EXPLORE GLOBAL

⚡ QUICK SHORTCUTS

📂 KATEGORI UTAMA

Logo

ELANG 3

GLOBAL NEWS
TERBARU
Berita Terbaru, Berita Terkini, Daerah

Presiden Prabowo tekankan pendidikan berkarakter, Muflihun: ilmu harus berjalan bersama integritas

UKURAN TEKS
✨ RINGKASAN CERDAS AI BETA

PEKANBARU, RIAU — Senin, 21 September 2026. Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan bahwa pembangunan generasi masa depan tidak cukup hanya mengandalkan kemampuan akademik. Pendidikan juga harus menanamkan kejujuran, kemandirian, kesederhanaan, kepedulian terhadap sesama, serta keberanian berpikir benar. Pesan tersebut...

(Dianalisis secara otomatis dari isi berita)

banner 336x280

PEKANBARU, RIAU — Senin, 21 September 2026. Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan bahwa pembangunan generasi masa depan tidak cukup hanya mengandalkan kemampuan akademik. Pendidikan juga harus menanamkan kejujuran, kemandirian, kesederhanaan, kepedulian terhadap sesama, serta keberanian berpikir benar.

Pesan tersebut disampaikan Presiden Prabowo ketika menghadiri Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Sabtu (19/9/2026). Momentum satu abad Gontor menjadi ruang untuk melihat kembali pentingnya pendidikan karakter dalam perjalanan bangsa Indonesia.

banner 468x60

Berdasarkan keterangan resmi Kementerian Sekretariat Negara, Presiden menilai nilai-nilai pendidikan yang diterapkan Pondok Modern Darussalam Gontor sejalan dengan semangat pembentukan karakter bangsa. Nilai tersebut diperlukan untuk melahirkan generasi yang berintegritas, mandiri, sehat, dan memiliki kepedulian sosial.

Presiden secara khusus menyoroti Panca Jiwa Gontor yang terdiri atas keikhlasan, kesederhanaan, berdikari, ukhuwah Islamiyah, dan kebebasan. Menurut Kepala Negara, nilai-nilai tersebut mempunyai keselarasan dengan perjuangan bangsa untuk membangun kehidupan yang kuat, bersatu, dan tidak mudah bergantung kepada pihak lain.

“Kebebasan berpikir, tapi juga harus ada keberanian berpikir yang benar,” kata Presiden Prabowo dalam sambutannya. Ia juga mengingatkan pentingnya keberanian melakukan introspeksi agar kekurangan yang masih dimiliki bangsa dapat diketahui dan diperbaiki.

Pesan Presiden tersebut mendapat perhatian Ketua Dewan Pimpinan Kota Elang Tiga Hambalang Pekanbaru, Muflihun, S.STP., M.AP. Ia menilai pendidikan berkarakter sangat penting di tengah perubahan teknologi, derasnya arus informasi, serta berbagai tantangan sosial yang dihadapi generasi muda.

Menurut Muflihun, keberhasilan pendidikan tidak seharusnya hanya diukur dari nilai ujian, ijazah, atau gelar akademik. Pendidikan juga harus terlihat dari sikap seseorang ketika menerima tanggung jawab, menggunakan pengetahuan, menghormati perbedaan, dan mengambil keputusan yang menyangkut kepentingan masyarakat.

“Ilmu pengetahuan harus berjalan bersama integritas. Anak-anak kita perlu tumbuh menjadi generasi yang cerdas, tetapi kecerdasan itu harus digunakan untuk menolong masyarakat, menjaga persatuan, dan membangun Indonesia,” ujar Muflihun dalam tanggapannya.

Ia mengatakan pendidikan karakter perlu diterapkan secara nyata di lingkungan keluarga, sekolah, kampus, organisasi masyarakat, dan ruang digital. Keteladanan orang tua, guru, pemimpin, serta tokoh masyarakat menjadi bagian penting karena nilai kejujuran dan tanggung jawab akan lebih mudah diterima apabila ditunjukkan melalui tindakan.

Muflihun juga menyoroti tantangan generasi muda dalam menghadapi penyebaran informasi yang begitu cepat. Kemampuan berpikir kritis perlu diperkuat agar pelajar tidak mudah menerima informasi palsu, terprovokasi, atau terlibat dalam tindakan yang merugikan dirinya dan orang lain.

Bagi masyarakat Pekanbaru, perhatian terhadap pendidikan karakter dinilai semakin penting seiring pertumbuhan kota dan perkembangan teknologi. Sekolah dan keluarga diharapkan mampu membangun ruang belajar yang aman, terbuka, disiplin, serta menghargai keberagaman latar belakang peserta didik.

Dewan Pimpinan Kota Elang Tiga Hambalang Pekanbaru memandang pembentukan karakter juga berkaitan dengan pencegahan perundungan, penyalahgunaan narkoba, kekerasan, intoleransi, dan berbagai perilaku menyimpang lainnya. Pencegahan perlu dilakukan sejak dini melalui pendidikan, pendampingan, serta komunikasi yang baik antara anak, keluarga, sekolah, dan masyarakat.

Selain itu, generasi muda perlu mendapatkan kesempatan untuk mengikuti kegiatan sosial, olahraga, kewirausahaan, kepemimpinan, kebudayaan, dan pengabdian masyarakat. Kegiatan tersebut dapat menjadi ruang untuk melatih kerja sama, kepedulian, disiplin, keberanian, serta kemampuan menyelesaikan masalah.

Muflihun berharap nilai-nilai pendidikan yang disampaikan Presiden Prabowo tidak berhenti sebagai pesan dalam kegiatan seremonial. Pemerintah daerah, sekolah, organisasi masyarakat, dan keluarga perlu menerjemahkannya menjadi program yang dapat dirasakan langsung oleh anak-anak dan generasi muda.

Ia menilai pembangunan fasilitas pendidikan tetap penting, tetapi harus berjalan seimbang dengan peningkatan kualitas guru, pemerataan akses belajar, perlindungan terhadap peserta didik, pemenuhan gizi, serta penanaman nilai moral dan kebangsaan.

Pendidikan yang kuat pada akhirnya bukan hanya menghasilkan masyarakat yang memiliki pengetahuan luas. Pendidikan harus melahirkan manusia yang jujur, percaya diri, mandiri, menghargai sesama, dan berani menggunakan kemampuannya untuk kepentingan bangsa.

Pesan Presiden Prabowo mengenai pendidikan karakter menjadi pengingat bahwa masa depan Indonesia tidak hanya ditentukan oleh kemajuan teknologi dan kekuatan ekonomi. Masa depan bangsa juga bergantung pada kualitas manusia yang mengelolanya.


Redaksi: Elang Tiga Global News
Editor: Bambang
Sumber: Kementerian Sekretariat Negara RI dan laman resmi Presiden Republik Indonesia, 19 September 2026.

banner 336x280