EXPLORE GLOBAL

⚡ QUICK SHORTCUTS

📂 KATEGORI UTAMA

Logo

ELANG 3

GLOBAL NEWS
TERBARU
Berita Terbaru, Berita Terkini, Daerah

Ekonomi Sumut tumbuh 5,06 persen, pemerataan manfaat hingga Kepulauan Nias menjadi perhatian

UKURAN TEKS
✨ RINGKASAN CERDAS AI BETA

Medan, Sumatera Utara — Minggu, 11 Oktober 2026 Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menyoroti ketimpangan pertumbuhan ekonomi antarwilayah dan mengharapkan penguatan kerja sama pemerintah daerah dengan Bank Indonesia untuk memperkecil kesenjangan, terutama di Kepulauan Nias. Hal tersebut disampaikan...

(Dianalisis secara otomatis dari isi berita)

banner 336x280

Medan, Sumatera Utara — Minggu, 11 Oktober 2026 Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menyoroti ketimpangan pertumbuhan ekonomi antarwilayah dan mengharapkan penguatan kerja sama pemerintah daerah dengan Bank Indonesia untuk memperkecil kesenjangan, terutama di Kepulauan Nias.

Hal tersebut disampaikan dalam pengukuhan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumut, Ameriza Ma’aruf Moesa, di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Medan, Jumat (9/10/2026).

banner 468x60

Menurut publikasi Diskominfo Sumut, ekonomi Sumatera Utara tumbuh 5,06 persen secara tahunan pada triwulan II 2026, meningkat dari 4,98 persen pada triwulan sebelumnya. Namun, Bobby menekankan bahwa perkembangan ekonomi antarwilayah belum merata.

Ameriza memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Sumut pada 2026 mencapai 5,11 persen. Angka tersebut merupakan proyeksi tahunan, berbeda dari realisasi pertumbuhan triwulan II yang telah dilaporkan.

Dalam tanggapannya Ketua Dewan Pimpinan Provinsi Elang Tiga Hambalang Sumatera Utara, Bahar Effendi Pulungan, S.H., pemerataan ditempatkan sebagai ukuran penting keberhasilan pembangunan.

“Pertumbuhan ekonomi perlu terasa dalam kehidupan warga: kesempatan kerja bertambah, usaha kecil memperoleh pasar, dan kebutuhan sehari-hari semakin terjangkau. Daerah yang menghadapi hambatan akses harus mendapat perhatian yang terukur.”

Usulan tanggapan tersebut menekankan perlunya menerjemahkan pembahasan kesenjangan menjadi langkah kerja yang jelas, terutama pada akses transportasi, layanan dasar, dan pengembangan usaha masyarakat.

“Kepulauan Nias dan wilayah yang aksesnya masih terbatas membutuhkan kepastian program, pendanaan, serta tahapan pelaksanaan. Pemerataan harus terlihat dari berkurangnya hambatan yang selama ini membatasi kegiatan ekonomi warga.”

Penguatan ekonomi daerah perlu memperhatikan hubungan antara pusat pertumbuhan dan wilayah sekitarnya. Perbaikan akses dapat membantu produsen menjangkau pembeli, memperluas pemasaran, dan membuka kesempatan usaha.

Pendampingan pelaku usaha juga perlu disesuaikan dengan kebutuhan setempat. Informasi program, persyaratan layanan, dan saluran pengaduan yang mudah dijangkau akan membantu masyarakat berpartisipasi serta menyampaikan kendala secara lebih terarah.

“Keberhasilan pembangunan perlu diukur sampai pada manfaat yang diterima keluarga. Pertumbuhan yang baik harus berjalan bersama kesempatan yang lebih adil bagi masyarakat di seluruh wilayah Sumatera Utara,” demikian penutup usulan tanggapan Bahar.

Sumber informasi ekonomi dan kegiatan: Diskominfo Sumut, “Pengukuhan Kepala BI Sumut, Bobby Nasution Tekankan Pemerataan Ekonomi”, 9 Oktober 2026.

Redaksi: Elang Tiga Global News

banner 336x280
Secret Link