Ekonomi Pekanbaru tumbuh 7,39 persen, Muflihun: sejalan dengan arah Presiden Prabowo untuk menyejahterakan rakyat
PEKANBARU, RIAU β Selasa, 22 September 2026. Kota Pekanbaru mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 7,39 persen. Capaian tersebut menempatkan Pekanbaru pada posisi pertama dalam perbandingan pertumbuhan ekonomi antarkota di Indonesia. Kepala Badan Pusat Statistik Kota Pekanbaru, Guswandi, mengatakan pertumbuhan ekonomi tersebut...
(Dianalisis secara otomatis dari isi berita)
PEKANBARU, RIAU β Selasa, 22 September 2026. Kota Pekanbaru mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 7,39 persen. Capaian tersebut menempatkan Pekanbaru pada posisi pertama dalam perbandingan pertumbuhan ekonomi antarkota di Indonesia.
Kepala Badan Pusat Statistik Kota Pekanbaru, Guswandi, mengatakan pertumbuhan ekonomi tersebut terutama ditopang oleh tiga lapangan usaha, yakni perdagangan, konstruksi, dan industri pengolahan. Ketiga sektor itu dinilai memiliki peran penting karena melibatkan pelaku usaha, tenaga kerja, dan berbagai aktivitas ekonomi masyarakat.
Capaian Pekanbaru juga lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional pada Triwulan II 2026 yang tercatat sebesar 5,29 persen secara tahunan. Dalam daftar yang dipaparkan Kementerian Dalam Negeri, posisi Pekanbaru diikuti Batam sebesar 7,28 persen, Surabaya 7,20 persen, Makassar 7,04 persen, dan Palopo 6,97 persen.
Pertumbuhan tersebut semakin mendapat perhatian karena realisasi investasi Kota Pekanbaru sepanjang Januari hingga Juni 2026 dilaporkan mencapai sekitar Rp7,35 triliun. Angka itu setara dengan 156,02 persen dari target, sedangkan realisasi pada Triwulan II mencapai sekitar Rp4,79 triliun.
Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, menyatakan keberhasilan tersebut bukan sekadar persoalan meraih posisi tertinggi. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi harus terlihat melalui berkembangnya investasi, hidupnya kegiatan UMKM, terbukanya lapangan kerja, dan semakin besarnya manfaat yang diterima masyarakat.
Capaian Pemerintah Kota Pekanbaru itu memiliki hubungan kuat dengan arah pembangunan nasional yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto. Presiden menegaskan pertumbuhan ekonomi dan investasi bukan tujuan akhir pembangunan, melainkan sarana untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.
Arah tersebut menempatkan penciptaan lapangan kerja, peningkatan pendapatan, penguatan daya beli, pelayanan kesehatan, pendidikan, perlindungan sosial, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai ukuran penting keberhasilan pembangunan.
Ketua Dewan Pimpinan Kota Elang Tiga Hambalang Pekanbaru, Muflihun, S.STP., M.AP., menyambut positif pencapaian pertumbuhan ekonomi Kota Pekanbaru. Ia menilai capaian tersebut merupakan kabar menggembirakan sekaligus tanggung jawab besar bagi pemerintah daerah untuk memastikan manfaatnya benar-benar sampai kepada masyarakat.
Menurut Muflihun, semangat Pemerintah Kota Pekanbaru untuk tidak berhenti pada angka pertumbuhan sejalan dengan pesan Presiden Prabowo bahwa investasi harus menghasilkan pekerjaan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ia menekankan bahwa pertumbuhan ekonomi akan semakin berarti apabila memberi ruang lebih besar kepada UMKM, pedagang, pekerja, generasi muda, dan masyarakat berpenghasilan rendah. Kemudahan perizinan dan masuknya investasi juga perlu diikuti dengan peningkatan keterampilan tenaga kerja lokal agar warga Pekanbaru tidak hanya menjadi penonton.
Muflihun turut mengajak pelaku usaha besar yang berinvestasi di Pekanbaru untuk membangun kemitraan dengan pengusaha lokal. Kemitraan tersebut dapat dilakukan melalui penggunaan produk daerah, pemberdayaan UMKM, pelatihan tenaga kerja, dan keterlibatan pemasok lokal dalam rantai usaha.
Perdagangan sebagai salah satu penggerak utama perekonomian harus terus diperkuat dengan pasar yang tertata, pelayanan perizinan yang cepat, kepastian hukum, serta lingkungan kota yang aman dan nyaman. Sektor konstruksi juga diharapkan menciptakan pekerjaan sekaligus menghasilkan infrastruktur yang memberi manfaat jangka panjang.
Sementara itu, perkembangan industri pengolahan dinilai dapat meningkatkan nilai tambah berbagai produk lokal. Bahan mentah yang selama ini dipasarkan tanpa pengolahan dapat dikembangkan menjadi produk bernilai ekonomi lebih tinggi sehingga membuka peluang usaha dan pekerjaan baru.
DPK Elang Tiga Hambalang Pekanbaru memandang masyarakat perlu ikut menjaga momentum pertumbuhan tersebut. Stabilitas keamanan, kebersihan kota, pelayanan publik yang baik, dan iklim usaha yang sehat merupakan bagian penting untuk mempertahankan kepercayaan investor.
Namun, pertumbuhan sebesar 7,39 persen tidak boleh membuat seluruh pihak cepat berpuas diri. Pemerintah kota masih perlu memastikan pertumbuhan dapat menekan pengangguran dan kemiskinan, menjaga daya beli, mengendalikan harga kebutuhan pokok, serta memperluas pelayanan dasar bagi kelompok rentan.
Muflihun berharap Pemerintah Kota Pekanbaru secara berkala menyampaikan perkembangan investasi, penyerapan tenaga kerja, pertumbuhan UMKM, dan dampak ekonomi terhadap masyarakat. Keterbukaan informasi akan membantu warga menilai apakah pertumbuhan yang tinggi benar-benar menghasilkan perbaikan dalam kehidupan sehari-hari.
Capaian ekonomi Pekanbaru menjadi modal penting untuk melanjutkan pembangunan. Keberhasilan sesungguhnya akan terlihat ketika pertumbuhan tersebut menghadirkan lebih banyak pekerjaan, menaikkan pendapatan keluarga, menghidupkan usaha kecil, dan membuat pelayanan pemerintah semakin mudah dijangkau.
Dengan kerja bersama pemerintah, pelaku usaha, organisasi masyarakat, dan seluruh warga, Pekanbaru mempunyai peluang untuk menjadi pusat pertumbuhan ekonomi yang kuat sekaligus inklusif. Semangat tersebut sejalan dengan arah Presiden Prabowo: pertumbuhan dan investasi pada akhirnya harus kembali kepada kesejahteraan rakyat.
Sumber: Pemerintah Kota Pekanbaru, 21 September 2026; Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia, 21 September 2026.
Redaksi: Elang Tiga Global News
Editor: Bambang





