EXPLORE GLOBAL

⚡ QUICK SHORTCUTS

📂 KATEGORI UTAMA

Logo

ELANG 3

GLOBAL NEWS
TERBARU
Berita Terbaru, Berita Terkini, Global

Inflasi Agustus 3,19 Persen, Satuan Mahasiswa Elang Tiga Hambalang: Daya Beli Mahasiswa dan Keluarga Harus Dijaga

UKURAN TEKS
✨ RINGKASAN CERDAS AI BETA

Reza Prasatria Dharma: Pertumbuhan Ekonomi Harus Terasa sampai Biaya Makan, Tempat Tinggal, Transportasi, dan Pendidikan Generasi Muda HAMBALANG, KABUPATEN BOGOR — 3 September 2026 Perkembangan harga kebutuhan masyarakat menjadi salah satu isu ekonomi yang perlu mendapat perhatian mahasiswa dan generasi...

(Dianalisis secara otomatis dari isi berita)

banner 336x280

Reza Prasatria Dharma: Pertumbuhan Ekonomi Harus Terasa sampai Biaya Makan, Tempat Tinggal, Transportasi, dan Pendidikan Generasi Muda

HAMBALANG, KABUPATEN BOGOR — 3 September 2026

Perkembangan harga kebutuhan masyarakat menjadi salah satu isu ekonomi yang perlu mendapat perhatian mahasiswa dan generasi muda. Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan inflasi Indonesia pada Agustus 2026 mencapai 3,19 persen secara tahunan (year-on-year/yoy).

banner 468x60

Secara bulanan, BPS mencatat deflasi 0,16 persen pada Agustus 2026. Indeks Harga Konsumen turun dari 109,92 pada Juli menjadi 109,74 pada Agustus.

Bagi Satuan Mahasiswa Elang Tiga Hambalang, angka tersebut perlu diterjemahkan ke dalam persoalan yang lebih dekat dengan kehidupan mahasiswa: berapa besar biaya yang harus dikeluarkan untuk makan, tempat tinggal, transportasi, komunikasi, kebutuhan akademik, dan pendidikan?

Inflasi Bukan Sekadar Angka Statistik

BPS menjelaskan bahwa inflasi tahunan Agustus 2026 antara lain dipengaruhi kelompok perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tangga yang mengalami inflasi 10,57 persen dengan andil 1,55 poin persentase terhadap inflasi umum.

Sementara itu, kelompok makanan, minuman dan tembakau mengalami inflasi tahunan 4,01 persen dan memberikan andil 1,16 poin persentase.

Angka-angka tersebut relevan bagi mahasiswa karena sebagian besar pengeluaran sehari-hari berada pada kebutuhan dasar.

Mahasiswa perantau, misalnya, harus mengatur uang untuk kos, makan, transportasi, internet dan berbagai kebutuhan perkuliahan dalam anggaran yang terbatas.

Karena itu, perubahan harga mempunyai konsekuensi nyata terhadap kehidupan pendidikan.

Reza: Daya Beli Generasi Muda Harus Dijaga

Ketua Umum Satuan Mahasiswa Elang Tiga Hambalang, Reza Prasatria Dharma, menilai kebijakan ekonomi perlu dilihat tidak hanya melalui indikator makro, tetapi juga melalui kemampuan masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Angka ekonomi harus diterjemahkan ke kehidupan nyata. Bagi mahasiswa, persoalannya sederhana: apakah biaya makan masih terjangkau, apakah tempat tinggal semakin berat, apakah transportasi dan kebutuhan kuliah masih bisa dipenuhi tanpa memberikan tekanan berlebihan kepada keluarga?”

Reza menilai mahasiswa mempunyai kepentingan langsung terhadap stabilitas harga karena sebagian besar mahasiswa belum mempunyai penghasilan tetap.

“Menjaga daya beli keluarga berarti juga menjaga keberlanjutan pendidikan anak-anaknya. Jangan sampai tekanan biaya hidup akhirnya membuat mahasiswa mengurangi kebutuhan belajar atau bahkan kesulitan mempertahankan kuliahnya.”

Pernyataan tersebut merupakan sikap editorial organisasi atas nama Reza yang telah mendapat persetujuan untuk digunakan dalam rangkaian pemberitaan Satuan Mahasiswa ETH.

Jawa Barat Perlu Ikut Dicermati

Bagi Satuan Mahasiswa ETH yang berbasis di Hambalang, kondisi Jawa Barat mempunyai relevansi khusus.

Data BPS Jawa Barat menunjukkan provinsi tersebut mengalami inflasi 2,83 persen secara tahunan pada Agustus 2026. Secara bulanan, Jawa Barat mengalami deflasi 0,19 persen.

