DPP Elang Tiga Hambalang Jambi soroti kabut asap akibat karhutla, Rikardo Sianturi: Jangan biarkan masyarakat menjadi korban
Jambi, Kamis, 20 Agustus 2026 β Meningkatnya titik panas di sejumlah wilayah di Provinsi Jambi kembali memicu kekhawatiran masyarakat terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kondisi tersebut mendapat perhatian serius dari Ketua DPP Elang Tiga Hambalang (ETH) Jambi, Rikardo...
(Dianalisis secara otomatis dari isi berita)
Jambi, Kamis, 20 Agustus 2026 β Meningkatnya titik panas di sejumlah wilayah di Provinsi Jambi kembali memicu kekhawatiran masyarakat terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kondisi tersebut mendapat perhatian serius dari Ketua DPP Elang Tiga Hambalang (ETH) Jambi, Rikardo Sianturi, yang meminta seluruh pihak untuk bergerak cepat sebelum dampaknya semakin meluas.
Menurut Rikardo Sianturi, kabut asap bukan hanya persoalan lingkungan, tetapi juga menyangkut kesehatan, pendidikan, dan aktivitas ekonomi masyarakat. Karena itu, langkah pencegahan harus menjadi prioritas utama.
“Jangan biarkan masyarakat menjadi korban. Karhutla adalah persoalan yang harus ditangani secara serius. Pemerintah, perusahaan, aparat, dan masyarakat harus bersinergi untuk mencegah terjadinya kebakaran yang lebih besar,” ujar Rikardo.
Ia menilai bahwa penanganan karhutla tidak boleh hanya dilakukan ketika kebakaran sudah meluas. Upaya pencegahan melalui patroli, edukasi, dan pengawasan di daerah rawan harus terus ditingkatkan.
DPP Elang Tiga Hambalang Jambi juga menyoroti dampak kabut asap terhadap kesehatan masyarakat, terutama anak-anak, lansia, dan kelompok yang rentan terhadap gangguan pernapasan.
Selain itu, Rikardo meminta pemerintah daerah untuk memastikan ketersediaan fasilitas kesehatan, termasuk pelayanan bagi masyarakat yang terdampak kabut asap.
“Kita tidak ingin peristiwa yang pernah terjadi pada tahun-tahun sebelumnya kembali terulang. Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas. Jangan sampai kabut asap mengganggu aktivitas pendidikan, kesehatan, dan perekonomian masyarakat,” tegasnya.
DPP Elang Tiga Hambalang Jambi juga mengajak masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar. Menurutnya, kesadaran masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan.
Sebagai organisasi yang aktif dalam berbagai isu sosial, DPP Elang Tiga Hambalang Jambi menegaskan komitmennya untuk terus mengawal berbagai persoalan yang berdampak langsung terhadap masyarakat.
“Karhutla bukan hanya tanggung jawab pemerintah. Ini adalah tanggung jawab kita bersama. Jika semua pihak bergerak, maka ancaman kabut asap di Provinsi Jambi dapat diminimalkan,” tutup Rikardo Sianturi.





