EXPLORE GLOBAL

⚑ QUICK SHORTCUTS

πŸ“‚ KATEGORI UTAMA

Logo

ELANG 3

GLOBAL NEWS
TERBARU
Berita Terbaru, Berita Terkini, Global

KONI Evaluasi Kelayakan Arena PON 2028 di NTT, Elang Tiga Hambalang Desak Audit Terbuka dan Perlindungan Keselamatan Atlet

UKURAN TEKS
✨ RINGKASAN CERDAS AI BETA

Satuan Pecinta Seni dan Olah Raga Elang Tiga Hambalang Jumat, 16 Oktober 2026 Evaluasi fasilitas pertandingan PON XXII Tahun 2028 menjadi momentum memperkuat transparansi pembangunan olahraga, memastikan keselamatan atlet, meningkatkan kesiapan daerah, dan menjamin fasilitas olahraga memberikan manfaat berkelanjutan bagi...

(Dianalisis secara otomatis dari isi berita)

banner 336x280

Satuan Pecinta Seni dan Olah Raga Elang Tiga Hambalang

Jumat, 16 Oktober 2026

Evaluasi fasilitas pertandingan PON XXII Tahun 2028 menjadi momentum memperkuat transparansi pembangunan olahraga, memastikan keselamatan atlet, meningkatkan kesiapan daerah, dan menjamin fasilitas olahraga memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.

banner 468x60

Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. β€” Jumat, 16 Oktober 2026 (WIB).

Persiapan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028 memasuki tahapan penting setelah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat melakukan evaluasi kelayakan arena pertandingan di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

KONI menegaskan bahwa lokasi pertandingan yang tidak memenuhi persyaratan teknis berpotensi dipindahkan ke tempat lain. Perkembangan tersebut menjadi perhatian penting karena kesiapan fasilitas berkaitan langsung dengan keselamatan atlet, kualitas pertandingan, serta efektivitas penyelenggaraan olahraga nasional.

KONI Tegaskan Pentingnya Kelayakan Arena

Wakil I Ketua Umum KONI Pusat, Suwarno, pada Kamis, 15 Oktober 2026, menjelaskan bahwa tim visitasi melakukan pemeriksaan fasilitas pertandingan dan sarana pendukung PON 2028.

Pemeriksaan tersebut melibatkan pengurus KONI Pusat dan technical delegate dari berbagai cabang olahraga.

Peninjauan dilakukan di sejumlah wilayah NTT, termasuk Kota Kupang dan Kabupaten Kupang, untuk memastikan kesiapan arena sesuai kebutuhan pertandingan.

KONI menyatakan bahwa arena yang tidak memenuhi standar dapat dialihkan ke lokasi lain setelah proses evaluasi dan penetapan akhir. Pernyataan tersebut belum berarti telah ada keputusan pemindahan arena tertentu.

Pemerintah Kota Kupang Siap Melakukan Pembenahan

Perkembangan terbaru pada Jumat, 16 Oktober 2026, menunjukkan Pemerintah Kota Kupang menyatakan kesiapan mempercepat pembenahan fasilitas pendukung PON.

Wali Kota Kupang Christian Widodo menegaskan bahwa pemerintah kota terbuka terhadap hasil pemeriksaan tim KONI.

Pemerintah kota akan menindaklanjuti kebutuhan infrastruktur yang menjadi kewenangannya, termasuk jalan dan fasilitas di sekitar lokasi pertandingan. Adapun kebutuhan yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi akan dikoordinasikan dengan Pemerintah Provinsi NTT.

Elang Tiga Hambalang: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Dikompromikan

Satuan Pecinta Seni dan Olahraga Elang Tiga Hambalang memandang evaluasi fasilitas PON 2028 sebagai langkah penting dalam membangun sistem olahraga nasional yang profesional.

Organisasi menilai penyelenggaraan PON tidak boleh hanya berorientasi pada kemegahan kegiatan dan pembangunan fisik.

Keselamatan atlet, kualitas arena pertandingan, ketersediaan layanan kesehatan, aksesibilitas bagi penyandang disabilitas, serta transparansi penggunaan anggaran harus menjadi prioritas.

Fasilitas yang dibangun maupun direvitalisasi juga perlu memberikan manfaat bagi masyarakat setelah PON selesai.

Lima Langkah Konkret yang Didorong Elang Tiga Hambalang

Pertama, audit kelayakan fasilitas secara terbuka. KONI Pusat bersama pemerintah daerah perlu menyusun hasil pemeriksaan setiap arena, termasuk kondisi bangunan, peralatan, dan standar keselamatan. Indikatornya adalah tersedianya laporan kelayakan serta rekomendasi perbaikan.

Kedua, percepatan pembenahan berdasarkan kebutuhan teknis. Pemerintah Provinsi NTT dan pemerintah kabupaten/kota perlu menetapkan jadwal perbaikan dengan indikator penyelesaian pekerjaan serta hasil pemeriksaan ulang.

Ketiga, perlindungan keselamatan atlet dan pelatih. Kemenpora bersama KONI perlu memastikan kesiapan layanan medis, jalur evakuasi, dan fasilitas pertandingan yang aman sebelum kompetisi dilaksanakan.

Keempat, transparansi pembiayaan. Pemerintah daerah perlu menyampaikan perkembangan pekerjaan, sumber pembiayaan, dan realisasi anggaran melalui mekanisme informasi publik yang berlaku.

Kelima, pemanfaatan fasilitas setelah PON. Pemerintah daerah bersama organisasi olahraga perlu menyusun program penggunaan arena untuk pembinaan atlet muda dan olahraga masyarakat. Keberhasilannya diukur melalui frekuensi penggunaan dan kegiatan pembinaan yang berkelanjutan.

PON 2028 Harus Menjadi Warisan Prestasi Nasional

Satuan Pecinta Seni dan Olahraga Elang Tiga Hambalang mengajak Kemenpora, KONI Pusat, pemerintah daerah, federasi olahraga, serta seluruh pemangku kepentingan memperkuat koordinasi dalam persiapan PON XXII Tahun 2028.

PON bukan sekadar ajang perebutan medali. Keberhasilannya harus dibuktikan melalui keselamatan atlet, prestasi olahraga, tata kelola yang transparan, serta fasilitas yang terus bermanfaat bagi generasi penerus bangsa.

Satuan Pecinta Seni dan Olah Raga Elang Tiga Hambalang

banner 336x280
Secret Link