EXPLORE GLOBAL

⚡ QUICK SHORTCUTS

📂 KATEGORI UTAMA

Logo

ELANG 3

GLOBAL NEWS
TERBARU
Berita Terbaru, Berita Terkini, Global

Kekeringan dan Karhutla Muncul di Sejumlah Daerah, DPN ETH: Lindungi Air Bersih dan Cegah Api Sebelum Meluas

UKURAN TEKS
✨ RINGKASAN CERDAS AI BETA

HAMBALANG, KABUPATEN BOGOR, JAWA BARAT — Kamis, 3 September 2026. Perkembangan kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah Indonesia menjadi perhatian Dewan Pimpinan Nasional Elang Tiga Hambalang (DPN ETH). Organisasi mendorong pemerintah pusat dan daerah memperkuat pencegahan, terutama...

(Dianalisis secara otomatis dari isi berita)

banner 336x280

HAMBALANG, KABUPATEN BOGOR, JAWA BARAT — Kamis, 3 September 2026. Perkembangan kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah Indonesia menjadi perhatian Dewan Pimpinan Nasional Elang Tiga Hambalang (DPN ETH). Organisasi mendorong pemerintah pusat dan daerah memperkuat pencegahan, terutama untuk melindungi ketersediaan air bersih, lahan pertanian, kesehatan masyarakat dan sumber penghidupan warga.

Fakta Terverifikasi Terbaru

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dalam laporan resmi 2 September 2026 menyatakan perkembangan bencana selama periode pemantauan 1–2 September masih didominasi antara lain oleh karhutla dan kekeringan di beberapa wilayah.

banner 468x60

Di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, BNPB mencatat kekeringan berdampak terhadap sekitar 456 kepala keluarga di Desa Babulu, Kecamatan Sebakung Jaya.

Sementara itu, karhutla di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, membakar sekitar 3,5 hektare lahan perkebunan warga. BNPB juga melaporkan kebakaran lahan sekitar 3 hektare di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, yang telah berhasil dipadamkan dan masih dipantau untuk mencegah munculnya kembali titik api.

Perkembangan tersebut relevan dengan peringatan BMKG mengenai musim kemarau 2026. BMKG sebelumnya memperkirakan puncak musim kemarau berlangsung pada periode Juli–September 2026 dan meminta kesiapan menghadapi dampaknya terhadap ketersediaan air, kesehatan dan berbagai sektor lainnya.

BMKG juga memprediksi El Niño bertahan setidaknya hingga awal kuartal pertama 2027, sementara potensi IOD Positif pada September–Desember 2026 dapat memperbesar risiko kondisi kering di sejumlah wilayah.

Sikap DPN Elang Tiga Hambalang

DPN Elang Tiga Hambalang menilai perkembangan tersebut harus menjadi momentum memperkuat tindakan pencegahan sebelum kekeringan dan kebakaran menimbulkan dampak yang lebih besar terhadap masyarakat.

Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Elang Tiga Hambalang H. Safrizal berpandangan bahwa prioritas pertama ketika kekeringan mulai berdampak pada permukiman adalah menjamin kebutuhan dasar masyarakat. Pemerintah daerah perlu memastikan warga memperoleh akses air bersih yang cukup, terutama keluarga rentan dan wilayah yang sumber airnya mulai menurun.

DPN ETH juga mendorong perlindungan terhadap petani. Kekurangan air pada periode tanam atau menjelang panen berpotensi memengaruhi produksi dan pendapatan masyarakat sehingga kesiapan sumber air, pompa, embung dan sistem irigasi perlu diperhatikan.

Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Nasional Elang Tiga Hambalang Ganda Satria Dharma menilai penanganan karhutla seharusnya mengutamakan deteksi dan respons dini. Titik api yang masih kecil jauh lebih memungkinkan dikendalikan daripada menunggu kebakaran berkembang menjadi bencana besar.

DPN ETH mengajak masyarakat tidak membuka atau membersihkan lahan dengan membakar, tidak meninggalkan api atau bara di kawasan kering, serta segera melaporkan titik api kepada BPBD atau aparat setempat. Imbauan tersebut sejalan dengan peringatan BNPB kepada masyarakat di wilayah rawan. ([BNPB][1])

Bagi DPN Elang Tiga Hambalang, menghadapi kemarau bukan hanya urusan memadamkan api setelah kebakaran terjadi. Negara dan masyarakat perlu bergerak lebih awal untuk menjaga air, melindungi lahan pertanian dan mencegah api sebelum meluas.

Dari Hambalang untuk Indonesia — jaga air untuk rakyat, lindungi lahan petani, dan cegah kebakaran sejak dini.

banner 336x280