EXPLORE GLOBAL

⚡ QUICK SHORTCUTS

📂 KATEGORI UTAMA

Logo

ELANG 3

GLOBAL NEWS
TERBARU
Berita Terbaru, Berita Terkini, Global

Cabai Rawit Tembus Rp82.700/Kg, DPN Elang Tiga Hambalang: Kendalikan Harga, Jangan Biarkan Dapur Rakyat Tertekan

UKURAN TEKS
✨ RINGKASAN CERDAS AI BETA

HAMBALANG, KABUPATEN BOGOR, JAWA BARAT — Kamis, 3 September 2026. Pergerakan harga sejumlah kebutuhan pangan strategis pada awal September menjadi perhatian Dewan Pimpinan Nasional Elang Tiga Hambalang (DPN ETH). Organisasi menilai pemerintah perlu mencermati komoditas yang mengalami tekanan harga karena...

(Dianalisis secara otomatis dari isi berita)

banner 336x280

HAMBALANG, KABUPATEN BOGOR, JAWA BARAT — Kamis, 3 September 2026. Pergerakan harga sejumlah kebutuhan pangan strategis pada awal September menjadi perhatian Dewan Pimpinan Nasional Elang Tiga Hambalang (DPN ETH). Organisasi menilai pemerintah perlu mencermati komoditas yang mengalami tekanan harga karena kenaikannya langsung memengaruhi pengeluaran rumah tangga.

Fakta Terverifikasi Hari Ini

Data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikutip pada Kamis pagi, 3 September 2026, mencatat harga rata-rata nasional cabai rawit merah Rp82.700 per kilogram. Cabai rawit hijau berada di Rp62.100/kg, cabai merah keriting Rp56.950/kg, dan cabai merah besar Rp52.200/kg.

banner 468x60

Pada komoditas lain, telur ayam ras tercatat Rp29.650/kg, daging ayam ras segar Rp42.600/kg, minyak goreng curah Rp20.450/liter, sedangkan beras medium I berada pada Rp16.550/kg. Data PIHPS merupakan gambaran harga rata-rata sehingga harga aktual dapat berbeda antarwilayah dan pasar.

Di sisi beras, Badan Pangan Nasional melaporkan inflasi beras secara tahunan pada Agustus 2026 turun menjadi 2,77 persen, dari 3,10 persen pada bulan sebelumnya. Bapanas mengaitkan perkembangan tersebut antara lain dengan penyaluran sekitar 1,9 juta ton Cadangan Beras Pemerintah untuk stabilisasi pasokan dan harga.

Perum Bulog juga melaporkan telah menyerap sekitar 3,7 juta ton beras dari target 4 juta ton pada 2026, sementara stok di fasilitas penyimpanan Bulog dan mitranya mencapai sekitar 5,4 juta ton.

Sikap DPN Elang Tiga Hambalang

DPN Elang Tiga Hambalang menilai tingginya harga cabai rawit perlu menjadi perhatian karena pangan merupakan pengeluaran yang langsung dirasakan masyarakat setiap hari.

Ketua Umum DPN Elang Tiga Hambalang H. Safrizal berpandangan pemerintah perlu memastikan apakah tekanan harga terjadi akibat produksi, distribusi, cuaca, biaya angkut, atau faktor lain. Penanganan menurut DPN ETH harus berdasarkan kondisi nyata masing-masing daerah dan tetap menjaga agar petani memperoleh harga yang layak.

Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Nasional Elang Tiga Hambalang Ganda Satria Dharma menilai pengendalian harga tidak semestinya hanya dilakukan ketika harga sudah melonjak tinggi. Pemantauan produksi, stok, distribusi dan harga antardaerah perlu menjadi sistem peringatan dini sehingga intervensi dapat dilakukan lebih cepat.

DPN ETH juga mendorong pemerintah daerah memperkuat Gerakan Pangan Murah, operasi pasar, kerja sama distribusi antardaerah, serta publikasi harga pangan apabila kondisi setempat membutuhkan intervensi.

Organisasi menegaskan bahwa perlindungan konsumen harus berjalan beriringan dengan perlindungan petani. Kebijakan menekan harga di tingkat konsumen jangan sampai menyebabkan harga di tingkat produsen jatuh dan merugikan petani.

Bagi DPN Elang Tiga Hambalang, stabilitas pangan bukan sekadar persoalan angka inflasi. Ukuran akhirnya adalah apakah petani memperoleh penghasilan yang layak dan masyarakat masih mampu memenuhi kebutuhan dapurnya.

Dari Hambalang untuk Indonesia — jaga petani, stabilkan pangan, dan lindungi daya beli rakyat.

banner 336x280