KPIKM Logam Cilegon–PT Krakatau Baja Konstruksi teken PKS, IKM siap masuk lebih dalam ke rantai pasok baja
CILEGON, BANTEN — Kamis, 24 September 2026 — Koperasi Produsen Industri Kecil Menengah (KPIKM) Logam Kota Cilegon dan PT Krakatau Baja Konstruksi (KBK) resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS), Kamis (24/9/2026), di Ruang Rapat Lantai 3 PT Krakatau Baja Konstruksi,...
(Dianalisis secara otomatis dari isi berita)
CILEGON, BANTEN — Kamis, 24 September 2026 — Koperasi Produsen Industri Kecil Menengah (KPIKM) Logam Kota Cilegon dan PT Krakatau Baja Konstruksi (KBK) resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS), Kamis (24/9/2026), di Ruang Rapat Lantai 3 PT Krakatau Baja Konstruksi, Cilegon, Banten.
Penandatanganan PKS tersebut menandai babak baru kerja sama kedua pihak setelah sebelumnya melalui tahapan nota kesepahaman (MoU). Kerja sama diarahkan untuk memperkuat pengembangan industri kecil dan menengah (IKM) sektor logam sekaligus mendukung program hilirisasi baja nasional.
Agenda penandatanganan PKS dilaksanakan atas undangan atas nama Direktur Utama PT Krakatau Baja Konstruksi Bobby Sumardiat A. Kegiatan tersebut melibatkan unsur pimpinan KPIKM serta jajaran PT KBK, antara lain Direktur Komersial, Vice President Operasi, Vice President Finance & HC, Manager Sales Project & Downstream Product, dan Manager Operasi Hilirisasi.
Penandatanganan PKS menjadi tindak lanjut konkret dari nota kesepahaman yang sebelumnya telah dibangun antara PT Krakatau Baja Konstruksi dan KPIKM Logam Kota Cilegon.
Program KPIKM diarahkan untuk ikut mendukung hilirisasi baja nasional, khususnya melalui pengembangan IKM logam dan peningkatan kesejahteraan para pelaku usaha.
KPIKM juga merancang kemitraan dengan lingkungan Krakatau Steel Group sebagai salah satu upaya membuka akses bahan baku baja bagi pelaku IKM untuk menunjang kegiatan produksi dan hilirisasi.
Dalam skema kerja sama tersebut, kemitraan KPIKM dengan lingkungan Krakatau Steel Group difasilitasi oleh PT Krakatau Baja Konstruksi yang merupakan bagian dari grup Krakatau Steel.
Dengan ditandatanganinya PKS antara PT KBK dan KPIKM, kerja sama kini memasuki tahap implementasi. Tahapan selanjutnya diharapkan berfokus pada realisasi program yang mampu memperkuat akses pelaku IKM logam terhadap bahan baku, meningkatkan kapasitas produksi, memperluas pasar, serta memperbesar keterlibatan IKM dalam rantai pasok industri baja.
James Makapedua, Dewan Pengawas KPIKM Logam Kota Cilegon sekaligus Ketua Dewan Pimpinan Provinsi Elang Tiga Hambalang Banten, menyambut penandatanganan PKS tersebut sebagai momentum untuk memperkuat posisi IKM logam dalam ekosistem industri baja.
Dalam struktur kepengurusan KPIKM, James Makapedua berada di jajaran Dewan Pengawas bersama Hari Poerwanto dan Johanis Mewengkang.
“PKS sudah ditandatangani. Selanjutnya yang paling penting adalah bagaimana kerja sama ini diwujudkan menjadi manfaat konkret bagi pelaku IKM logam. Kami berharap akses bahan baku semakin terbuka dan IKM memperoleh ruang yang lebih besar dalam rantai industri baja nasional,” ujar James Makapedua.
Menurut James, keterlibatan IKM menjadi bagian penting agar perkembangan industri dan program hilirisasi dapat memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.
“Kita ingin IKM tumbuh bersama industri besar. Dengan kemitraan yang terbangun secara nyata, pelaku IKM diharapkan dapat meningkatkan produksi, memperluas pasar, menciptakan lapangan kerja, dan ikut memperkuat industri nasional,” lanjutnya.
KPIKM Logam Kota Cilegon membawa konsep penguatan koperasi sebagai penghubung antara pelaku IKM dan industri baja. Posisi Cilegon sebagai salah satu pusat industri baja nasional dinilai memberikan peluang besar untuk membangun ekosistem tersebut.
Dalam susunan organisasi KPIKM, H. Usman menjabat sebagai Ketua, H. Rachmatulloh M sebagai Wakil Ketua, Muhammad Iqbal Karim sebagai Wakil Ketua I, Sunda Bahari Rachmatullah sebagai Sekretaris, serta Deswandhi Abdi Sulaiman sebagai Bendahara.
KPIKM Logam Kota Cilegon berkantor pusat di Jalan Kedung Baya No. 1, Lingkungan Ciberko, Kelurahan Kalitimbang, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon, Banten. Organisasi tersebut juga memiliki kantor cabang di Kecamatan Waringin Kurung, Kabupaten Serang.
Dengan PKS yang telah ditandatangani, fokus kerja sama selanjutnya bergeser dari tahap kesepakatan menuju pelaksanaan program di lapangan.
Implementasi PKS diharapkan mampu membangun hubungan rantai pasok yang lebih kuat antara industri baja dan pelaku IKM logam, termasuk melalui peningkatan akses bahan baku, penguatan kapasitas produksi, pengembangan produk hilir, dan perluasan peluang pasar.
KPIKM membawa semangat “Bersama IKM, Maju & Sejahtera Bersama”, dengan harapan hilirisasi baja nasional tidak hanya memperkuat industri berskala besar, tetapi juga membuka ruang yang semakin luas bagi IKM untuk tumbuh, menciptakan lapangan kerja, dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Redaksi: Elang Tiga Global News
Editor: Bambang





