EXPLORE GLOBAL

⚡ QUICK SHORTCUTS

📂 KATEGORI UTAMA

Logo

ELANG 3

GLOBAL NEWS
TERBARU
Berita Terkini, Daerah, Global

ROAD TO HARBOLNAS 2026 DIMULAI, PENGUSAHA ETH DORONG PRODUK LOKAL JADI TUAN RUMAH DI PASAR DIGITAL

UKURAN TEKS
✨ RINGKASAN CERDAS AI BETA

JAKARTA, 27 AGUSTUS 2026 — Asosiasi Pengusaha Elang Tiga Hambalang menilai peluncuran **Road to Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) 2026** harus menjadi momentum besar untuk memperkuat posisi produk lokal, memperluas pasar UMKM, meningkatkan transaksi digital dan membawa lebih banyak pengusaha...

(Dianalisis secara otomatis dari isi berita)

banner 336x280

JAKARTA, 27 AGUSTUS 2026 — Asosiasi Pengusaha Elang Tiga Hambalang menilai peluncuran **Road to Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) 2026** harus menjadi momentum besar untuk memperkuat posisi produk lokal, memperluas pasar UMKM, meningkatkan transaksi digital dan membawa lebih banyak pengusaha Indonesia masuk ke ekosistem perdagangan nasional maupun global.

Pemerintah pada Kamis, 27 Agustus 2026 resmi menggelar *Kick Off Road to Harbolnas 2026* sebagai bagian dari strategi memperkuat ekosistem ekonomi digital nasional.

banner 468x60

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan Harbolnas yang telah memasuki tahun ke-14 tidak lagi hanya dipandang sebagai agenda diskon tahunan, tetapi sebagai **gerakan nasional untuk memperkuat produk dalam negeri, meningkatkan inklusi digital dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkeadilan**.

Asosiasi Pengusaha Elang Tiga Hambalang menilai arah tersebut sangat relevan dengan kebutuhan UMKM Indonesia.

**Harbolnas jangan hanya menjadi pesta belanja. Harbolnas harus menjadi pesta penjualan bagi pengusaha dan produk Indonesia.**

## PRODUK LOKAL HARUS JADI TUAN RUMAH

Asosiasi Pengusaha Elang Tiga Hambalang mendorong agar produk buatan Indonesia memperoleh ruang yang semakin besar dalam setiap momentum perdagangan digital nasional.

Indonesia memiliki jutaan pelaku UMKM yang menghasilkan makanan, pakaian, kerajinan, furnitur, produk pertanian, kosmetik, produk kreatif dan berbagai barang lainnya.

Namun kemampuan produksi saja tidak cukup.

Pengusaha membutuhkan pasar.

Platform perdagangan digital dapat menjadi salah satu pintu terbesar untuk mempertemukan produsen dengan konsumen dalam skala nasional.

Karena itu, Asosiasi menilai Harbolnas perlu mempunyai indikator yang jelas mengenai seberapa besar transaksi yang benar-benar berasal dari produk dalam negeri.

## PEMERINTAH DORONG KOLABORASI E-COMMERCE DAN UMKM

Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menyatakan pemerintah terus memfasilitasi kolaborasi antara **pelaku e-commerce, asosiasi industri dan UMKM** untuk memperluas jangkauan pasar produk dalam negeri hingga seluruh Nusantara.

Asosiasi Pengusaha Elang Tiga Hambalang mendukung kolaborasi tersebut.

Platform digital memiliki teknologi dan basis konsumen.

UMKM mempunyai produk.

Perbankan menyediakan pembiayaan.

Perusahaan logistik membantu distribusi.

Jika seluruh komponen tersebut dipertemukan, UMKM mempunyai peluang tumbuh jauh lebih cepat.

## HARBOLNAS HARUS MENINGKATKAN OMZET UMKM

Asosiasi Pengusaha Elang Tiga Hambalang menilai salah satu indikator keberhasilan Harbolnas harus berupa kenaikan omzet UMKM.

Tidak cukup hanya menghitung:

jumlah kunjungan aplikasi;

jumlah promosi;

atau besarnya potongan harga.

Yang lebih penting adalah:

**berapa banyak UMKM memperoleh pesanan baru, berapa produk lokal terjual, berapa pengusaha mendapatkan pelanggan baru dan berapa usaha mampu mempertahankan peningkatan penjualan setelah Harbolnas selesai.**

Dengan demikian, kegiatan digital benar-benar mempunyai dampak terhadap sektor riil.

