EXPLORE GLOBAL

⚡ QUICK SHORTCUTS

📂 KATEGORI UTAMA

Logo

ELANG 3

GLOBAL NEWS
TERBARU
Berita Terkini, Daerah, Global

MDR QRIS 0 PERSEN DIPERLUAS, PENGUSAHA ETH DORONG TRANSAKSI DIGITAL JADI PINTU MODAL DAN PASAR UMKM

UKURAN TEKS
✨ RINGKASAN CERDAS AI BETA

*JAKARTA, 27 AGUSTUS 2026** — Asosiasi Pengusaha Elang Tiga Hambalang menilai perluasan kebijakan **Merchant Discount Rate (MDR) QRIS 0 persen** mulai 1 Oktober 2026 dapat menjadi momentum penting untuk mempercepat digitalisasi UMKM dan menekan biaya transaksi usaha. Bank Indonesia telah...

(Dianalisis secara otomatis dari isi berita)

banner 336x280

*JAKARTA, 27 AGUSTUS 2026** — Asosiasi Pengusaha Elang Tiga Hambalang menilai perluasan kebijakan **Merchant Discount Rate (MDR) QRIS 0 persen** mulai 1 Oktober 2026 dapat menjadi momentum penting untuk mempercepat digitalisasi UMKM dan menekan biaya transaksi usaha.

Bank Indonesia telah mengumumkan bahwa mulai **1 Oktober 2026**, MDR QRIS 0 persen akan diperluas untuk transaksi hingga **Rp100.000** pada merchant kategori usaha kecil, menengah, dan besar. Sementara bagi merchant usaha mikro, MDR 0 persen tetap berlaku untuk transaksi hingga **Rp500.000**.

banner 468x60

Asosiasi Pengusaha Elang Tiga Hambalang menilai kebijakan tersebut tidak boleh hanya dipandang sebagai potongan biaya transaksi.

**Digitalisasi pembayaran harus berkembang menjadi jalan bagi UMKM untuk memperoleh pembiayaan, memperluas pasar, membangun rekam jejak usaha, dan naik kelas.**

## QRIS SUDAH JANGKAU 44,86 JUTA MERCHANT

Bank Indonesia mencatat hingga Juni 2026 terdapat **65,77 juta pengguna QRIS** dan **44,86 juta merchant**.

Dari jumlah merchant tersebut, sebanyak **96,68 persen merupakan UMKM**.

Asosiasi Pengusaha Elang Tiga Hambalang menilai angka tersebut menunjukkan bahwa fondasi ekonomi digital Indonesia justru berada sangat kuat pada sektor usaha mikro, kecil dan menengah.

QRIS telah masuk ke warung, toko kecil, usaha kuliner, pasar, pengusaha jasa dan berbagai bentuk kegiatan ekonomi masyarakat.

Tahap berikutnya adalah memastikan merchant tersebut memperoleh manfaat ekonomi yang lebih luas.

## TRANSAKSI SEMESTER I TEMBUS RP1,12 KUADRILIUN

Sepanjang semester pertama 2026, Bank Indonesia mencatat **12,55 miliar transaksi QRIS**.

Nilai transaksinya mencapai sekitar **Rp1,12 kuadriliun**, tumbuh **93,92 persen secara tahunan**.

Menurut Asosiasi Pengusaha Elang Tiga Hambalang, angka tersebut menunjukkan pembayaran digital telah menjadi salah satu infrastruktur penting kegiatan ekonomi Indonesia.

Setiap transaksi juga menghasilkan jejak usaha.

Jika digunakan secara bertanggung jawab dan dengan perlindungan data yang kuat, informasi transaksi dapat membantu pengusaha membangun rekam jejak keuangan yang lebih baik.

## TRANSAKSI DIGITAL HARUS MEMBUKA AKSES KREDIT

Banyak UMKM sebenarnya memiliki pelanggan dan omzet yang baik tetapi masih kesulitan memperoleh pembiayaan karena pembukuan belum memadai.

Asosiasi Pengusaha Elang Tiga Hambalang mendorong perbankan mengembangkan sistem penilaian kredit yang semakin mampu membaca aktivitas usaha digital.

Data transaksi QRIS, rekening usaha, marketplace, kontrak, arus kas dan pembukuan digital dapat menjadi bagian dari informasi pendukung dalam menilai kelayakan usaha.

Namun keputusan kredit tetap harus menerapkan prinsip kehati-hatian.

**Pengusaha yang mempunyai usaha nyata dan transaksi sehat harus semakin mudah membangun profil kelayakan pembiayaan.**

## BI TARGETKAN 47 JUTA MERCHANT QRIS PADA 2026

Bank Indonesia menargetkan **47 juta merchant QRIS pada 2026** sebagai bagian dari perluasan ekonomi dan keuangan digital yang inklusif.

Asosiasi Pengusaha Elang Tiga Hambalang menilai target tersebut sebaiknya tidak hanya mengejar jumlah merchant.

Indikator keberhasilan juga harus melihat:

* peningkatan omzet merchant;
* kenaikan jumlah UMKM yang memperoleh pembiayaan;
* semakin luasnya pasar;
* peningkatan keamanan transaksi;
* dan semakin banyak UMKM yang naik kelas.

Dengan demikian, pertumbuhan QRIS benar-benar memberikan dampak terhadap ekonomi riil.

## MDR 0 PERSEN BISA MENGURANGI BIAYA USAHA

Bagi usaha dengan volume transaksi tinggi, biaya pembayaran merupakan bagian dari biaya operasional.

Karena itu, perluasan MDR 0 persen untuk transaksi kecil dapat membantu meningkatkan efisiensi.

Bank Indonesia menyatakan kebijakan ini memang diarahkan untuk meningkatkan efisiensi biaya transaksi dan memperluas manfaat pembayaran digital.

