EXPLORE GLOBAL

⚡ QUICK SHORTCUTS

📂 KATEGORI UTAMA

Logo

ELANG 3

GLOBAL NEWS
TERBARU
Berita Terkini, Daerah, Ekonomi, Global

EKONOMI TUMBUH 5,29 PERSEN, PENGUSAHA ETH INGATKAN DAYA BELI DAN LAPANGAN KERJA HARUS JADI PRIORITAS

UKURAN TEKS
✨ RINGKASAN CERDAS AI BETA

**JAKARTA, 26 AGUSTUS 2026** — Asosiasi Pengusaha Elang Tiga Hambalang menilai pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar **5,29 persen secara tahunan pada triwulan II 2026** merupakan capaian positif yang harus dijaga. Namun, pertumbuhan ekonomi tersebut perlu semakin dirasakan melalui **peningkatan daya beli...

(Dianalisis secara otomatis dari isi berita)

banner 336x280

**JAKARTA, 26 AGUSTUS 2026** — Asosiasi Pengusaha Elang Tiga Hambalang menilai pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar **5,29 persen secara tahunan pada triwulan II 2026** merupakan capaian positif yang harus dijaga. Namun, pertumbuhan ekonomi tersebut perlu semakin dirasakan melalui **peningkatan daya beli masyarakat, pembukaan lapangan kerja, pertumbuhan omzet UMKM serta ekspansi sektor usaha produktif**.

Badan Pusat Statistik mencatat perekonomian Indonesia pada triwulan II 2026 tumbuh **5,29 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya**. Secara kuartalan ekonomi tumbuh 3,73 persen, sementara secara kumulatif ekonomi Indonesia pada semester I 2026 tumbuh **5,45 persen**.

banner 468x60

Nilai Produk Domestik Bruto Indonesia pada triwulan II 2026 berdasarkan harga berlaku mencapai sekitar **Rp6.552,1 triliun**.

Pertumbuhan tersebut menunjukkan aktivitas ekonomi nasional tetap bergerak di tengah ketidakpastian perekonomian global.

Namun bagi Asosiasi Pengusaha Elang Tiga Hambalang, indikator makro yang positif harus diikuti dampak nyata yang dapat dirasakan masyarakat dan dunia usaha.

## PERTUMBUHAN HARUS TERASA DI PASAR DAN TEMPAT USAHA

Asosiasi Pengusaha Elang Tiga Hambalang berpandangan keberhasilan pertumbuhan ekonomi tidak cukup hanya dilihat dari angka Produk Domestik Bruto.

Bagi pengusaha, salah satu indikator paling nyata adalah apakah masyarakat memiliki kemampuan membeli barang dan jasa.

Ketika daya beli kuat, perdagangan bergerak, produksi meningkat, UMKM memperoleh pesanan, perusahaan melakukan ekspansi dan kebutuhan tenaga kerja ikut bertambah.

Sebaliknya, apabila masyarakat menahan konsumsi, dampaknya dapat dengan cepat dirasakan oleh pedagang, industri makanan dan minuman, sektor jasa, ritel hingga berbagai UMKM.

Karena itu, **menjaga daya beli masyarakat harus menjadi salah satu prioritas utama dalam menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.**

## DEWAN EKONOMI NASIONAL SOROT TANTANGAN PERMINTAAN DOMESTIK

Dewan Ekonomi Nasional dalam laporan Agustus 2026 menyebut pertumbuhan ekonomi triwulan II didorong antara lain oleh akselerasi program strategis pemerintah.

Konsumsi pemerintah tumbuh kuat, sementara investasi dan konsumsi rumah tangga turut menopang perekonomian.

Namun, Dewan Ekonomi Nasional juga memperkirakan **permintaan domestik pada triwulan III 2026 masih menghadapi tantangan**, khususnya pada konsumsi rumah tangga yang berkaitan dengan kekhawatiran masyarakat mengenai lapangan pekerjaan.

Asosiasi Pengusaha Elang Tiga Hambalang menilai peringatan tersebut penting diperhatikan.

Daya beli dan lapangan kerja mempunyai hubungan langsung dengan keberlangsungan dunia usaha.

Ketika masyarakat memiliki pendapatan dan pekerjaan yang stabil, konsumsi meningkat dan perusahaan memiliki alasan lebih kuat untuk meningkatkan produksi maupun investasi.

