EXPLORE GLOBAL

⚡ QUICK SHORTCUTS

📂 KATEGORI UTAMA

Logo

ELANG 3

GLOBAL NEWS
TERBARU
Berita Terbaru, Berita Terkini, Global

Kementan salurkan 1.000 pompa air ke Grobogan, Satuan Petani ETH minta sumber air dipastikan

UKURAN TEKS
✨ RINGKASAN CERDAS AI BETA

Hambalang — Sabtu, 12 September 2026. Kementerian Pertanian menyalurkan 1.000 unit pompa air ke Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, untuk mengantisipasi kekeringan pada lahan pertanian. Satuan Petani Elang Tiga Hambalang (ETH) meminta agar penempatan bantuan disertai kepastian sumber air sehingga pompa...

(Dianalisis secara otomatis dari isi berita)

banner 336x280

Hambalang — Sabtu, 12 September 2026. Kementerian Pertanian menyalurkan 1.000 unit pompa air ke Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, untuk mengantisipasi kekeringan pada lahan pertanian.

Satuan Petani Elang Tiga Hambalang (ETH) meminta agar penempatan bantuan disertai kepastian sumber air sehingga pompa dapat digunakan oleh petani yang membutuhkan.

banner 468x60

Menurut keterangan Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian Kementan tertanggal 11 September 2026⁠�, pompa tersebut direncanakan ditempatkan di 500 titik rawan kekeringan. Bantuan ditujukan untuk menjaga ketersediaan air bagi tanaman yang masih tumbuh dan membantu petani mempertahankan produksi selama musim kemarau.

Grobogan menjadi salah satu wilayah prioritas karena sekitar 47.338 hektare sawah tadah hujannya berpotensi mengalami kekeringan. Dinas Pertanian Kabupaten Grobogan mencatat sekitar 1.000 hektare tanaman padi yang mendekati masa panen serta 1.394 hektare tanaman jagung berusia sekitar 85 hari setelah tanam berada di wilayah berisiko.

Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian, Andi Nur Alamsyah, menjelaskan bahwa penempatan pompa didasarkan pada pemetaan daerah rawan kekeringan dan identifikasi sumber air yang masih bisa dimanfaatkan. Pemerintah daerah juga menyiapkan sumber air lokal, termasuk dengan mengidentifikasi potensi air tanah dangkal di sejumlah lokasi.

Satuan Petani ETH menilai pemetaan tersebut perlu diikuti pemeriksaan langsung di setiap titik penerima. Selain ketersediaan pompa, petani membutuhkan akses ke sumber air, saluran pengairan, serta kejelasan biaya dan cara pengoperasian alat.

“Petani membutuhkan pompa yang benar-benar bisa digunakan di sawah. Karena itu, lokasi penempatan, sumber air, dan biaya pengoperasiannya perlu dipastikan sejak awal agar bantuan tepat sasaran,” demikian pernyataan Satuan Petani ETH yang telah dikonfirmasi kepada redaksi.

Satuan Petani ETH meminta pemerintah daerah mencatat kelompok tani penerima, lokasi pompa, dan luas lahan yang berhasil diairi. Pemantauan juga perlu dilakukan hingga masa panen untuk mengetahui apakah bantuan tersebut membantu menjaga tanaman padi dan jagung di wilayah rawan kekeringan.

Kementan menyebut pompanisasi sebagai bagian dari mitigasi kekeringan dan upaya menjaga produksi pangan. Namun, dampak penyaluran 1.000 pompa terhadap hasil panen di Grobogan belum dapat dinyatakan tercapai sebelum ada data penggunaan alat dan hasil pertanian setelah intervensi.

banner 336x280