## UMKM HARUS DIBANTU MASUK PLATFORM DIGITAL

Masih banyak pelaku usaha yang belum memiliki kemampuan mengelola toko digital secara profesional.

Asosiasi Pengusaha Elang Tiga Hambalang mendorong pendampingan yang mencakup:

* pembuatan katalog produk;
* fotografi produk;
* pengelolaan marketplace;
* penentuan harga;
* promosi digital;
* pencatatan transaksi;
* pengemasan;
* dan pengelolaan pengiriman.

UMKM tidak cukup hanya diberikan akun marketplace.

Mereka harus dibantu sampai mampu menghasilkan transaksi.

## PASAR DIGITAL ASEAN BISA TEMBUS USD2 TRILIUN

Pemerintah juga mengaitkan penguatan ekonomi digital Indonesia dengan implementasi **ASEAN Digital Economy Framework Agreement atau DEFA**.

Kemenko Perekonomian menyebut DEFA berpotensi meningkatkan nilai ekonomi digital ASEAN hingga sekitar **USD2 triliun**, dengan potensi porsi Indonesia mencapai sekitar **USD600 miliar**.

Asosiasi Pengusaha Elang Tiga Hambalang menilai angka tersebut menunjukkan peluang yang sangat besar.

Pengusaha Indonesia tidak boleh hanya memikirkan pasar domestik.

Ekonomi digital harus menjadi jembatan menuju pasar ASEAN dan global.

## QRIS ANTARNEGARA BUKA PELUANG TRANSAKSI LINTAS BATAS

Pemerintah juga menyoroti pengembangan **QR Cross-Border atau QRIS antarnegara ASEAN** sebagai bagian dari penguatan ekosistem digital.

Sistem pembayaran tersebut diharapkan meningkatkan efisiensi transaksi bagi pelaku usaha yang melayani konsumen dari negara mitra.

Asosiasi Pengusaha Elang Tiga Hambalang menilai perkembangan tersebut penting bagi:

* pariwisata;
* perdagangan;
* ekonomi kreatif;
* UMKM kawasan perbatasan;
* dan produk lokal yang melayani konsumen internasional.

Sistem pembayaran yang semakin mudah dapat membantu memperkecil hambatan transaksi lintas negara.

## VIDEO COMMERCE JADI PASAR BARU

Perdagangan digital juga semakin bergerak menuju model berbasis video dan siaran langsung.

Pemerintah mencatat aktivitas *video commerce* Indonesia berkembang sangat cepat dan telah menjadi salah satu kanal perdagangan digital yang semakin penting.

Asosiasi Pengusaha Elang Tiga Hambalang menilai tren tersebut harus dibaca sebagai peluang.

UMKM dapat menjual produk dengan cara yang lebih interaktif.

Pengusaha tidak lagi hanya memasang foto produk.

Mereka dapat menjelaskan kualitas, cara penggunaan dan cerita di balik produk secara langsung kepada konsumen.

Namun pelaku usaha membutuhkan pelatihan agar mampu memanfaatkan kanal tersebut secara profesional.

## PRODUK ARTISAN DAERAH BERPOTENSI GO GLOBAL

Pemerintah secara khusus mendorong agar produk-produk artisan dan UMKM lokal dapat memanfaatkan platform digital untuk memperluas pasar internasional.

Asosiasi Pengusaha Elang Tiga Hambalang menilai Indonesia memiliki kekayaan produk berbasis budaya yang sangat besar.

Batik.

Tenun.

Kerajinan kayu.

Rotan.

Produk kulit.

Perhiasan.

Makanan khas.

Kopi.

Rempah.

Semua mempunyai peluang menjadi produk bernilai tinggi apabila dipasarkan dengan kualitas dan cerita yang tepat.

## LOGISTIK HARUS MENDUKUNG HARBOLNAS

Perdagangan digital sangat bergantung pada distribusi.

Produk boleh bagus dan harga boleh menarik, tetapi konsumen akan kecewa apabila barang terlambat atau rusak.

Asosiasi Pengusaha Elang Tiga Hambalang mendorong penguatan layanan logistik terutama untuk UMKM di luar kota besar.

Biaya kirim antarwilayah masih menjadi salah satu tantangan perdagangan digital Indonesia.

Semakin rendah biaya logistik, semakin luas pasar yang dapat dijangkau pengusaha daerah.

