Tanam padi 500 hektare di Serang, Satuan Petani ETH titip harapan untuk kesejahteraan petani
Hambalang — 2 Oktober 2026 Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Serang melaksanakan gerakan tanam padi dengan cakupan 500 hektare di 29 kecamatan. Satuan Petani Elang Tiga Hambalang (ETH) berharap program tersebut meningkatkan pendapatan petani melalui pendampingan budidaya dan...
(Dianalisis secara otomatis dari isi berita)
Hambalang — 2 Oktober 2026 Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Serang melaksanakan gerakan tanam padi dengan cakupan 500 hektare di 29 kecamatan. Satuan Petani Elang Tiga Hambalang (ETH) berharap program tersebut meningkatkan pendapatan petani melalui pendampingan budidaya dan pengelolaan biaya produksi yang baik.
Gerakan tanam dijadwalkan berlangsung selama September–Oktober 2026 dalam rangkaian Hari Jadi ke-500 Kabupaten Serang. Penanaman utama dilakukan di Desa Sentul, Kecamatan Kragilan, Rabu (30/9/2026), menggunakan Pertanian Modern–Advanced Agricultural System (PM-AAS).
Keterangan resmi Pemkab Serang menyebut luas keseluruhan gerakan tanam mencapai 500 hektare, tetapi belum merinci cakupan penerapan PM-AAS di seluruh lokasi.
Kepala DKPP Kabupaten Serang Suhardjo menjelaskan, metode tersebut mencakup tebar benih langsung dan penyesuaian pemupukan. Penggunaan dolomit mempertimbangkan tingkat keasaman tanah.
DKPP berharap produktivitas meningkat dari kisaran 5–6 ton menjadi 10–12 ton per hektare. Angka tersebut masih merupakan sasaran program, bukan hasil panen yang telah dicapai.
“Kami mengharapkan nanti hasilnya ini meningkat dua kali lipat,” kata Suhardjo dalam keterangan Pemkab Serang yang diterbitkan Kamis (1/10/2026).
Menanggapi program itu, Satuan Petani ETH menekankan pentingnya menghitung manfaat teknologi berdasarkan keuntungan yang diterima petani setelah seluruh biaya diperhitungkan.
“Harapan kami, peningkatan hasil panen berjalan bersama peningkatan pendapatan petani. Kebutuhan benih, pupuk, tenaga kerja, dan biaya lainnya perlu dihitung sejak awal agar manfaatnya benar-benar terasa,” demikian pernyataan Satuan Petani.
Pendampingan penyuluh juga diperlukan agar petani memahami teknik budidaya dan memperoleh bantuan ketika menghadapi kendala. Pencatatan biaya, hasil panen, serta harga jual dapat membantu mengevaluasi manfaat metode yang diterapkan.
“Petani perlu mendapat penjelasan yang mudah dipahami dan pendampingan selama musim tanam. Pengalaman mereka di lapangan perlu menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki pelaksanaan berikutnya,” lanjut pernyataan tersebut.
Pelaksanaan gerakan tanam melibatkan Kementerian Pertanian, Pemerintah Provinsi Banten, dan penyuluh pertanian.
Redaksi: Elang Tiga Global News
Editor: Bambang
Sumber data dan keterangan pemerintah: Portal resmi Pemerintah Kabupaten Serang, “Hari Jadi ke-500 Kabupaten Serang, DKPP Tanam Padi 500 Hektare dan 500 Vaksinasi Hewan Ternak”, 1 Oktober 2026.





