EXPLORE GLOBAL

⚡ QUICK SHORTCUTS

📂 KATEGORI UTAMA

Logo

ELANG 3

GLOBAL NEWS
TERBARU
Berita Terbaru, Berita Terkini, Daerah

Dua bus sekolah gratis beroperasi, Muflihun minta layanan diperluas agar menjangkau lebih banyak pelajar

UKURAN TEKS
✨ RINGKASAN CERDAS AI BETA

PEKANBARU — Rabu, 2 September 2026, Program bus sekolah gratis yang disediakan Pemerintah Kota Pekanbaru telah beroperasi selama hampir dua bulan. Namun, keterbatasan jumlah armada membuat layanan tersebut baru dapat menjangkau sekitar 40 pelajar setiap hari. Dinas Perhubungan (Dishub) Kota...

(Dianalisis secara otomatis dari isi berita)

banner 336x280

PEKANBARU — Rabu, 2 September 2026, Program bus sekolah gratis yang disediakan Pemerintah Kota Pekanbaru telah beroperasi selama hampir dua bulan. Namun, keterbatasan jumlah armada membuat layanan tersebut baru dapat menjangkau sekitar 40 pelajar setiap hari.

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru saat ini mengoperasikan dua unit bus sekolah. Masing-masing kendaraan memiliki kapasitas sekitar 19 penumpang dan digunakan untuk mengantar serta menjemput pelajar tanpa dipungut biaya.

banner 468x60

Kepala Dishub Kota Pekanbaru, Masykur Tarmizi, mengatakan pemerintah masih berupaya menambah armada agar lebih banyak pelajar dapat menerima layanan transportasi tersebut.

Program bus sekolah gratis mulai beroperasi pada 13 Juli 2026, bertepatan dengan hari pertama masuk sekolah tahun ajaran 2026/2027. Program ini bertujuan memberikan akses transportasi yang aman, nyaman dan terjangkau bagi pelajar.

Pada tahap awal, layanan tersebut menjangkau tujuh sekolah, yakni SMP Negeri 1, SMP Negeri 5, SMP Negeri 14, SMP Negeri 10, SMP Negeri 4, SD Negeri 51 dan SD Negeri 36 Pekanbaru.

Titik awal dan akhir perjalanan berada di SMP Madani. Rute bus melintasi Jalan Jenderal Sudirman, Harapan Raya, Kulim, Hang Tuah, Pasar Lima Puluh, kawasan Kompleks Sekolah Sultan Syarif Qasim dan Sutomo, kemudian kembali ke titik awal.

Pelajar dapat menaiki bus melalui halte yang berada di sepanjang rute. Mekanisme penjemputan dikoordinasikan dengan pihak sekolah agar perjalanan dapat disesuaikan dengan jadwal masuk dan pulang pelajar.

Ketua Dewan Pimpinan Kabupaten/Kota Elang Tiga Hambalang Pekanbaru, Muflihun, menyatakan program bus sekolah gratis merupakan langkah yang bermanfaat bagi pelajar dan orang tua. Namun, jumlah armada yang tersedia dinilai masih sangat terbatas dibandingkan kebutuhan masyarakat.

“Program bus sekolah gratis ini baik dan harus dilanjutkan. Namun, dua unit bus yang hanya mampu melayani sekitar 40 pelajar tentu belum sebanding dengan jumlah siswa dan luas wilayah Kota Pekanbaru,” kata Muflihun dalam draf pernyataannya.

Menurutnya, Pemerintah Kota Pekanbaru perlu segera menyusun peta kebutuhan transportasi pelajar berdasarkan wilayah tempat tinggal, lokasi sekolah dan ketersediaan angkutan umum.

“Penambahan bus dan rute harus didasarkan pada kebutuhan nyata. Kawasan yang jauh dari angkutan umum serta sekolah dengan jumlah pelajar tinggi perlu menjadi prioritas,” ujarnya.

Muflihun menilai keberadaan bus sekolah dapat membantu orang tua mengurangi biaya transportasi sekaligus menekan penggunaan sepeda motor oleh pelajar yang belum memenuhi persyaratan usia dan kepemilikan surat izin mengemudi.

“Bus sekolah bukan sekadar kendaraan antar-jemput. Program ini berkaitan langsung dengan keselamatan anak-anak, keringanan biaya keluarga dan upaya mengurangi kemacetan pada jam masuk serta pulang sekolah,” lanjutnya.

Ia juga meminta aspek keselamatan tidak diabaikan dalam pengembangan program. Kondisi kendaraan, kelayakan pengemudi, sabuk pengaman, pendamping selama perjalanan dan pemeriksaan rutin harus dipastikan sesuai standar.

“Keselamatan pelajar harus menjadi prioritas utama. Bus wajib dirawat dengan baik, pengemudi harus berpengalaman dan setiap perjalanan perlu diawasi agar orang tua merasa tenang,” tegas Muflihun.

Dewan Pimpinan Kabupaten/Kota Elang Tiga Hambalang Pekanbaru juga meminta Dishub menyampaikan jadwal, rute, halte dan mekanisme penggunaan bus sekolah secara terbuka kepada masyarakat.

“Informasi layanan harus mudah diakses. Jangan sampai bus sudah tersedia, tetapi banyak orang tua dan pelajar tidak mengetahui jadwal maupun titik penjemputannya,” katanya.

Muflihun berharap pemerintah menyediakan anggaran yang memadai untuk menambah armada secara bertahap dan memastikan layanan tersebut tidak berhenti setelah masa uji coba.

“Program ini harus memiliki target yang jelas. Pemerintah perlu menjelaskan berapa armada yang akan ditambah, wilayah mana yang akan dilayani dan kapan perluasan rute dilaksanakan,” ujarnya.

Menurut Muflihun, evaluasi juga perlu melibatkan sekolah, orang tua dan pelajar agar pemerintah memperoleh informasi langsung mengenai kekurangan pelayanan di lapangan.

“Kami berharap bus sekolah gratis dapat berkembang menjadi pelayanan transportasi yang merata, aman dan berkelanjutan. Jangan hanya dinikmati oleh sebagian kecil pelajar, tetapi harus diperluas agar manfaatnya dirasakan masyarakat di berbagai wilayah Pekanbaru,” tutup Muflihun.

Penambahan armada sebaiknya disertai evaluasi terhadap tingkat keterisian, ketepatan waktu dan kebutuhan rute baru. Dengan perencanaan yang baik, layanan bus sekolah dapat menjadi bagian penting dari sistem transportasi publik yang aman dan ramah bagi pelajar.

banner 336x280