## PROMOSI PRODUK LOKAL JANGAN KALAH DARI PRODUK IMPOR

Asosiasi Pengusaha Elang Tiga Hambalang mendorong platform perdagangan digital memberikan ruang promosi yang kuat kepada produk lokal.

Produk Indonesia harus mudah ditemukan.

Konsumen harus mendapatkan informasi yang jelas mengenai produk buatan dalam negeri.

Program kurasi juga dapat digunakan untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat.

**Bangga produk Indonesia tidak cukup menjadi slogan. Produk lokal harus mendapatkan ruang pasar yang nyata.**

## PERLINDUNGAN PENGUSAHA DAN KONSUMEN HARUS DIJAGA

Semakin besar ekonomi digital, semakin tinggi pula risiko penipuan.

Asosiasi mendorong peningkatan perlindungan terhadap konsumen dan merchant.

Platform perlu memperkuat verifikasi toko, perlindungan transaksi, pengaduan dan penanganan akun palsu.

Pengusaha juga membutuhkan perlindungan terhadap praktik tidak sehat dan penyalahgunaan identitas perusahaan.

Kepercayaan adalah modal utama perdagangan digital.

## DATA TRANSAKSI BISA MEMBUKA AKSES PEMBIAYAAN

Asosiasi Pengusaha Elang Tiga Hambalang menilai transaksi digital juga dapat membantu UMKM membangun rekam jejak usaha.

Data penjualan dari marketplace dapat menunjukkan:

* omzet;
* frekuensi transaksi;
* jumlah pelanggan;
* perkembangan penjualan;
* dan stabilitas usaha.

Dengan perlindungan data yang kuat serta prinsip kehati-hatian, rekam transaksi tersebut dapat menjadi salah satu informasi tambahan bagi lembaga keuangan dalam menilai kebutuhan pembiayaan.

Dengan demikian, platform digital dapat menjadi jalan dari **pasar menuju modal**.

## HARBOLNAS HARUS MENJANGKAU PENGUSAHA DAERAH

Asosiasi mendorong agar Road to Harbolnas tidak hanya berpusat di Jakarta.

Pengusaha daerah harus mendapatkan kesempatan yang sama.

Pemerintah daerah dapat melakukan kurasi produk lokal unggulan.

Produk terpilih kemudian diberikan pendampingan untuk masuk ke platform perdagangan digital nasional.

Dengan pola tersebut, Harbolnas dapat menjadi program yang melahirkan produk unggulan dari berbagai kabupaten dan kota.

## PENGUSAHA ETH DORONG “UMKM DIGITAL DARI DAERAH KE DUNIA”

Asosiasi Pengusaha Elang Tiga Hambalang mendorong enam langkah utama:

1. **Prioritaskan promosi produk buatan Indonesia dalam Harbolnas.**
2. **Bantu UMKM masuk dan aktif berjualan di marketplace.**
3. **Hubungkan transaksi digital dengan akses pembiayaan.**
4. **Tekan biaya logistik bagi pengusaha daerah.**
5. **Perluas QRIS antarnegara dan akses pasar ASEAN.**
6. **Bantu produk unggulan daerah menembus pasar ekspor.**

## TARGETNYA BUKAN DISKON, TAPI PENGUSAHA NAIK KELAS

Asosiasi Pengusaha Elang Tiga Hambalang menilai Harbolnas 2026 harus meninggalkan dampak jangka panjang bagi pelaku usaha.

Promo memang penting untuk menarik konsumen.

Namun tujuan akhirnya harus lebih besar.

Pengusaha mendapatkan pelanggan baru.

UMKM belajar pemasaran digital.

Produk lokal semakin dikenal.

Transaksi meningkat.

Dan perusahaan kecil naik kelas.

**“Harbolnas jangan hanya menjadi hari diskon nasional. Jadikan Harbolnas sebagai hari ketika produk Indonesia mendapatkan pasar lebih besar dan UMKM memperoleh kesempatan naik kelas.”**

Asosiasi Pengusaha Elang Tiga Hambalang mendorong seluruh masyarakat untuk semakin bangga menggunakan produk dalam negeri sekaligus mendukung transformasi pengusaha Indonesia menuju ekonomi digital.

### PRODUK LOKAL MENANG, UMKM GO DIGITAL, PASAR MELUAS, PENGUSAHA INDONESIA GO GLOBAL.

banner 336x280