Asosiasi Pengusaha Elang Tiga Hambalang menyambut positif langkah tersebut.

Efisiensi yang diperoleh pengusaha dapat digunakan kembali sebagai modal usaha, peningkatan pelayanan, tambahan stok maupun investasi kecil lainnya.

## UMKM HARUS MASUK PASAR DIGITAL

Pembayaran digital hanya satu bagian dari transformasi usaha.

Asosiasi mendorong UMKM menggabungkan QRIS dengan:

**marketplace — media sosial — pembukuan digital — jasa logistik — rekening bisnis.**

Jika seluruh sistem tersebut terhubung, pengusaha kecil dapat memperluas pasar jauh melampaui lingkungan sekitar tempat usaha.

Sebuah UMKM di kabupaten dapat menjual produk kepada konsumen di kota lain bahkan ke luar daerah.

Digitalisasi menghilangkan banyak batas geografis dalam perdagangan.

## PENGUSAHA DAERAH JANGAN TERTINGGAL

Asosiasi Pengusaha Elang Tiga Hambalang menilai transformasi digital harus menjangkau seluruh wilayah Indonesia.

Program edukasi jangan hanya dilakukan di kota besar.

Pasar tradisional, sentra UMKM, kawasan pertanian, perikanan dan pusat perdagangan kabupaten juga harus mendapatkan pendampingan.

Pelaku usaha perlu mengetahui cara:

* menggunakan QRIS secara aman;
* membedakan kode QR yang sah;
* mencatat transaksi;
* mengelola rekening usaha;
* dan melindungi data bisnis.

## KEAMANAN TRANSAKSI HARUS DIPERKUAT

Semakin besar transaksi digital, semakin tinggi pula kebutuhan terhadap keamanan.

Asosiasi Pengusaha Elang Tiga Hambalang mendorong Bank Indonesia, perbankan dan penyelenggara jasa pembayaran terus memperkuat edukasi antisipasi penipuan.

Pengusaha perlu menghindari memberikan PIN, OTP dan data sensitif kepada pihak lain.

Nominal pembayaran juga harus selalu diperiksa sebelum transaksi diselesaikan.

Kepercayaan masyarakat menjadi fondasi ekonomi digital.

Tanpa keamanan, pertumbuhan transaksi digital akan menghadapi risiko.

## DIGITALISASI HARUS MENDORONG FORMALISASI USAHA

Asosiasi Pengusaha Elang Tiga Hambalang melihat penggunaan transaksi digital sebagai momentum mendorong UMKM semakin tertib.

Pengusaha dapat diarahkan untuk mempunyai:

1. **Nomor Induk Berusaha dan legalitas yang sesuai;**
2. **rekening khusus usaha;**
3. **pembukuan digital;**
4. **catatan stok dan transaksi;**
5. **kepatuhan perpajakan sesuai ketentuan;**
6. **profil perusahaan dan produk.**

Formalitas tersebut akan membuka kesempatan bisnis yang lebih luas.

Perusahaan yang tertib akan lebih mudah menjadi supplier, mengikuti pengadaan maupun mengajukan pembiayaan.

## QRIS ANTARNEGARA BUKA PELUANG BARU

Bank Indonesia juga terus memperluas kerja sama **QRIS Antarnegara** dengan negara-negara mitra prioritas.

Asosiasi Pengusaha Elang Tiga Hambalang menilai perkembangan ini dapat memberikan manfaat kepada pengusaha yang melayani wisatawan maupun aktivitas perdagangan lintas negara.

UMKM di daerah wisata dapat memperoleh kemudahan menerima pembayaran dari pengunjung asing melalui ekosistem pembayaran yang semakin terhubung.

Ke depan, integrasi pembayaran regional juga berpotensi mendukung perdagangan UMKM.

## ASOSIASI PENGUSAHA ETH DORONG PROGRAM UMKM GO DIGITAL

Asosiasi Pengusaha Elang Tiga Hambalang mendorong lima langkah:

1. **Perluas penggunaan pembayaran digital bagi UMKM sesuai kebutuhan usaha.**
2. **Dorong seluruh UMKM mempunyai pembukuan digital yang tertib.**
3. **Hubungkan rekam transaksi usaha dengan peningkatan akses pembiayaan secara bertanggung jawab.**
4. **Bantu UMKM masuk marketplace dan pasar digital.**
5. **Perkuat literasi keamanan transaksi dan perlindungan data.**

Asosiasi menilai kolaborasi dapat dilakukan bersama Bank Indonesia, perbankan, pemerintah daerah dan penyedia platform digital.

## QRIS JANGAN HANYA JADI ALAT BAYAR

Asosiasi Pengusaha Elang Tiga Hambalang menegaskan bahwa keberhasilan transformasi digital tidak cukup hanya diukur dari jumlah merchant dan transaksi.

Digitalisasi harus meningkatkan kualitas perusahaan.

**Transaksi harus menghasilkan data.**

**Data harus membantu tata kelola usaha.**

**Tata kelola harus memperkuat akses modal.**

**Modal harus membantu UMKM meningkatkan produksi dan memperluas pasar.**

Dengan proses tersebut, pembayaran digital dapat menjadi salah satu fondasi UMKM naik kelas.

**“MDR QRIS 0 persen adalah langkah positif. Tetapi tujuan yang lebih besar adalah memastikan transaksi digital membuat UMKM lebih efisien, lebih bankable, mempunyai pasar yang lebih luas dan mampu berkembang menjadi perusahaan yang lebih besar.”**

### TRANSAKSI DIGITAL TUMBUH, BIAYA USAHA TURUN, MODAL TERBUKA, UMKM INDONESIA NAIK KELAS.

banner 336x280