EXPLORE GLOBAL

⚡ QUICK SHORTCUTS

📂 KATEGORI UTAMA

Logo

ELANG 3

GLOBAL NEWS
TERBARU
Berita Terbaru, Berita Terkini, Global

Pemerintah Perluas Peluang Ekspor, DPN Satuan Mahasiswa Elang Tiga Hambalang Dorong Pendampingan Nyata bagi UMKM dan Wirausaha Muda

UKURAN TEKS
✨ RINGKASAN CERDAS AI BETA

Ketua Umum DPN Satuan Mahasiswa Elang Tiga Hambalang, Reza Prasatria Dharma, menekankan pentingnya pengawasan program pengembangan ekspor agar mahasiswa, lulusan perguruan tinggi, dan pelaku UMKM memperoleh akses pasar, pembinaan usaha, serta peluang ekonomi yang dapat diukur. Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa...

(Dianalisis secara otomatis dari isi berita)

banner 336x280

Ketua Umum DPN Satuan Mahasiswa Elang Tiga Hambalang, Reza Prasatria Dharma, menekankan pentingnya pengawasan program pengembangan ekspor agar mahasiswa, lulusan perguruan tinggi, dan pelaku UMKM memperoleh akses pasar, pembinaan usaha, serta peluang ekonomi yang dapat diukur.

Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat
Jumat, 16 Oktober 2026 | WIB

banner 468x60

HAMBALANG — Dewan Pimpinan Nasional Satuan Mahasiswa Elang Tiga Hambalang mendorong penguatan pengawasan terhadap program pemerintah dalam memperluas akses pasar ekspor bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), termasuk usaha yang dikembangkan mahasiswa dan generasi muda Indonesia.

Pengawasan diperlukan untuk memastikan kebijakan perdagangan internasional memberikan manfaat nyata melalui peningkatan keterampilan, akses pembiayaan, perluasan pasar, dan kesempatan menciptakan lapangan kerja.

Kemendag Perkuat Pendampingan Ekspor UMKM

Berdasarkan publikasi resmi Kementerian Perdagangan pada 15 Oktober 2026 pukul 19.23 WIB, pemerintah memperkuat Export Coaching Program (ECP) melalui kegiatan dalam rangkaian Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41.

Kegiatan tersebut berlangsung pada 15 Oktober 2026 di ICE BSD City, Kabupaten Tangerang, Banten.

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perdagangan, Djatmiko Bris Witjaksono, menjelaskan perlunya pembinaan ekspor yang terstruktur, sistematis, dan berkelanjutan agar UMKM mampu memasuki pasar internasional.

Perkembangan berikutnya dipublikasikan Kemendag pada 16 Oktober 2026 pukul 12.52 WIB, mengenai penguatan akses pasar melalui perjanjian perdagangan internasional.

Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional, Johni Martha, menjelaskan bahwa Indonesia memiliki 25 perjanjian perdagangan internasional yang telah diimplementasikan, dua dalam proses ratifikasi, dan 13 perundingan yang masih berlangsung.

Keterangan tersebut disampaikan dalam forum perdagangan pada 15 Oktober 2026. Pemerintah juga membuka kesempatan bagi eksportir untuk melaporkan hambatan perdagangan di negara tujuan.

Peluang Mahasiswa Menjadi Wirausaha Ekspor

Sebelumnya, pada 22 September 2026, Kemendag memperkenalkan pengembangan layanan InaExport serta menjelaskan pelaksanaan Program Campuspreneur.

Saat publikasi tersebut, Kemendag melaporkan kerja sama dengan 24 perguruan tinggi untuk pelatihan kewirausahaan dan kegiatan penjajakan bisnis bagi mahasiswa.

Program tersebut menjadi salah satu jalur pengembangan wirausaha muda, tetapi keberhasilannya perlu dinilai berdasarkan hasil usaha, bukan hanya jumlah peserta pelatihan.

Pernyataan Ketua Umum — Reza Prasatria Dharma

Reza Prasatria Dharma — Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Satuan Mahasiswa Elang Tiga Hambalang

DPN Satuan Mahasiswa Elang Tiga Hambalang menekankan bahwa pengembangan ekonomi nasional perlu memberikan ruang bagi mahasiswa untuk menjadi pelaku usaha produktif.

Program pemerintah harus dapat diperiksa manfaatnya melalui peningkatan kemampuan usaha, kemudahan akses pasar, dan keberlanjutan kegiatan ekonomi.

Kontrol sosial mahasiswa perlu dilakukan secara konstruktif, objektif, damai, dan konstitusional.

Pertanyaan Pengawasan Mahasiswa

Berapa UMKM dan wirausaha muda memperoleh pendampingan ekspor? Berapa yang berhasil melakukan transaksi nyata? Apakah terdapat evaluasi terhadap peserta yang belum berhasil memasuki pasar internasional?

Empat Langkah Perbaikan

Pertama, Kementerian Perdagangan perlu memublikasikan data agregat peserta pendampingan dan realisasi ekspor. Indikatornya adalah jumlah peserta yang memperoleh pembeli serta transaksi yang terealisasi.

Kedua, Kemendag bersama perguruan tinggi perlu memperluas Campuspreneur. Ukurannya mencakup usaha aktif, kesiapan produk, dan keberlanjutan kegiatan usaha mahasiswa.

Ketiga, Kementerian UMKM bersama lembaga pembiayaan terkait dapat memperkuat pendampingan akses modal, sertifikasi, dan kesiapan produksi sesuai kebutuhan pelaku usaha.

Keempat, Kemendag dan pemerintah daerah perlu mengevaluasi biaya logistik serta hambatan administratif yang dilaporkan eksportir, disertai dokumentasi penyelesaiannya.

Langkah tersebut berpotensi memperluas kesempatan usaha dan lapangan kerja. Namun, pelaksanaannya menghadapi keterbatasan kapasitas produksi, persyaratan mutu, risiko pembiayaan, dan persaingan perdagangan internasional.

DPN Satuan Mahasiswa Elang Tiga Hambalang mendorong agar perluasan pasar ekspor diikuti pendampingan berkelanjutan yang hasilnya dapat diperiksa masyarakat.

Reza Prasatria Dharma
Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Satuan Mahasiswa Elang Tiga Hambalang

KOLABORASI – INTEGRITAS – PRESTASI

banner 336x280
Secret Link