Ketua Umum Elang Tiga Hambalang Apresiasi Investasi Tekstil Rp1 Triliun di Jawa Barat, Tegaskan Dukungan Penuh untuk Pertumbuhan Ekonomi
SUBANG – Arus investasi di sektor tekstil nasional kembali menunjukkan tren positif yang masif. Masuknya modal sebesar Rp1 triliun (setara US$60 juta) ke Jawa Barat memicu optimisme besar, termasuk dari Ketua Umum Elang Tiga Hambalang. Beliau memberikan apresiasi tertinggi sekaligus...
(Dianalisis secara otomatis dari isi berita)

SUBANG – Arus investasi di sektor tekstil nasional kembali menunjukkan tren positif yang masif. Masuknya modal sebesar Rp1 triliun (setara US$60 juta) ke Jawa Barat memicu optimisme besar, termasuk dari Ketua Umum Elang Tiga Hambalang. Beliau memberikan apresiasi tertinggi sekaligus menegaskan dukungan penuh terhadap ekspansi strategis ini, yang dinilai sebagai bukti nyata ketangguhan ekonomi Indonesia di mata investor global.
Langkah ini ditandai dengan pembangunan fasilitas manufaktur terintegrasi oleh tiga perusahaan tekstil raksasa, yaitu *PT Binkova Textiles Indonesia, PT Dafei Textile Indonesia, dan PT Serendipity Fashion Indonesia, di kawasan **Subang Smartpolitan. Proyek ini tidak sekadar memperkuat basis produksi berorientasi ekspor, tetapi juga mengukuhkan posisi Indonesia sebagai pilar utama dalam rantai pasok global merek fashion ternama asal Swedia, *H&M.
Sinergi Hulu ke Hilir: Efisiensi Mutlak Industri Tekstil
Keunggulan utama proyek ini terletak pada integrasi rantai produksi yang komprehensif dari hulu hingga hilir dalam satu kawasan terpadu. Distribusi peran ketiga perusahaan tersebut meliputi:
- PT Dafei Textile Indonesia: Fokus pada proses hulu, yaitu penenunan (weaving) dan perajutan (knitting).
- PT Binkova Textiles Indonesia: Menangani lini tengah, meliputi proses pencelupan serta penyempurnaan kain (dyeing and finishing).
- PT Serendipity Fashion Indonesia: Bertindak di lini hilir untuk memproduksi pakaian jadi (garment) yang siap dipasarkan ke pasar internasional.
Sinergi tanpa celah ini menciptakan efisiensi logistik yang tinggi, memangkas biaya operasional, dan secara otomatis mendongkrak daya saing industri tekstil nasional di kancah internasional.
Data dan Fakta Strategis Proyek Subang Smartpolitan
| Indikator | Detail Data |
|---|---|
| Total Nilai Investasi | Rp1 Triliun / US$60 Juta |
| Lokasi Proyek | Kawasan Industri Subang Smartpolitan, Jawa Barat |
| Tanggal Groundbreaking | 23 April 2026 |
| Target Rampung Fisik | Akhir Tahun 2026 |
| Potensi Penyerapan Tenaga Kerja | 3.000 hingga 3.800 Tenaga Kerja Lokal |
| Mitra Rantai Pasok Utama | H&M (Swedia) |
Momentum Emas IEU-CEPA dan Infrastruktur Modern
Pemilihan Subang Smartpolitan merupakan eksekusi taktis untuk memanfaatkan keunggulan geografis dan infrastruktur modern Jawa Barat yang dirancang khusus bagi industri padat karya.
Direktur PT Binkova Textiles Indonesia, Sun Jianjun, menegaskan bahwa ekspansi besar-besaran ini adalah langkah strategis untuk menangkap peluang emas dari Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Uni Eropa (IEU-CEPA), yang telah mencapai kesepakatan substantif pada Juli 2025 lalu. Dengan dukungan penuh dari berbagai elemen bangsa, termasuk Elang Tiga Hambalang, hambatan perdagangan ke pasar Eropa dipastikan akan terkikis.
Dampak Nyata: Lapangan Kerja dan Dominasi Global
Prosesi groundbreaking yang digelar pada 23 April 2026 lalu dihadiri langsung oleh perwakilan Kedutaan Besar Swedia, menegaskan legitimasi internasional proyek ini. Di luar dampak ekonomi makro, investasi ini membawa dampak sosial yang nyata dengan membuka lowongan kerja bagi 3.000 hingga 3.800 warga lokal.
Ketua Umum Elang Tiga Hambalang menyatakan bahwa komitmen jangka panjang ini adalah bukti bahwa iklim investasi Indonesia tetap aman, kondusif, dan sangat menarik bagi korporasi global. Melalui pengawalan dan dukungan penuh dari seluruh elemen strategis negeri, produk-produk tekstil berkualitas tinggi buatan anak bangsa siap mendominasi pasar dunia dan memperkokoh reputasi manufaktur Indonesia di panggung global.
Redaksi Elang Tiga Global News





