EXPLORE GLOBAL

⚡ QUICK SHORTCUTS

📂 KATEGORI UTAMA

Logo

ELANG 3

GLOBAL NEWS
TERBARU
Berita Terbaru, Berita Terkini, Global

92 Proyek IMT-GT Didorong Tuntas, ETH: Pengusaha Indonesia Harus Masuk dalam Gelombang Proyek Regional

UKURAN TEKS
✨ RINGKASAN CERDAS AI BETA

Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat — 11 September 2026 Kerja sama ekonomi Indonesia, Malaysia, dan Thailand memasuki fase yang semakin berorientasi pada implementasi. Asosiasi Pengusaha Elang Tiga Hambalang (ETH) menilai percepatan 92 proyek Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT) harus menjadi peluang...

(Dianalisis secara otomatis dari isi berita)

banner 336x280

Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat — 11 September 2026 Kerja sama ekonomi Indonesia, Malaysia, dan Thailand memasuki fase yang semakin berorientasi pada implementasi. Asosiasi Pengusaha Elang Tiga Hambalang (ETH) menilai percepatan 92 proyek Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT) harus menjadi peluang konkret bagi perusahaan nasional, UMKM, kontraktor, sektor logistik, pariwisata, pertanian, manufaktur hingga jasa keuangan.

Dalam Pertemuan Tingkat Menteri IMT-GT ke-32 di Medan pada 10 September 2026, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan 92 proyek yang sedang berjalan harus diarahkan pada penyelesaian dan implementasi, bukan sekadar menjadi pembahasan. Pertemuan tersebut bahkan diarahkan menjadi “Ministerial Meeting of Implementation.”

banner 468x60

Perdagangan Kawasan Tembus US$810,8 Miliar

Data yang dipaparkan pemerintah menunjukkan skala ekonomi kawasan IMT-GT terus berkembang. Perdagangan barang meningkat dari US$708 miliar menjadi US$810,8 miliar, sementara investasi asing langsung naik dari US$27,52 miliar menjadi US$28,44 miliar. Tingkat pengangguran juga turun dari 3,8 persen menjadi 3,7 persen.

ETH menilai perkembangan tersebut menunjukkan kerja sama subregional tidak boleh dipandang hanya sebagai agenda antarpemerintah. Pengusaha Indonesia perlu dipersiapkan untuk masuk sebagai pelaku bisnis.

“Kerja sama regional harus diterjemahkan menjadi transaksi, investasi dan lapangan kerja. Pengusaha Indonesia harus menjadi bagian dari peluang tersebut, bukan hanya menjadi penonton ketika proyek-proyek regional mulai berjalan.”

275 Pengusaha, Delapan MoU Lintas Negara

Momentum bisnis bahkan telah terlihat pada IMT-GT International Business Matching 2026. Pemerintah mencatat kegiatan tersebut menghadirkan 275 pelaku usaha dari tujuh sektor strategis dan menghasilkan delapan Nota Kesepahaman (MoU) bisnis lintas negara.

Sektor yang terlibat meliputi agribisnis, pertanian dan perikanan, manufaktur, pariwisata, logistik, tenaga kerja, perbankan dan keuangan, serta layanan kesehatan.

Pada rangkaian forum sebelumnya, IMT-GT Business Forum juga dihadiri lebih dari 300 pelaku usaha dan investor dari Malaysia, Thailand, India, Jepang dan Korea Selatan.

ETH Dorong UMKM Masuk Rantai Pasok

Menurut ETH, proyek regional dapat menciptakan efek berantai jauh melampaui kontraktor utama. Pembangunan infrastruktur dan peningkatan konektivitas membutuhkan material, transportasi, pergudangan, makanan-minuman, teknologi, tenaga kerja, akomodasi serta berbagai jasa pendukung.

Karena itu, UMKM harus dipersiapkan memenuhi legalitas, kapasitas produksi, kualitas, sertifikasi dan kemampuan keuangan yang diperlukan untuk menjadi pemasok.

“Ketika proyek besar berjalan, harus dipetakan apa yang dapat dikerjakan perusahaan Indonesia dan apa yang dapat dipasok UMKM. Dari situlah investasi regional benar-benar menghasilkan multiplier effect bagi pengusaha dan masyarakat.”

Perdagangan, Logistik dan Digital Jadi Prioritas

Pemerintah menetapkan tiga arah strategis dalam pengembangan IMT-GT. Salah satunya adalah mempercepat proyek yang memperkuat mobilitas lintas batas, integrasi digital dan peran UMKM.

Pemerintah juga mendorong perdagangan, logistik dan investasi lebih mudah bergerak antara Sumatra, Semenanjung Malaysia dan Thailand Selatan, serta menjadikan IMT-GT sebagai salah satu instrumen implementasi integrasi ASEAN.

Bagi ETH, arah tersebut memberikan peluang khusus bagi pengusaha di Sumatra karena posisi geografisnya sangat dekat dengan Malaysia dan Thailand.

ETH Siapkan “IMT-GT Business Opportunity Desk”

Asosiasi Pengusaha Elang Tiga Hambalang mendorong pembentukan IMT-GT Business Opportunity Desk ETH sebagai pusat informasi dan penghubung bisnis bagi anggota.

Program tersebut dapat menjalankan empat fungsi utama: memetakan 92 proyek dan peluang pengadaan yang relevan, membuat database perusahaan Indonesia yang siap menjadi vendor, mempertemukan pengusaha Indonesia dengan mitra Malaysia dan Thailand, serta membantu anggota mempersiapkan legalitas, sertifikasi dan kemampuan mengikuti business matching lintas negara.

“Organisasi pengusaha harus hadir sebelum kontrak diberikan. ETH ingin membantu pengusaha mengetahui peluang lebih awal, mempersiapkan perusahaan, menemukan mitra dan kemudian bersaing mendapatkan transaksi.”

Dari 92 Proyek Menuju Lapangan Kerja

Pertemuan IMT-GT juga mengarahkan penyusunan Implementation Blueprint 2027–2031 dengan tiga pilar: ketahanan ekonomi, jaringan terintegrasi dan kesejahteraan bersama menuju Visi IMT-GT 2036. Pertemuan tingkat menteri berikutnya dijadwalkan berlangsung di Malaysia pada 2027.

Bagi ETH, indikator keberhasilan kerja sama tersebut harus terlihat pada jumlah proyek yang terealisasi, investasi yang masuk, kontrak yang diperoleh perusahaan nasional, pertumbuhan UMKM serta penciptaan lapangan kerja.

“Dari 92 proyek itu harus lahir ratusan bahkan ribuan peluang bagi pengusaha. ETH mendorong agar setiap proyek regional memiliki efek berantai kepada kontraktor, pemasok, UMKM dan tenaga kerja Indonesia.”

banner 336x280