EXPLORE GLOBAL

⚡ QUICK SHORTCUTS

📂 KATEGORI UTAMA

Logo

ELANG 3

GLOBAL NEWS
TERBARU
Berita Terbaru, Berita Terkini, Daerah

Wali Kota Medan dan Dubes Korea Selatan jajaki kerja sama lintas sektor, DPP ETH Sumut: Harus berujung manfaat nyata

UKURAN TEKS
✨ RINGKASAN CERDAS AI BETA

MEDAN — Jumat, 11 September 2026, Pemerintah Kota Medan menjajaki perluasan kerja sama dengan Korea Selatan dalam bidang perdagangan, ekonomi kreatif, pendidikan, kesehatan, kebudayaan, dan pengembangan sumber daya manusia. Pembahasan tersebut berlangsung ketika Wali Kota Medan Rico Tri Putra Waas...

(Dianalisis secara otomatis dari isi berita)

banner 336x280

MEDAN — Jumat, 11 September 2026, Pemerintah Kota Medan menjajaki perluasan kerja sama dengan Korea Selatan dalam bidang perdagangan, ekonomi kreatif, pendidikan, kesehatan, kebudayaan, dan pengembangan sumber daya manusia.

Pembahasan tersebut berlangsung ketika Wali Kota Medan Rico Tri Putra Waas menerima kunjungan Duta Besar Korea Selatan untuk Indonesia, Yoon Soongu, di Medan pada Kamis, 10 September 2026.

banner 468x60

Dalam pertemuan itu, Rico Waas menawarkan kopi khas Sumatera sebagai salah satu komoditas unggulan yang berpotensi dipasarkan ke Korea Selatan. Pemkot Medan menyatakan siap memfasilitasi upaya perluasan pasar produk tersebut.

Selain perdagangan komoditas, kedua pihak membahas peluang kerja sama pada sektor ekonomi kreatif. Pesatnya perkembangan industri kreatif Korea Selatan dinilai dapat menjadi referensi bagi pengembangan industri serupa di Kota Medan.

Pemkot Medan berharap terjalin transfer pengetahuan dalam bidang perfilman, musik, seni pertunjukan, dan pendidikan khusus. Kerja sama itu diharapkan membuka kesempatan pengembangan kemampuan bagi pelaku kreatif dan generasi muda di Kota Medan.

Sektor kesehatan turut menjadi salah satu agenda pembahasan. Pemkot Medan membidik pengembangan Kota Medan sebagai destinasi utama wisata medis atau medical tourism di Sumatera Utara.

Rencana tersebut berkaitan dengan kolaborasi pengembangan Rumah Sakit Haji Medan bersama pihak Korea Selatan untuk menghadirkan layanan unggulan terakreditasi, termasuk pusat pelayanan jantung, onkologi, dan pemeriksaan kesehatan.

Duta Besar Korea Selatan untuk Indonesia Yoon Soongu juga berharap hubungan kota kembar antara Medan dan Gwangju dapat diperdalam. Ruang kerja sama yang disebutkan antara lain ekonomi kreatif, pertukaran budaya, serta program pertukaran pelajar dan mahasiswa.

Pertemuan ini masih berupa penjajakan. Karena itu, realisasi program, pembagian tanggung jawab, kebutuhan anggaran, dan target waktu pelaksanaan memerlukan tindak lanjut serta kesepakatan resmi dari pihak terkait.

DPP ETH Sumut minta kerja sama memiliki target terukur

Ketua Dewan Pimpinan Provinsi Elang Tiga Hambalang Sumatera Utara, Bahar Effendi Pulungan, SH, menyambut positif penjajakan kerja sama antara Pemerintah Kota Medan dan Korea Selatan.

“Hubungan internasional yang dibangun pemerintah daerah harus diarahkan untuk menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat, membuka lapangan kerja, memperluas pasar produk lokal, dan meningkatkan kualitas pelayanan publik,” ujar Bahar.

Menurutnya, rencana pemasaran kopi Sumatera ke Korea Selatan harus melibatkan petani, koperasi, UMKM, pengolah kopi, dan pelaku ekspor daerah. Standar mutu, kesinambungan pasokan, harga yang adil, serta identitas asal produk juga perlu dipersiapkan.

“Jangan sampai komoditas unggulan Sumatera hanya menjadi bahan mentah dengan nilai tambah yang lebih besar dinikmati pihak lain. Petani dan pengusaha lokal harus ditempatkan sebagai bagian utama dalam rantai kerja sama,” katanya.

Pada sektor ekonomi kreatif, Bahar berharap transfer pengetahuan tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Pelatihan, produksi bersama, akses teknologi, beasiswa, dan perluasan pasar harus memiliki peserta, jadwal, serta target hasil yang jelas.

Ia juga menilai pengembangan wisata medis di Medan perlu diikuti peningkatan mutu rumah sakit, kompetensi tenaga kesehatan, ketersediaan peralatan, kemudahan akses, dan perlindungan bagi pasien.

“Keinginan menjadikan Medan sebagai tujuan wisata medis merupakan peluang besar. Namun, pelayanan bagi masyarakat Sumatera Utara harus tetap menjadi prioritas dan tidak boleh tersisih,” tegasnya.

Bahar meminta Pemkot Medan menyampaikan perkembangan kerja sama tersebut secara terbuka kepada masyarakat. Informasi mengenai program, sumber pembiayaan, mitra pelaksana, dan capaian kerja sama dinilai penting untuk menjaga akuntabilitas.

“Penjajakan harus segera ditindaklanjuti dengan peta jalan dan program yang terukur. DPP ETH Sumut siap mengawal agar hubungan ini benar-benar memperkuat ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” tutup Bahar.

Sumber fakta utama: ANTARA Sumut

banner 336x280
Secret Link