## LAPANGAN KERJA HARUS TUMBUH BERSAMA EKONOMI

Data BPS menunjukkan kondisi ketenagakerjaan secara nasional juga mengalami perkembangan.

Pada Februari 2026 terdapat sekitar **147,67 juta penduduk bekerja**, meningkat sekitar **1,896 juta orang** dibandingkan Februari 2025.

Tingkat Pengangguran Terbuka pada Februari 2026 tercatat **4,68 persen**, turun 0,08 poin persentase dibandingkan setahun sebelumnya.

Asosiasi Pengusaha Elang Tiga Hambalang menilai perkembangan tersebut merupakan sinyal positif.

Namun pertumbuhan jumlah penduduk dan angkatan kerja membuat penciptaan lapangan pekerjaan baru harus terus dipercepat.

Indonesia membutuhkan investasi yang bukan hanya besar dari sisi nilai, tetapi juga mampu menciptakan kegiatan produksi, rantai pasok dan kesempatan kerja secara luas.

## PENGUSAHA ADALAH PENCIPTA LAPANGAN KERJA

Asosiasi Pengusaha Elang Tiga Hambalang mengingatkan bahwa penciptaan lapangan pekerjaan sangat berkaitan dengan kemampuan dunia usaha untuk tumbuh.

Setiap perusahaan yang memperbesar pabrik, membuka toko baru, meningkatkan produksi atau memperluas jaringan distribusi berpotensi membutuhkan tambahan tenaga kerja.

Demikian pula ketika UMKM tumbuh dari usaha mikro menjadi usaha kecil, kemudian berkembang menjadi perusahaan menengah.

Karena itu, kebijakan penciptaan lapangan kerja harus berjalan bersama dengan kebijakan **menciptakan dan memperbesar jumlah pengusaha produktif di Indonesia**.

Semakin banyak usaha tumbuh, semakin luas pula potensi pekerjaan yang dapat diciptakan.

## UMKM HARUS MENJADI MESIN PEMERATAAN PERTUMBUHAN

Pertumbuhan ekonomi nasional perlu menyebar hingga tingkat daerah.

Asosiasi Pengusaha Elang Tiga Hambalang mendorong agar UMKM ditempatkan sebagai salah satu instrumen utama pemerataan tersebut.

Pelaku UMKM membutuhkan akses pembiayaan, pasar, teknologi, sertifikasi, pelatihan manajemen dan kesempatan masuk ke rantai pasok perusahaan besar.

Program pemerintah untuk meningkatkan investasi juga perlu menghasilkan kemitraan dengan UMKM.

Ketika investasi besar masuk ke suatu daerah, pengusaha lokal harus mendapat peluang menjadi pemasok bahan baku, kontraktor, penyedia transportasi, katering, logistik maupun berbagai jasa pendukung.

Dengan pola tersebut, satu investasi besar dapat melahirkan kegiatan ekonomi baru bagi puluhan bahkan ratusan perusahaan kecil di sekitarnya.

## BI PROYEKSI EKONOMI 2026 TUMBUH 4,9–5,7 PERSEN

Bank Indonesia pada Agustus 2026 memprakirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang tahun berada dalam kisaran **4,9 hingga 5,7 persen**.

Pertumbuhan ke depan diperkirakan tetap ditopang oleh implementasi berbagai stimulus pemerintah serta keyakinan pelaku ekonomi.

Asosiasi Pengusaha Elang Tiga Hambalang menilai keyakinan dunia usaha merupakan modal penting.

Pengusaha akan berinvestasi apabila melihat permintaan pasar, memperoleh kepastian hukum, memiliki akses pembiayaan dan percaya terhadap konsistensi kebijakan pemerintah.

Karena itu, menjaga kepercayaan dunia usaha sama pentingnya dengan menjaga indikator makroekonomi.

## BIAYA USAHA PERLU DIJAGA

Untuk mempertahankan pertumbuhan, Asosiasi Pengusaha Elang Tiga Hambalang mendorong pemerintah menjaga agar biaya menjalankan usaha tetap kompetitif.

Biaya energi, transportasi, logistik, bahan baku, pembiayaan, perpajakan serta perizinan secara langsung memengaruhi kemampuan perusahaan mempertahankan harga dan merekrut tenaga kerja.