Data tersebut perlu dibaca bersama struktur pengeluaran masyarakat dan kondisi masing-masing daerah.

Situasi mahasiswa di Kabupaten Bogor tentu dapat berbeda dengan mahasiswa di Bandung, Bekasi, Cirebon atau wilayah lainnya.

Karena itu, angka inflasi provinsi tidak selalu menggambarkan secara penuh tekanan biaya hidup yang dirasakan setiap mahasiswa.

Biaya Hidup dan Pendidikan Saling Berkaitan

Sebagai analisis organisasi, Satuan Mahasiswa Elang Tiga Hambalang menilai pembicaraan mengenai akses pendidikan tinggi tidak cukup hanya membahas uang kuliah.

Biaya pendidikan mahasiswa juga mencakup kebutuhan hidup yang memungkinkan seseorang tetap mengikuti pendidikan.

Seorang mahasiswa mungkin mampu membayar UKT, tetapi masih harus menghadapi biaya kos, makanan, transportasi, buku, perangkat elektronik, internet dan kebutuhan praktikum.

Jika biaya-biaya tersebut meningkat sementara pendapatan keluarga tidak bertambah sebanding, tekanan terhadap mahasiswa juga meningkat.

Mahasiswa Jangan Terjebak Konsumerisme

Namun persoalan daya beli tidak seluruhnya dapat dibebankan kepada pemerintah.

Satuan Mahasiswa ETH juga mendorong generasi muda meningkatkan literasi keuangan.

Mahasiswa perlu belajar membedakan kebutuhan dan keinginan, mengelola anggaran, menghindari utang konsumtif serta berhati-hati menggunakan layanan keuangan digital.

Kemudahan pembayaran tidak boleh membuat mahasiswa kehilangan kendali terhadap pengeluaran.

Literasi ekonomi juga merupakan bagian dari kesiapan mahasiswa memasuki kehidupan dewasa.

Lima Agenda yang Perlu Diperhatikan

Sebagai pandangan organisasi, Satuan Mahasiswa ETH mendorong lima agenda: menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok; memastikan bantuan pendidikan tepat sasaran; memperkuat transportasi publik yang terjangkau bagi pelajar dan mahasiswa; meningkatkan literasi keuangan generasi muda; serta memperbesar kesempatan mahasiswa memperoleh pengalaman kerja, magang dan kewirausahaan tanpa mengganggu pendidikan.

Kelima agenda tersebut merupakan analisis Satuan Mahasiswa ETH, bukan klaim mengenai kebijakan yang telah ditetapkan pemerintah.

Mahasiswa Juga Perlu Memahami Ekonomi

Reza mendorong mahasiswa tidak menjadikan persoalan ekonomi sebagai urusan mahasiswa fakultas ekonomi saja.

“Inflasi memengaruhi semua mahasiswa. Karena itu generasi muda perlu belajar membaca data ekonomi. Kritik mahasiswa akan jauh lebih kuat kalau dibangun berdasarkan angka, fakta dan kondisi masyarakat, bukan sekadar slogan.”

Pendekatan tersebut dinilai penting bagi gerakan mahasiswa.

Data BPS dapat menjadi dasar untuk memeriksa perkembangan harga, ketenagakerjaan, kemiskinan, pertumbuhan ekonomi dan berbagai indikator lainnya.

Dengan demikian, suara mahasiswa dapat menjadi kritis sekaligus konstruktif.

Dari Hambalang untuk Mahasiswa Indonesia

Dari Hambalang, Kabupaten Bogor, Satuan Mahasiswa Elang Tiga Hambalang mendorong pemerintah, perguruan tinggi dan mahasiswa sama-sama memberikan perhatian terhadap keterjangkauan biaya hidup generasi muda.

Pertumbuhan ekonomi mempunyai arti besar.

Investasi penting.

Lapangan kerja sangat dibutuhkan.

Tetapi bagi mahasiswa dan keluarganya, keberhasilan ekonomi juga mempunyai ukuran yang sederhana:

apakah kehidupan sehari-hari menjadi lebih terjangkau dan masa depan pendidikan tetap dapat dipertahankan.

Reza Prasatria Dharma menegaskan:

“Kita ingin ekonomi Indonesia tumbuh kuat, tetapi pertumbuhan itu harus terasa di meja makan keluarga, biaya pendidikan, kesempatan kerja dan masa depan generasi muda. Mahasiswa harus ikut mengawal ekonomi dengan data dan menawarkan solusi, bukan hanya kritik.”

banner 336x280