EXPLORE GLOBAL

⚡ QUICK SHORTCUTS

📂 KATEGORI UTAMA

Logo

ELANG 3

GLOBAL NEWS
TERBARU
Berita Terbaru, Berita Terkini, Global

Kabut Asap Ganggu Sekolah di Sejumlah Daerah, DPN ETH: Lindungi Kesehatan Anak tanpa Memutus Hak Belajar

UKURAN TEKS
✨ RINGKASAN CERDAS AI BETA

HAMBALANG, KABUPATEN BOGOR, JAWA BARAT — Sabtu, 12 September 2026, Dewan Pimpinan Nasional Elang Tiga Hambalang (DPN ETH) menaruh perhatian terhadap dampak kabut asap dan kualitas udara tidak sehat terhadap kegiatan pendidikan di sejumlah daerah Indonesia. Pada Sabtu, 12 September...

(Dianalisis secara otomatis dari isi berita)

banner 336x280

HAMBALANG, KABUPATEN BOGOR, JAWA BARAT — Sabtu, 12 September 2026, Dewan Pimpinan Nasional Elang Tiga Hambalang (DPN ETH) menaruh perhatian terhadap dampak kabut asap dan kualitas udara tidak sehat terhadap kegiatan pendidikan di sejumlah daerah Indonesia. Pada Sabtu, 12 September 2026, beberapa daerah masih menerapkan pembelajaran dari rumah atau Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) sebagai langkah perlindungan terhadap peserta didik.

Sejumlah Daerah Terapkan Belajar dari Rumah

Di Kota Solok, Sumatera Barat, pemerintah daerah memberlakukan pembelajaran daring bagi murid PAUD hingga SMP pada 10–12 September 2026 setelah kualitas udara dilaporkan mencapai angka 150 dan berada pada kategori tidak sehat. Kebijakan akan dievaluasi berdasarkan perkembangan kualitas udara.

banner 468x60

Di Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, kebijakan belajar dari rumah bagi PAUD, SD dan SMP juga diperpanjang hingga hari ini, 12 September. Pemerintah daerah menyatakan keputusan untuk memperpanjang atau menghentikan kebijakan tersebut akan disesuaikan dengan laporan indeks kualitas udara.

Sementara di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, PJJ diperpanjang hingga 12 September setelah pemantauan ISPU dilaporkan sempat mencapai 298, yang dikategorikan sangat tidak sehat. Dinas Pendidikan menegaskan bahwa PJJ bukan berarti libur sekolah dan proses pembelajaran tetap berlangsung secara daring.

Pemerintah Sudah Terbitkan Pedoman Nasional

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah telah menerbitkan Surat Edaran Mendikdasmen Nomor 20 Tahun 2026 pada 28 Agustus sebagai pedoman penyelenggaraan layanan pendidikan di daerah terdampak asap karhutla.

Pedoman tersebut ditujukan agar pemerintah daerah, dinas pendidikan dan satuan pendidikan dapat menyelenggarakan layanan pendidikan secara aman, adaptif, terkoordinasi dan berkesinambungan.

Kemendikdasmen juga menegaskan bahwa penghentian sementara pembelajaran tatap muka tidak berarti kegiatan belajar berhenti. Kesehatan dan keselamatan peserta didik, pendidik serta tenaga kependidikan ditempatkan sebagai prioritas.

Sikap DPN Elang Tiga Hambalang

Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Elang Tiga Hambalang H. Safrizal berpandangan bahwa keselamatan anak harus menjadi pertimbangan utama ketika kualitas udara mencapai tingkat yang berpotensi membahayakan kesehatan.

DPN ETH mendukung penyesuaian metode pembelajaran berdasarkan kondisi nyata masing-masing daerah. Namun, organisasi menilai perubahan dari pembelajaran tatap muka menjadi PJJ harus tetap menjamin bahwa anak memperoleh hak belajar dan bukan sekadar dipulangkan dari sekolah.

H. Safrizal juga memandang perlunya perhatian khusus terhadap keluarga yang menghadapi keterbatasan perangkat, jaringan internet maupun fasilitas belajar di rumah.

Ganda Satria Dharma: Jangan Biarkan Kesenjangan Digital Menghambat Anak

Sekretaris Jenderal DPN Elang Tiga Hambalang Ganda Satria Dharma berpandangan bahwa penerapan PJJ pada situasi darurat perlu mempertimbangkan kemampuan setiap keluarga.

Sekolah dan pemerintah daerah didorong menyediakan alternatif pembelajaran bagi peserta didik yang kesulitan mengikuti kegiatan secara daring. Materi pembelajaran juga perlu disesuaikan dengan situasi darurat sehingga tidak menambah beban berlebihan bagi anak dan orang tua.

DPN ETH mendorong koordinasi antara dinas pendidikan, dinas kesehatan, instansi lingkungan hidup, BPBD dan satuan pendidikan agar keputusan membuka atau menutup sementara pembelajaran tatap muka didasarkan pada data kualitas udara dan pertimbangan kesehatan, bukan semata-mata jadwal administratif.

Bagi DPN ETH, melindungi kesehatan anak dan mempertahankan keberlangsungan pendidikan bukanlah dua pilihan yang harus dipertentangkan. Keduanya harus berjalan bersama.

banner 336x280