EXPLORE GLOBAL

⚡ QUICK SHORTCUTS

📂 KATEGORI UTAMA

Logo

ELANG 3

GLOBAL NEWS
TERBARU
Berita Terbaru, Berita Terkini, Daerah

Pelatihan Vokasi Dibuka untuk 50 Ribu Pekerja Terdampak PHK, Kesempatan Kembali Produktif Diperluas

UKURAN TEKS
✨ RINGKASAN CERDAS AI BETA

Pekanbaru, Riau — Minggu, 25 Oktober 2026 Pemerintah membuka program pelatihan vokasi bagi 50.000 pekerja terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK). Program Kementerian Ketenagakerjaan tersebut diarahkan untuk meningkatkan keterampilan dan memperluas peluang kembali bekerja maupun merintis usaha. Berdasarkan publikasi Sekretariat Negara...

(Dianalisis secara otomatis dari isi berita)

banner 336x280

Pekanbaru, Riau — Minggu, 25 Oktober 2026 Pemerintah membuka program pelatihan vokasi bagi 50.000 pekerja terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK). Program Kementerian Ketenagakerjaan tersebut diarahkan untuk meningkatkan keterampilan dan memperluas peluang kembali bekerja maupun merintis usaha.

Berdasarkan publikasi Sekretariat Negara pada 22 Oktober 2026, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menyampaikan bahwa program diprioritaskan bagi pekerja PKWT maupun PKWTT yang mengalami PHK pada periode Januari 2024 hingga 2026 dan tidak sedang menerima manfaat Jaminan Kehilangan Pekerjaan.

banner 468x60

Pilihan pelatihan mencakup pemasaran digital, menjahit, makanan dan minuman, perawatan AC, pemasangan kaca film, serta instalasi hidroponik, sesuai ketersediaan program. Pelatihan berlangsung selama lima hari dengan total 40 jam pelajaran di 21 balai pelatihan vokasi Kemnaker.

Calon peserta mengikuti verifikasi dokumen dan wawancara sebelum penempatan program. Informasi pendaftaran tersedia melalui portal resmi SkillHub Kemnaker di skillhub.kemnaker.go.id. Pengumuman pembukaan program tidak berarti seluruh pendaftar otomatis diterima.

Ketua Dewan Pimpinan Kota Elang Tiga Hambalang Pekanbaru, Muflihun, S.STP., M.AP., berharap kesempatan pelatihan tersebut dapat menjangkau pekerja yang membutuhkan pendampingan setelah kehilangan pekerjaan.

Menurutnya, kehilangan penghasilan merupakan persoalan yang menyentuh kehidupan keluarga. Karena itu, pelayanan kepada pekerja terdampak PHK perlu dilakukan dengan ramah, jelas, dan memperhatikan keadaan mereka.

Muflihun memandang bahwa keberhasilan pelatihan perlu diikuti kesempatan menerapkan keterampilan. Hubungan dengan kebutuhan dunia kerja dan pendampingan usaha diharapkan membantu peserta memperoleh manfaat setelah menyelesaikan program.

Ia berharap informasi persyaratan, lokasi, jadwal, dan tahapan seleksi disampaikan secara terbuka. Pekerja yang memiliki keterbatasan akses digital juga perlu mendapatkan penjelasan agar memiliki kesempatan mengikuti proses secara adil.

Perhatian terhadap peserta di luar wilayah balai pelatihan turut dinilai penting. Kejelasan fasilitas dan mekanisme keikutsertaan akan membantu calon peserta mempertimbangkan kesiapan mereka.

Muflihun juga berharap pelaksanaan program dievaluasi melalui hasil yang terukur, termasuk perkembangan peserta setelah pelatihan. Keterampilan yang diperoleh diharapkan menjadi bekal untuk kembali bekerja, mengembangkan usaha, dan memperkuat penghasilan keluarga.

Ia mengajak masyarakat membantu menyebarkan informasi resmi kepada pekerja yang membutuhkan. Kepedulian tersebut diharapkan membuka jalan bagi lebih banyak warga untuk kembali produktif, Tutup muflihun.

Sumber: Kementerian Sekretariat Negara, 22 Oktober 2026, mengutip keterangan Kementerian Ketenagakerjaan.

Redaksi: Elang Tiga Global News

Editor: Bambang

banner 336x280
Secret Link