DPN Elang Tiga Hambalang Desak Evaluasi Total di Tubuh PTPN, Ancam! Surati Danantara Jika Dirut Gagal “Bersih-Bersih”
JAKARTA — Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Elang Tiga Hambalang melayangkan kritik keras terhadap jajaran direksi Holding PTPN dan PalmCo. Langkah ini diambil setelah serangkaian upaya audiensi dan silaturahmi yang diajukan oleh tim DPN Elang Tiga Hambalang di kantor pusat Jakarta...
(Dianalisis secara otomatis dari isi berita)

JAKARTA — Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Elang Tiga Hambalang melayangkan kritik keras terhadap jajaran direksi Holding PTPN dan PalmCo. Langkah ini diambil setelah serangkaian upaya audiensi dan silaturahmi yang diajukan oleh tim DPN Elang Tiga Hambalang di kantor pusat Jakarta terus-menerus menemui jalan buntu dan ditolak oleh pihak manajemen.
Pengurus DPN Elang Tiga Hambalang, Irsyadanur, menyatakan bahwa penolakan tersebut sangat disayangkan. Padahal, kehadiran tim bertujuan baik untuk melakukan konsolidasi serta mendiskusikan formula terbaik demi kemajuan seluruh PTPN di Indonesia, dengan fokus utama pada PTPN 3 dan PTPN 4.
Tuntutan Evaluasi Total Kabag dan Pencopotan Jabatan
Merespons dinamika internal yang dinilai menghambat kemajuan korporasi, DPN Elang Tiga Hambalang menuntut adanya langkah radikal dari pucuk pimpinan. Mereka mendesak agar seluruh Kepala Bagian (Kabag) di PTPN 3 dan PTPN 4 segera dievaluasi total dan dibebastugaskan dari jabatannya selama proses pemeriksaan berlangsung.
Selain evaluasi massal, Irsyadanur secara spesifik menyoroti dua nama pejabat teras yang diduga bermasalah:
Fitra Rinaldy (SVP Produksi PTPN 3): Diduga bersikap sangat arogan dan terindikasi kuat memihak pada kepentingan pribadi serta kelompok tertentu. DPN Elang Tiga Hambalang mendesak agar rekam jejaknya segera ditelusuri secara hukum dan manajerial.
Budi Susanto (Chief SVP PTPN 4): Turut menjadi target desakan evaluasi menyeluruh terkait kinerja dan integritas jabatannya.
Ultimatum untuk Dirut Holding dan PalmCo
DPN Elang Tiga Hambalang mempertanyakan komitmen dan keberanian Direktur Utama (Dirut) Holding PTPN serta Dirut PalmCo dalam melakukan pembenahan internal. Jajaran direksi ditantang untuk membuktikan profesionalitas mereka dalam waktu dekat.
”Mampu atau tidak Dirut Holding dan Dirut PalmCo melakukan aksi bersih-bersih ini dalam waktu dekat? Jika memang tidak mampu, lebih baik segera mengundurkan diri dari jabatan mereka secepatnya,” tegas Irsyadanur.
Sebagai langkah lanjutan yang lebih masif, DPN Elang Tiga Hambalang menegaskan tidak akan tinggal diam. Jika tuntutan ini diabaikan, mereka dalam waktu dekat akan menyurati Direktur Utama Badan Pengelola Investasi Danantara. Surat tersebut bertujuan meminta intervensi penuh dan evaluasi total terhadap seluruh lini manajemen PTPN, termasuk mencopot Dirut Holding PTPN dan Dirut PalmCo dari posisi mereka.
📝 Catatan Tim Redaksi Elangtiga Global News
Redaksi Elangtiga Global News memandang bahwa transparansi, akuntabilitas, dan semangat Good Corporate Governance (GCG) adalah harga mati dalam pengelolaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). PTPN sebagai aset strategis bangsa tidak boleh dijadikan sarana pemuasan kepentingan pribadi atau kelompok tertentu.
Kami mendukung penuh segala upaya pembersihan oknum-oknum arogan dan tidak kompeten demi menyelamatkan masa depan perkebunan negara. Redaksi akan terus mengawal perkembangan isu ini hingga reformasi birokrasi di tubuh Holding PTPN dan PalmCo benar-benar terwujud secara bersih dan transparan.




