EXPLORE GLOBAL

⚡ QUICK SHORTCUTS

📂 KATEGORI UTAMA

Logo

ELANG 3

GLOBAL NEWS
TERBARU
Berita Terbaru, Berita Terkini, Global

Dana Usaha di Pasar Modal Tembus Rp128,80 Triliun, Asosiasi Pengusaha ETH Dorong Pengusaha Tak Hanya Bergantung pada Kredit Bank

UKURAN TEKS
✨ RINGKASAN CERDAS AI BETA

Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat — 18 September 2026. Asosiasi Pengusaha Elang Tiga Hambalang mendorong perusahaan nasional memperluas pemahaman mengenai sumber pembiayaan usaha. Selain kredit perbankan, pengusaha yang memenuhi persyaratan dapat mempertimbangkan pasar modal dan securities crowdfunding (SCF) sebagai alternatif...

(Dianalisis secara otomatis dari isi berita)

banner 336x280

Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat — 18 September 2026. Asosiasi Pengusaha Elang Tiga Hambalang mendorong perusahaan nasional memperluas pemahaman mengenai sumber pembiayaan usaha. Selain kredit perbankan, pengusaha yang memenuhi persyaratan dapat mempertimbangkan pasar modal dan securities crowdfunding (SCF) sebagai alternatif penghimpunan dana untuk ekspansi.

Data terbaru menunjukkan penghimpunan dana korporasi melalui pasar modal hingga akhir Agustus 2026 mencapai Rp128,80 triliun. Angka tersebut berasal dari IPO, Penawaran Umum Terbatas serta penerbitan efek bersifat utang dan/atau sukuk. OJK juga mencatat terdapat 24 rencana penawaran umum dalam pipeline dengan nilai indikatif Rp48,31 triliun.

banner 468x60

SCF Buka Jalur Pendanaan Alternatif

Bagi perusahaan yang skalanya belum sesuai untuk masuk bursa melalui mekanisme penawaran umum, perkembangan securities crowdfunding juga patut diperhatikan.

OJK mencatat sepanjang Agustus 2026 terdapat 16 efek baru dan tiga penerbit baru melalui SCF, dengan dana yang dihimpun Rp29,97 miliar. Secara kumulatif, total penghimpunan dana melalui SCF telah mencapai sekitar Rp2,04 triliun.

Asosiasi Pengusaha Elang Tiga Hambalang memandang diversifikasi pembiayaan penting karena kebutuhan modal perusahaan berbeda-beda berdasarkan skala, tahap pertumbuhan, profil risiko dan rencana ekspansi.

“Pengusaha Indonesia harus semakin memahami bahwa sumber modal tidak hanya berasal dari pinjaman bank. Perusahaan yang sehat dan mempunyai prospek usaha perlu mengetahui berbagai instrumen pembiayaan yang legal dan diawasi, sehingga pilihan modal dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan perusahaan.”

Kredit Perbankan Tetap Penting

Pembiayaan perbankan tetap menjadi sumber modal utama bagi banyak perusahaan. Data OJK sebelumnya menunjukkan kredit perbankan pada Juni 2026 tumbuh 12,67 persen secara tahunan menjadi Rp9.080,9 triliun. Kredit investasi tumbuh 24,90 persen dan kredit modal kerja tumbuh 8,94 persen.

Bank Indonesia juga memperkuat kebijakan makroprudensial untuk mendorong pembiayaan sektor riil. Penyempurnaan Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) yang berlaku sejak 1 September 2026 meningkatkan batas total insentif yang dapat diterima bank menjadi paling tinggi 6 persen dari DPK. Sektor UMKM, koperasi, inklusi dan berkelanjutan termasuk dalam sektor yang memperoleh dukungan kebijakan tersebut.

ETH Dorong Business Financing Center

Asosiasi Pengusaha Elang Tiga Hambalang mendorong pembentukan ETH Business Financing Center sebagai pusat informasi dan pendampingan pembiayaan perusahaan.

Pusat tersebut dapat membantu anggota melakukan pemetaan kebutuhan modal, memperbaiki laporan keuangan, menyiapkan kelayakan usaha dan mempertemukan perusahaan dengan sumber pembiayaan yang sesuai—mulai dari KUR dan kredit produktif perbankan, pembiayaan syariah, SCF hingga pasar modal, sesuai ketentuan dan kelayakan masing-masing.

“Masalah yang sering dihadapi pengusaha bukan semata-mata tidak adanya sumber dana, tetapi belum bertemunya usaha yang layak dengan instrumen pembiayaan yang tepat. ETH ingin menjadi penghubung antara pengusaha dengan ekosistem pembiayaan yang resmi, transparan dan sesuai kebutuhan usaha.”

ETH juga mendorong perbankan dan lembaga keuangan memperluas pendampingan kepada UMKM yang sebenarnya mempunyai prospek usaha tetapi masih memiliki kelemahan dalam pembukuan, tata kelola dan penyusunan proposal pembiayaan.

Target: Pengusaha Naik Kelas

Program pembiayaan ETH dapat diarahkan menggunakan pola:

legalitas usaha → pembukuan → penilaian kebutuhan modal → perbaikan kelayakan → akses pembiayaan → ekspansi usaha → penciptaan lapangan kerja.

Dengan pendekatan tersebut, Asosiasi Pengusaha Elang Tiga Hambalang ingin membantu pengusaha bukan sekadar memperoleh pinjaman, tetapi mendapatkan struktur pembiayaan yang sesuai dengan kemampuan dan tahap perkembangan usahanya.

banner 336x280