Apabila biaya usaha meningkat terlalu cepat, perusahaan dapat menunda ekspansi.

Bagi UMKM dengan margin keuntungan terbatas, kenaikan biaya bahkan dapat menentukan apakah usaha masih mampu bertahan.

Karena itu, upaya menjaga daya beli masyarakat perlu berjalan beriringan dengan upaya **menjaga daya tahan dunia usaha**.

## BELANJA PEMERINTAH HARUS MENGGERAKKAN SEKTOR RIIL

BPS mencatat konsumsi pemerintah pada triwulan II 2026 mengalami pertumbuhan tinggi.

Asosiasi Pengusaha Elang Tiga Hambalang mendorong agar belanja pemerintah semakin besar memberikan efek pengganda kepada ekonomi nasional.

Pengadaan pemerintah dapat menjadi salah satu instrumen untuk meningkatkan permintaan terhadap produk industri nasional serta UMKM.

Belanja pembangunan juga harus mampu menggerakkan kontraktor, pemasok material, transportasi, industri pendukung dan tenaga kerja di daerah.

Semakin tinggi komponen produksi dalam negeri yang digunakan, semakin besar uang yang berputar kembali di perekonomian nasional.

## PERTUMBUHAN BERKUALITAS HARUS MELAHIRKAN KELAS MENENGAH BARU

Asosiasi Pengusaha Elang Tiga Hambalang menilai Indonesia tidak cukup hanya mengejar pertumbuhan yang tinggi.

Indonesia membutuhkan **pertumbuhan yang berkualitas dan inklusif**.

Pertumbuhan berkualitas berarti investasi meningkat, industri berkembang, produktivitas naik, tenaga kerja memperoleh pekerjaan yang layak dan semakin banyak UMKM mampu naik kelas.

Dalam jangka panjang, proses tersebut akan memperbesar kelompok masyarakat berpendapatan menengah.

Kelas menengah yang kuat akan menciptakan pasar domestik yang semakin besar bagi dunia usaha Indonesia.

## LIMA AGENDA UNTUK MENJAGA MOMENTUM EKONOMI

Asosiasi Pengusaha Elang Tiga Hambalang mendorong lima agenda yang perlu diperkuat:

1. **Menjaga daya beli masyarakat** agar konsumsi domestik tetap menjadi mesin pertumbuhan.
2. **Mempercepat penciptaan lapangan kerja produktif** melalui investasi dan pengembangan industri.
3. **Mempermudah pembiayaan UMKM dan pengusaha nasional** untuk mendorong ekspansi usaha.
4. **Menekan biaya logistik, perizinan dan berbagai hambatan berusaha** agar perusahaan semakin kompetitif.
5. **Memperkuat kemitraan investor besar dengan perusahaan lokal dan UMKM** agar pertumbuhan ekonomi semakin merata.

## PENGUSAHA ETH: ANGKA PERTUMBUHAN HARUS TERASA SAMPAI KE WARUNG DAN PABRIK

Asosiasi Pengusaha Elang Tiga Hambalang mengapresiasi kemampuan perekonomian Indonesia mempertahankan pertumbuhan di atas lima persen.

Namun tantangan berikutnya jauh lebih penting: memastikan pertumbuhan tersebut benar-benar terasa dalam kehidupan ekonomi masyarakat.

Pertumbuhan harus terlihat dari **warung yang semakin ramai, UMKM yang naik omzet, pabrik yang meningkatkan produksi, pengusaha yang melakukan ekspansi dan perusahaan yang membuka lowongan pekerjaan baru**.

Asosiasi Pengusaha Elang Tiga Hambalang mendorong pemerintah, dunia usaha, perbankan serta seluruh pemangku kepentingan memperkuat sinergi dalam menjaga momentum ekonomi nasional.

**Pertumbuhan ekonomi 5,29 persen merupakan modal yang baik. Kini pertumbuhan itu harus diterjemahkan menjadi daya beli yang kuat, lapangan kerja yang semakin luas dan pengusaha Indonesia yang semakin maju.**

### EKONOMI TUMBUH, USAHA BERKEMBANG, LAPANGAN KERJA MELUAS, RAKYAT SEJAHTERA.

banner 336x280