tiga Hambalang juga mendorong agar pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memberikan efek ekonomi sebesar-besarnya kepada masyarakat di daerah.
Petani, peternak, nelayan, koperasi dan UMKM lokal perlu memperoleh kesempatan yang luas dan sesuai ketentuan untuk masuk ke dalam rantai pasok program tersebut.
Dengan demikian, MBG tidak hanya menjalankan fungsi pemenuhan gizi, tetapi juga dapat menciptakan permintaan terhadap hasil produksi masyarakat dan menggerakkan perekonomian lokal.
ETH: PERTUMBUHAN EKONOMI HARUS MENCIPTAKAN LAPANGAN KERJA
Sekretaris Jenderal DPN Elang Tiga Hambalang Ganda Satria Dharma mengatakan pertumbuhan ekonomi nasional harus mempunyai korelasi langsung dengan penciptaan kesempatan kerja.
«“Bagi kami, angka pertumbuhan harus diterjemahkan menjadi pekerjaan, penghasilan dan kesempatan berusaha. Ketika ekonomi tumbuh, masyarakat di desa maupun kota harus ikut merasakan manfaatnya,” ujar Ganda Satria Dharma.»
Menurutnya, pengembangan ekonomi berbasis desa, koperasi, pertanian, perikanan, UMKM serta sektor padat karya dapat menjadi bagian penting dalam memperluas kesempatan kerja.
LIMA SIKAP NASIONAL DPN ELANG TIGA HAMBALANG
Atas perkembangan tersebut, DPN Elang Tiga Hambalang menyampaikan lima sikap dan dorongan:
Pertama, mendukung kebijakan pembangunan dan penggunaan APBN yang berpihak kepada kepentingan masyarakat serta dilaksanakan secara transparan, efektif dan tepat sasaran.
Kedua, mendorong penguatan ketahanan dan kedaulatan pangan melalui pemberdayaan petani, nelayan, peternak, koperasi dan pelaku usaha pangan nasional.
Ketiga, mendorong keterlibatan koperasi, UMKM dan produsen lokal yang memenuhi persyaratan dalam ekosistem program-program strategis pemerintah, termasuk rantai pasok MBG.
Keempat, mendorong kebijakan ekonomi yang memperluas lapangan pekerjaan dan kesempatan berusaha bagi masyarakat, khususnya generasi muda.
Kelima, mendorong partisipasi masyarakat dalam pengawasan pembangunan agar anggaran dan program pemerintah benar-benar sampai kepada penerima manfaat.
DARI HAMBALANG UNTUK INDONESIA
DPN Elang Tiga Hambalang menegaskan bahwa organisasi tidak ingin berhenti sebagai penonton terhadap berbagai persoalan bangsa.
ETH ingin membangun gerakan masyarakat yang konstruktif melalui jaringan organisasi dari tingkat nasional hingga daerah dengan membawa aspirasi masyarakat secara tertib, konstitusional dan berdasarkan data.
H. Safrizal mengatakan ETH siap bersinergi dengan pemerintah, DPR, pemerintah daerah, dunia usaha, perguruan tinggi, organisasi masyarakat serta berbagai elemen bangsa sepanjang ditujukan untuk kepentingan masyarakat dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
«“Kami ingin membangun gerakan dari Hambalang untuk Indonesia. ETH harus hadir di tengah rakyat, mendengar persoalan rakyat dan ikut menawarkan jalan keluarnya. Kami mendukung pembangunan nasional, tetapi pada saat yang sama masyarakat juga mempunyai hak untuk mengawasi agar pembangunan tepat sasaran,” kata H. Safrizal.»
Sementara itu, Ganda Satria Dharma menegaskan bahwa DPN ETH akan mendorong struktur organisasi di berbagai daerah untuk lebih aktif menginventarisasi persoalan masyarakat dan menyampaikannya melalui mekanisme yang sah.
«“Gerakan nasional harus dimulai dari persoalan nyata di bawah. Data dari desa, kecamatan, kabupaten/kota dan provinsi harus dapat menjadi bahan perjuangan di tingkat nasional. Di situlah ETH ingin mengambil peran sebagai jembatan aspirasi masyarakat,” tutup Ganda Satria Dharma.»
DARI HAMBALANG, ETH MENYERUKAN:
“APBN DARI RAKYAT, PEMBANGUNAN UNTUK RAKYAT.”
“PANGAN KUAT — DESA BERGERAK — LAPANGAN KERJA TERBUKA — INDONESIA MAJU.”
Dewan Pimpinan Nasional
Perkumpulan Elang Tiga Hambalang
Ketua Umum: H. Safrizal
Sekretaris Jenderal: Ganda Satria Dharma





