Investasi Nasional Capai Rp3.923,2 Triliun, Manfaatnya Harus Menjangkau Pekerja dan Usaha Kecil
Pekanbaru, Riau — Senin, 26 Oktober 2026 Pemerintah melaporkan realisasi investasi nasional sebesar Rp3.923,2 triliun sepanjang Oktober 2024 hingga September 2026. Capaian tersebut menjadi perhatian bagi upaya memperluas kesempatan kerja dan pemerataan manfaat pembangunan. Berdasarkan publikasi Sekretariat Negara tertanggal 23...
(Dianalisis secara otomatis dari isi berita)
Pekanbaru, Riau — Senin, 26 Oktober 2026 Pemerintah melaporkan realisasi investasi nasional sebesar Rp3.923,2 triliun sepanjang Oktober 2024 hingga September 2026. Capaian tersebut menjadi perhatian bagi upaya memperluas kesempatan kerja dan pemerataan manfaat pembangunan.
Berdasarkan publikasi Sekretariat Negara tertanggal 23 Oktober 2026, laporan itu disampaikan Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani dalam Sidang Kabinet Paripurna di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, 21 Oktober 2026.
Dalam periode tersebut, pemerintah mencatat penyerapan tenaga kerja sebanyak 5.485.944 orang. Porsi investasi di luar Jawa mencapai 51,8 persen, sedangkan di Jawa sebesar 48,2 persen.
Dilihat dari asal modal, investasi dalam negeri tercatat Rp1.998,7 triliun dan penanaman modal asing sebesar Rp1.924,5 triliun. Angka tersebut merupakan akumulasi nasional selama periode pelaporan, bukan realisasi khusus Pekanbaru maupun tambahan investasi pada hari ini.
Ketua Dewan Pimpinan Kota Elang Tiga Hambalang Pekanbaru, Muflihun, S.STP., M.AP., menilai besarnya investasi perlu diikuti perhatian terhadap manfaat yang diterima masyarakat. Pertumbuhan kegiatan usaha diharapkan membuka kesempatan bagi pekerja, pelaku usaha kecil, serta warga di sekitar lokasi investasi.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan perlu terlihat melalui kesempatan bekerja yang layak, peningkatan keterampilan, dan terbukanya ruang usaha. Masyarakat sekitar perlu memperoleh kesempatan yang adil untuk terlibat dalam kegiatan ekonomi yang tumbuh di wilayahnya.
Muflihun berharap perusahaan memberikan informasi lowongan secara terbuka, dengan persyaratan yang jelas dan proses seleksi yang dapat dipertanggungjawabkan. Pelatihan yang sesuai kebutuhan pekerjaan juga penting agar calon tenaga kerja memiliki kesempatan meningkatkan kemampuannya.
Perhatian serupa perlu diberikan kepada usaha mikro, kecil, dan menengah. Kemitraan dengan perusahaan diharapkan memiliki pembagian tanggung jawab yang jelas, pembayaran yang tertib, serta kesempatan berkembang bagi pelaku usaha setempat.
Bagi Muflihun, manfaat investasi harus menjangkau masyarakat secara lebih luas. Kehadiran perusahaan besar perlu berjalan bersama tumbuhnya usaha warga, peningkatan kualitas pekerjaan, serta kepedulian terhadap lingkungan.
Ia berharap pemerintah pusat dan instansi terkait terus memeriksa pelaksanaan investasi di lapangan. Evaluasi perlu memperhatikan penyerapan tenaga kerja, kualitas kemitraan, pemenuhan kewajiban perusahaan, dan penanganan keluhan masyarakat.
Muflihun juga menempatkan kelestarian lingkungan sebagai bagian penting dari pembangunan. Kegiatan usaha diharapkan menjaga ruang hidup warga serta memperhatikan dampaknya terhadap kesehatan, sumber air, dan keberlanjutan mata pencaharian.
Melalui keluarga besar Elang Tiga Hambalang Pekanbaru, Muflihun mengajak masyarakat meningkatkan keterampilan dan mengikuti informasi peluang kerja melalui saluran resmi. Aspirasi mengenai pelaksanaan investasi perlu disampaikan secara tertib, disertai informasi yang jelas agar dapat ditindaklanjuti.
Besarnya realisasi investasi diharapkan menjadi jalan untuk memperluas kesejahteraan. Ukuran keberhasilannya perlu semakin terlihat dalam kehidupan masyarakat melalui pekerjaan yang layak, usaha kecil yang berkembang, dan lingkungan yang tetap terjaga.
Sumber: Sekretariat Negara, 23 Oktober 2026.
Redaksi: Elang Tiga Global News





