EXPLORE GLOBAL

⚡ QUICK SHORTCUTS

📂 KATEGORI UTAMA

Logo

ELANG 3

GLOBAL NEWS
TERBARU
Berita Terbaru, Berita Terkini, Daerah

Presiden setujui pelatnas jangka panjang, Muflihun: pembinaan atlet harus berkesinambungan

UKURAN TEKS
✨ RINGKASAN CERDAS AI BETA

Skema multi-years diharapkan memberi kepastian program latihan, pendanaan, kompetisi, serta perlindungan masa depan atlet nasional PEKANBARU — Kamis, 10 September 2026, Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto mengambil langkah baru dalam pembinaan olahraga nasional dengan menyetujui pelaksanaan pemusatan latihan nasional atau pelatnas...

(Dianalisis secara otomatis dari isi berita)

banner 336x280


Skema multi-years diharapkan memberi kepastian program latihan, pendanaan, kompetisi, serta perlindungan masa depan atlet nasional

PEKANBARU — Kamis, 10 September 2026, Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto mengambil langkah baru dalam pembinaan olahraga nasional dengan menyetujui pelaksanaan pemusatan latihan nasional atau pelatnas jangka panjang berbasis multi-years.

banner 468x60

Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menyampaikan keputusan tersebut pada Rabu, 9 September 2026. Menurut Erick, pelatnas jangka panjang diperlukan agar proses pembinaan atlet dapat berjalan secara konsisten dan berkelanjutan.

Ketua Dewan Pimpinan Kota Elang Tiga Hambalang Pekanbaru, Muflihun, menilai kebijakan tersebut membuka kesempatan bagi atlet untuk menjalani program latihan yang lebih terarah tanpa selalu menunggu pelaksanaan kejuaraan tertentu.

“Prestasi olahraga tidak dapat dibangun secara instan. Atlet memerlukan latihan berkesinambungan, pelatih berkualitas, fasilitas memadai, kompetisi teratur, dan kepastian kesejahteraan,” kata Muflihun dalam rancangan keterangannya di Pekanbaru.

Pelatnas tidak lagi bersifat jangka pendek

Skema multi-years memungkinkan program pemusatan latihan disusun untuk jangka waktu lebih panjang. Dengan demikian, persiapan atlet tidak hanya dilakukan beberapa bulan sebelum pertandingan internasional.

Program tersebut diharapkan mencakup pemetaan atlet potensial, peningkatan kualitas pelatih, penerapan ilmu keolahragaan, pemeriksaan kesehatan, pemenuhan gizi, evaluasi performa, dan kesempatan mengikuti kejuaraan sebagai bagian dari persiapan.

Muflihun mengatakan kebijakan itu perlu disertai indikator prestasi yang jelas dan pengelolaan anggaran yang transparan. Setiap cabang olahraga juga harus memperoleh kesempatan berdasarkan potensi dan hasil evaluasi yang objektif.

“Pelatnas jangka panjang harus mempunyai target yang terukur. Prestasi atlet, penggunaan anggaran, kualitas fasilitas, dan perkembangan setiap cabang olahraga perlu dievaluasi secara terbuka,” ujarnya.

Presiden lepas kontingen Asian Games 2026

Persetujuan skema pembinaan jangka panjang disampaikan bertepatan dengan pelepasan kontingen Indonesia untuk Asian Games 2026 di Istana Negara, Jakarta.

Menpora menyebut sebanyak 281 dari total 432 atlet Indonesia dilepas langsung oleh Presiden Prabowo pada Rabu, 9 September 2026. Sejumlah atlet lainnya telah lebih dahulu berangkat ke Jepang untuk mengikuti pemusatan latihan.

Muflihun berharap para atlet Indonesia dapat bertanding dengan semangat, disiplin, dan menjunjung tinggi sportivitas. Ia juga menilai perhatian terhadap atlet tidak boleh berhenti setelah kompetisi selesai.

“Negara harus hadir sejak tahap pencarian bakat, pembinaan, masa pertandingan, hingga persiapan kehidupan atlet setelah tidak lagi aktif bertanding,” katanya.

Daerah harus mendapat kesempatan

Muflihun meminta pelaksanaan pelatnas jangka panjang turut membuka jalur bagi atlet potensial dari Riau dan daerah lainnya. Seleksi atlet perlu dilakukan secara luas agar talenta dari luar pusat pembinaan nasional tidak terabaikan.

Pemerintah daerah, organisasi olahraga, sekolah, perguruan tinggi, dan komunitas olahraga dinilai perlu membangun sistem pencarian bakat yang terhubung dengan program nasional.

Menurutnya, keberhasilan kebijakan tersebut akan terlihat apabila semakin banyak atlet daerah memperoleh fasilitas latihan yang layak dan kesempatan mengikuti seleksi secara adil.

“Anak-anak muda di daerah memiliki potensi besar. Mereka membutuhkan fasilitas, kompetisi, pelatih, dan jalur yang jelas untuk mencapai tingkat nasional,” tutup Muflihun.

Sumber fakta: ANTARA—Presiden setujui skema pembinaan atlet jangka panjang dan berkelanjutan⁠� dan ANTARA—281 dari 432 atlet Asian Games dilepas Presiden⁠�.

banner 336x280