EXPLORE GLOBAL

⚡ QUICK SHORTCUTS

📂 KATEGORI UTAMA

Logo

ELANG 3

GLOBAL NEWS
TERBARU
Berita Terbaru, Berita Terkini, Daerah, Global

Dua Anak Kakak Beradik di Dairi Diduga Jadi Korban Kekerasan, Bahar Effendi Pulungan SH: Usut Tuntas dan Lindungi Korban

UKURAN TEKS
✨ RINGKASAN CERDAS AI BETA

SUMATERA UTARA — Kasus dugaan kekerasan terhadap dua anak kakak beradik di Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, menjadi perhatian publik setelah informasi mengenai kondisi salah satu korban beredar luas di media sosial. Berdasarkan keterangan kepolisian yang diberitakan sejumlah media,...

(Dianalisis secara otomatis dari isi berita)

banner 336x280

SUMATERA UTARA — Kasus dugaan kekerasan terhadap dua anak kakak beradik di Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, menjadi perhatian publik setelah informasi mengenai kondisi salah satu korban beredar luas di media sosial.

Berdasarkan keterangan kepolisian yang diberitakan sejumlah media, kedua korban masing-masing berinisial AGP (7) dan AP (6). Keduanya diduga mengalami kekerasan selama berada dalam pengasuhan seorang perempuan berinisial RS (52). Polisi menyebut RS merupakan orang tua asuh sekaligus bibi korban.

banner 468x60

Polres Dairi telah mengamankan RS. Pemberitaan mengenai kasus tersebut menyebut RS telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Peristiwa tersebut mendapat perhatian serius dari Ketua Dewan Pimpinan Provinsi Sumatera Utara Elang Tiga Hambalang, Bahar Effendi Pulungan, SH.

Bahar menegaskan bahwa segala bentuk kekerasan terhadap anak tidak dapat dibenarkan. Menurutnya, penegakan hukum harus berjalan secara profesional dan transparan, sementara keselamatan serta pemulihan korban harus menjadi prioritas.

“Kami dari Elang Tiga Hambalang Sumatera Utara mengecam keras segala bentuk kekerasan terhadap anak. Anak seharusnya mendapatkan perlindungan, kasih sayang, pendidikan dan lingkungan yang aman untuk tumbuh dan berkembang, bukan menjadi sasaran kekerasan.”

Bahar meminta aparat penegak hukum mengusut perkara tersebut secara menyeluruh sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Ia juga meminta pemerintah daerah dan instansi terkait memastikan kedua korban memperoleh pendampingan yang diperlukan.

“Jangan hanya fokus pada proses hukum terhadap terduga pelaku. Kondisi fisik dan psikologis kedua anak juga harus mendapat perhatian serius. Mereka harus mendapatkan pendampingan dan perlindungan sampai benar-benar berada dalam lingkungan yang aman,” tegas Bahar.

ETH Sumut Dorong Pengawasan dan Perlindungan Anak

Bahar juga mendorong Pemerintah Kabupaten Dairi, kepolisian, dinas yang menangani perlindungan perempuan dan anak serta seluruh unsur terkait untuk memperkuat pengawasan terhadap anak-anak yang berada dalam kondisi rentan.

Menurutnya, masyarakat memiliki peran penting dalam mencegah terjadinya kekerasan. Setiap dugaan kekerasan terhadap anak yang diketahui masyarakat harus segera dilaporkan kepada pihak berwenang agar dapat ditangani sedini mungkin.

“Kasus ini harus menjadi perhatian bersama. Jangan pernah menganggap kekerasan terhadap anak sebagai persoalan biasa. Ketika keselamatan anak terancam, negara dan masyarakat harus hadir memberikan perlindungan,” ujarnya.

Bahar menegaskan Dewan Pimpinan Provinsi Sumatera Utara Elang Tiga Hambalang mendukung penegakan hukum yang tegas sekaligus mengingatkan agar hak-hak korban tetap menjadi perhatian utama.

“Kami berharap perkara ini ditangani sampai tuntas dan transparan. Yang terpenting, kedua anak harus dilindungi dan dipastikan dapat melanjutkan kehidupan mereka dalam lingkungan yang aman. Jangan ada ruang bagi kekerasan terhadap anak di Sumatera Utara,” tutup Bahar Effendi Pulungan, SH.

banner 336x280