EXPLORE GLOBAL

⚡ QUICK SHORTCUTS

📂 KATEGORI UTAMA

Logo

ELANG 3

GLOBAL NEWS
TERBARU
Berita Terkini, Daerah, Ekonomi

Elang Tiga Hambalang Sampaikan Keprihatinan atas Gempa M7,7 NTT, Serukan Solidaritas dan Percepatan Penanganan Korban

UKURAN TEKS
✨ RINGKASAN CERDAS AI BETA

Elangtigaglobalnews, || HAMBALANG, 15 Agustus 2026 — Lembaga Pemantau Elang Tiga Hambalang menyampaikan keprihatinan mendalam atas gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu (15/8/2026) pagi. Gempa terjadi sekitar pukul 04.58 WIB dengan...

(Dianalisis secara otomatis dari isi berita)

banner 336x280

Elangtigaglobalnews, || HAMBALANG, 15 Agustus 2026 — Lembaga Pemantau Elang Tiga Hambalang menyampaikan keprihatinan mendalam atas gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu (15/8/2026) pagi.

Gempa terjadi sekitar pukul 04.58 WIB dengan episenter berada di laut, sekitar 30 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, NTT, pada kedalaman 15 kilometer. Berdasarkan analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa tersebut berkaitan dengan aktivitas sesar naik Flores Back-Arc Thrust.

banner 468x60

BMKG sebelumnya mengeluarkan peringatan dini tsunami untuk sejumlah wilayah. Pemantauan muka laut kemudian menunjukkan adanya gelombang tsunami di beberapa lokasi, dengan ketinggian tercatat hingga 0,94 meter di Maurole, Ende. Peringatan dini tsunami akhirnya diakhiri pada pukul 07.30 WIB setelah tidak lagi ditemukan kenaikan muka air laut yang signifikan dan membahayakan.

Ketua Umum Elang Tiga Hambalang, Safrizal, menyampaikan rasa duka dan keprihatinan kepada seluruh masyarakat yang terdampak bencana.

“Musibah ini menjadi duka kita bersama. Kami menyampaikan belasungkawa kepada para korban dan keluarga yang kehilangan orang-orang tercinta. Kami berharap seluruh unsur pemerintah, relawan, TNI, Polri, tenaga medis dan masyarakat dapat terus bergerak bersama membantu warga yang terdampak,” ujar Safrizal.

Safrizal juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi serta tetap mengikuti arahan resmi dari pemerintah dan lembaga berwenang.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Elang Tiga Hambalang, Ganda Satria Dharma, menegaskan pentingnya penanganan cepat terhadap kebutuhan dasar masyarakat di wilayah terdampak, khususnya evakuasi, layanan kesehatan, tempat pengungsian, kebutuhan pangan dan pemulihan akses transportasi.

“Dalam kondisi seperti ini, yang paling penting adalah keselamatan masyarakat. Penanganan korban harus menjadi prioritas, termasuk memastikan warga yang terdampak mendapatkan tempat aman, makanan, pelayanan kesehatan dan pendampingan,” kata Ganda Satria Dharma.

Menurut data BNPB yang disampaikan hingga pukul 15.00 WIB, korban meninggal dunia akibat gempa telah mencapai 38 orang, dengan dua orang mengalami luka berat dan 11 orang mengalami luka ringan. Sekitar 2.000 warga dilaporkan mengungsi secara mandiri. Sejumlah rumah dan fasilitas mengalami kerusakan, sementara beberapa ruas jalan juga terdampak longsor.

Di sisi lain, BMKG mencatat aktivitas gempa susulan masih berlangsung. Hingga pukul 14.00 WIB tercatat 235 gempa susulan dengan magnitudo antara M2,5 hingga M6,2, dan tren aktivitas tersebut belum menunjukkan peluruhan yang signifikan.

Elang Tiga Hambalang mengimbau masyarakat di wilayah terdampak untuk tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan, menjauhi bangunan yang mengalami kerusakan, serta mengikuti informasi resmi dari BMKG, BNPB, BPBD dan pemerintah daerah.

“Solidaritas kemanusiaan harus menjadi kekuatan kita bersama. Saat saudara-saudara kita di NTT menghadapi bencana, seluruh elemen bangsa harus hadir dan bergotong royong membantu proses penanganan hingga pemulihan,” tegas Safrizal.

Elang Tiga Hambalang menyatakan siap mendukung berbagai upaya kemanusiaan dan mengajak seluruh jaringan serta masyarakat luas untuk bersama-sama membantu warga terdampak sesuai kemampuan masing-masing.

Pawarta Ardian

banner 336x280